Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Featured

Narik Delman Sejak 1982, Suprapto Terjang Pandemi Meski Tanpa Penumpang

Redaksi by Redaksi
April 1, 2021 1:33 pm
in Featured
Suprapto duduk di delmannya sambil menunggu penumpang di Alun-alun Batu. Foto: M Sholeh

Suprapto duduk di delmannya sambil menunggu penumpang di Alun-alun Batu. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Keberadaan kendaraan bermotor dan alat tranportasi umum yang kian merebak, menjadikan keberadaan alat tranportasi manual seperti becak dan delman di berbagai daerah semakin terpinggirkan. Namun, tidak bagi delman atau dokar di Kota Wisata Batu.

Keberadaan delman atau dokar masih tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan Kota Batu. Alat transportasi yang menggunakan tenaga kuda itu tetap diminati wisatawan meski perkembangan teknologi kian pesat.

READ ALSO

Dari Gersang Menjadi Hijau, Transformasi CMC Tiga Warna Lewat Konservasi dan Ekowisata

Cak Sindu dari Pentas Rakyat ke Aktor Film, Founder Studi Akting Malang

Namun sejak adanya pandemi COVID-19 mulai awal 2020, menjadikan delman kian terpuruk.

Suprapto, salah satu pekerja delman di Kota Batu menuturkan, pandemi COVID-19 mengakibatkan penurunan pendapatan yang signifikan. “Akhir akhir ini ya agak berkurang pendapatannya. Tapi alhamdulillah akhir-akhir ini ada aja yang naik dokar,” ucapnya.

Suprapto mengatakan, tetap konsisten menjalani profesi tersebut lantaran sudah memulainya sejak 1982 silam. Untuk itu, dia tetap setia pada profesi delman yang telah memberikan nafkah kepada keluarganya selama 39 tahun yang lalu.

“Meski sepi, setiap hari saya tetap narik. Kalau hari biasa saya narik mulai pukul 07.00 sampai 12.00 WIB. Tapi kalau Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00 sampai 17.00 WIB,” tuturnya.

Delman merupakan profesi utama Suprapto dalam mencukupi kebutuhan keluarganya. Suka duka menjalankan delman sudah dia lewati dengan ikhlas dan lapang dada. Kondisi pandemi COVID-19 pun dia terjang demi tetap dapat menafkahi keluarganya. Tak jarang dia pulang tanpa membawa penghasilan sama sekali.

Namun, dia merasa bersyukur atas adanya kepedulian Pemkot Batu yang menerapkan program delman gratis di Kota Batu. Dari program tersebut, Suprapto mendapat suntikan penghasilan. “Kita tiap bulannya diberi Rp 18 juta buat 26 orang. Karena dalam paguyuban ada sekitar 26 orang. Tapi mulai Januari 2021 kemarin diberi Rp 1 juta perdelman,” ungkapnya.

Kesempatan itu tentu dia manfaatkan dengan baik, dimana situasi pandemi COVID-19 yang masih berlanjut ini dirasa susah untuk beralih profesi.

Suprapto lantas lebih giat dalam merawat kudanya. Mulai makanan, minuman, pijat refleksi kuda, hingga kebersihan kuda, dia perhatikan dengan seksama. Hal itu dia lakukan agar kudanya tetap prima dan bersih serta menarik saat mendapat penumpang.

“Hari-hari biasa gini memang sepi walaupun gratis. Kadang 2 sampai 4 penumpang perhari. Tapi kalau hari libur bisa sampai 20 hingga 25 kali, sampai kasian kudanya,” tutupnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: 1982delmanpandemi

Related Posts

Wisatawan melintasi hutan mangrove di CMC Tiga Warna. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Featured

Dari Gersang Menjadi Hijau, Transformasi CMC Tiga Warna Lewat Konservasi dan Ekowisata

Kamis, 10 Jul 2025
Cak Sindu, pendiri Studi Akting Malang (SAM), yang percaya bahwa akting bukan hanya sekeda seni peran. (Foto: Dohir Herliato/Sindu)
Featured

Cak Sindu dari Pentas Rakyat ke Aktor Film, Founder Studi Akting Malang

Rabu, 7 Mei 2025
Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis
Featured

Bantu Lansia dan Anak Stunting, Pokmas di Sumberpucung Bagikan Nila dan Lele Gratis

Selasa, 21 Jan 2025
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
Batik karya Utik Mardiati motif kupu-kupu yang sudah dijahit menjadi rok. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Featured

Batik Utik Mardiati, Narasi Cerita dalam Selembar Kain

Sabtu, 30 Nov 2024
Soetarjo, gerilyawan pejuang yang masih hidup saat berkisah tentang masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Foto: Azmy
Featured

Kisah Pejuang Gerilyawan Agresi Militer yang Kini Hidup di Malang, Bolak-Balik Ditangkap Belanda

Jumat, 23 Agu 2024
Next Post
Lansia Kota Malang Ikuti Vaksinasi Drive Thru

Lansia Kota Malang Ikuti Vaksinasi Drive Thru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.