Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Featured

Cak Sindu dari Pentas Rakyat ke Aktor Film, Founder Studi Akting Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 7, 2025 9:41 am
in Featured, Insight
Cak Sindu, pendiri Studi Akting Malang (SAM), yang percaya bahwa akting bukan hanya sekeda seni peran. (Foto: Dohir Herliato/Sindu)

Cak Sindu, pendiri Studi Akting Malang (SAM), yang percaya bahwa akting bukan hanya sekeda seni peran. (Foto: Dohir Herliato/Sindu)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – “Kita itu semua akting, kecuali saat tidur,” kutipan yang paling diingat dari sosok Sindu Dohir Herlianto saat berbincang di sebuah warung kopi belakang kantor DPRD Kota Malang, Selasa (6/5/2025).

Penampilannya sederhana, mengenakan baju kain dan celana bahan. Berbicara dengan nada pelan sesekali berisi humor. Rambutnya panjang dengan diikat ke belakang. Satu lagi yang khas dari sosok kelahiran Probolinggo itu membawa kotak berisi tembakau dan kerta rokok.

READ ALSO

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Sesekali aktor yang pernah main di film Yowis Ben 3 itu menggulung tembakau, membakar dan menghisapnya dengan dalam lalu perlahan melepaskan asapnya. Diapun mulai menceritakan sejarah perjalanan hidupnya di dunia keaktoran.

Baca Juga: Cerita Husen Membuat Usaha Gelas yang Bisa Dimakan

Sosok dosen di Universitas Gajayana Malang (Uniga Malang) itu pernah bermain di sejumlah film baik film pendek maupun layar lebar. Di antaranya, Memorial, Yowis Ben 3, Kelangan, Thole Golek Susuh Angin, A Pain Thing, Mimpi Tak Bertepi, Aroma Rindu, dan banyak lagi lainnya. Pengalaman keaktoran itu yang membuat mendirikan Studi Akting Malang (SAM) pada tahun 2020 lalu.

Dari Panggung Rakyat ke Aktor Film

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Cak Sindu itu memulai cerita hidup dari soal nama. Memang William Shakespeare penah bilang, apalah arti sebuah nama. Tetapi, bagi Cak Sindu nama itu adalah sejarah.

Cak Sindu saat memerankan aktor di sebuah film. Foto/dok Cak Sindu
Cak Sindu saat memerankan aktor di sebuah film. Foto/dok Cak Sindu

Menurutnya, namanya bukan berasal dari silsilah, melainkan ia dapatkan pada masa kuliah di Universitas Gajayana Malang. Teman-temannya waktu itu memanggilnya “Do”, lalu “Siendo”, hingga akhirnya berubah menjadi “Sindu”. Panggilan iseng itu pun melekat begitu kuat, bahkan sampai banyak yang tak mengetahui nama aslinya.

Nama aslinya Dohir Herliato. Pada kata terakhir salah ketik di ijazahnya saat sekolah, karena sebenarnya “Herlianto” bukan “Herliato”. Dari beberapa peristiwa nama ini, kalau disambung nama Cak Sindu adalah Sindu Dohir Herlianto.

Cak Sindu lahir dari keluarga yang sarat dengan seni tradisi. Darah kesenian  sudah melekat dalam dirinya sejak belia. Kakeknya memiliki kelompok ludruk dan sering mengadakan pagelaran seni.

Baca Juga: Cerita Bagus Sadewa Sukses Meraih Juara 1 STMJ 2025 sebagai Ajang Pembuktian Diri di Dunia Stand Up Comedy

Sementara ayahnya membangun kelompok pertunjukan Glipang, kesenian khas Probolinggo. Sejak kecil, ia telah terbiasa berada di lingkungan pertunjukan, menyaksikan kesenian sebagai bagian dari kehidupannya sehari-hari.

Namun kecintaannya pada seni tidak hanya berhenti pada panggung tradisional. Saat duduk di bangku SMP, ia mulai menyukai bahasa Inggris, lalu menaruh perhatian besar pada puisi, karya tulis, dan seni pertunjukan.

Pilihan kuliah di Jurusan Sastra Inggris Universitas Gajayana Malang pun menjadi tekadnya, perpaduan antara seni dan bahasa yang ia sukai.

Lucunya, keputusan untuk kuliah di Malang berawal dari kejadian sepele namun sangat menentukan masa depannya. Saat kecil, ia secara kebetulan diajak ayahnya menjual mangga ke Kota Pendidikan ini.

Pengalaman singkat itu membuat ia tertarik untuk berkuliah di Kota Malang. Ia rasa, iklim di Malang sangat cocok dengannya, tidak seperti di Probolinggo dengan cuaca panasnya.

Semasa kuliah, Cak Sindu aktif di UKM teater, rajin mengikuti lomba, dan menggeluti dunia seni pertunjukan dengan serius. Setelah lulus, sosok yang berperan sebagai Pak Indra di film A Pain Thing itu menjadi sutradara, pelatih, dan juga pemain.

Dari proses panjang itulah dia bisa bermain di banyak film dan gagasan untuk mendirikan sekolah akting mulai tumbuh. Bersama rekan dan murid-muridnya, pada tahun 2020 secara resmi ia mendirikan Studi Akting Malang (SAM).

Makna Akting bagi Cak Sindu

Bagi Cak Sindu, akting bukan semata soal menjadi tokoh di atas panggung. Akting, katanya, adalah bagian dari hidup itu sendiri.

“Setiap profesi membutuhkan akting. Akting bukan hanya untuk pertunjukan, tapi juga untuk menjalani hidup. Kita hidup itu selalu berakting kecuali pada saat tidur,” jelasnya.

Akting, kata dia, adalah ilmu yang dapat memaksimalkan intelektualitas, sensitivitas, emosi, dan bahasa tubuh yang kodratnya sudah dimiliki oleh manusia. Bahkan lebih dalam lagi, akting bisa menjadi sarana untuk mengenali keaslian seseorang.

“Kalau pengin tahu keaslian seseorang, jangan dilihat yang tampak, jangan dilihat dari yang dibicarakan. Yang asli adalah yang tidak tampak dan tidak dibicarakan,” imbuhnya lagi bijak.

Melalui SAM, Cak Sindu ingin menghadirkan ruang belajar yang bukan hanya tentang teknik akting sebagai pertunjukan, tapi juga tentang pembangunan karakter dan kepercayaan diri.

Ia percaya, kepercayaan diri tumbuh ketika seseorang mampu mengenali sisi dirinya yang layak untuk dipercayai. Dan, ketika kepercayaan diri itu tumbuh, seseorang akan mampu menempatkan dirinya di berbagai situasi dan kondisi.

“Setiap dari kita adalah bacaan bagi orang lain. Tinggal pilih, kamu mau jadi bacaan yang berkualitas atau tidak,” papar alumni pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo itu.

Kini, setelah sekian tahun, Cak Sindu nyaris tak pernah benar-benar keluar dari dunia akting sejak pertama kali menyentuhnya di UKM kampus. Baginya, seni bukan hanya soal panggung tetapi soal hidup yang dijalani dengan penuh kesadaran.

Sebelum mengakhiri perbincangan kami, Cak Sindu berpesan kepada generai muda. “Cerdaslah. Jadilah subjek dalam hidupmu, jangan jadi objek. Dan lebih penting lagi, maafkan dirimu sendiri,” pesannya.

Pesan itu bukan sebagai nasihat tapi sebagai kesimpulan hidup. Dari panggung rakyat masa kecil, ke ruang kelas sastra, ke pentas-pentas kecil yang ia garap sendiri, Cak Sindu tak hanya memerankan hidup, ia memaknainya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: Cak SinduDohir HerliatoSeni AktingStudi Akting Malang

Related Posts

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!
Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Kamis, 27 Agu 2026
Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026
Insight

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Minggu, 23 Agu 2026
Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik
Insight

Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik

Sabtu, 22 Agu 2026
Kisah Ahmad Yudhistira Bangun Bisnis Indonesia di Turkiye
Insight

Kisah Ahmad Yudhistira Bangun Bisnis Indonesia di Turkiye

Selasa, 18 Agu 2026
Mengenal Dr Hayat, Dosen Unisma yang Sudah Menerbitkan 65 Judul Buku, Royalti Buat Aqiqah Anak!
Insight

Mengenal Dr Hayat, Dosen Unisma yang Sudah Menerbitkan 65 Judul Buku, Royalti Buat Aqiqah Anak!

Sabtu, 15 Agu 2026
Coach Dr Fahmi - Tak Hanya Mengejar Omzet, Coach Dr Fahmi ajak Pengusaha Pahami Konsep Soul Calling agar Pekerjaan Lebih Bermakna
Insight

Tak Hanya Mengejar Omzet, Coach Dr Fahmi ajak Pengusaha Pahami Konsep Soul Calling agar Pekerjaan Lebih Bermakna

Minggu, 9 Agu 2026
Next Post
Jadwal bioskop XXI Malang hari Rabu, 7 Mei 2025./Foto: cinema21.co.id

Ada Film Baru! Ini Jadwal Bioskop XXI Malang Hari Rabu 7 Mei 2025

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.