Tugumalang.id – Seorang gadis berinisial SA (18), warga Kota Malang melaporkan temannya yang diduga melakukan pemerkosaan saat tidur pulas pada Sabtu (23/5/2026) dini hari. Kini, Polresta Malang Kota tengah melakukan pendalaman dengan memeriksa terhadap korban dan saksi saksi.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin mengatakan bahwa pihak korban didampingi keluarganya telah melakukan pelaporan kasus ini pada Kamis (28/5/2026). Menurutnya, Polresta Malang Kota telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Baca Juga: Tersangka Pemerkosaan Tunawicara di Wajak Terancam 12 Tahun Penjara
“Langkah yang telah dilakukan yakni pemeriksaan keterangan korban dan mengirim permohonan visum et repertum ke RSSA Malang,” ucapnya, Sabtu (30/5/2026).
Selain itu, Lukman mengungkapkan bahwa Polresta Malang Kota juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi. Keterangan mereka akan dikumpulkan sebelum mengambil langkah selanjutnya.
“Rencana tindaklanjut terdekat adalah pemeriksaan saksi saksi,” ujarnya.
Diketahui, kasus ini sempat viral di media sosial setelah pihak keluarga menggunggah kejadian yang dialami korban. Insiden itu mencuat setelah korban melapor ke ibunya.
Ibu kandung korban, Eva Rosalina yang mendampingi korban ke Polresta Malang Kota mengatakan bahwa putrinya saat ini dilanda ketakutan dan trauma pasca insiden tersebut.
Baca Juga: Dugaan Pemerkosaan di Kalipare, Korban dan 4 Tersangka di Bawah Umur
“Awalnya dia cerita ke pacarnya kalau diraba raba, tapi kemudian dia mengaku kalau dirinya diperkosa,” ungkapnya.
Korban yang baru lulus SMA itu selama ini tinggal di rumah neneknya di Malang bersama ayah dan ibu tirinya. Korban dan terduga pelaku diketahui merupakan teman dekat yang bahkan sudah dianggap seperti saudara.
Insiden tersebut bermula saat terduga pelaku dan pacar korban melakukan sesi foto baju jualan online di rumah korban. Setelah pulang, terduga pelaku kembali datang seorang sendiri dengan dalih mengambil barang yang tertinggal.
Terduga pelaku diduga melakukan aksi bejatnya saat korban tertidur pulas. Saat kejadian, Eva menyebut korban yang terbangun dari tidurnya tidak sempat berteriak karena syok.
“Anak saya menangis dan kaget. Setelah itu pelaku kabur dari rumah,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























