Tugumalang.id – Permainan permainan berbahaya seperti perang sarung, main petasan hingga balap liar dinilai dapat berpotensi menggangu kondusifitas Kota Malang. Sebagai upaya antisipasi gangguan itu, Polresta Malang Kota akan memasifkan patroli selama Ramadan 2026.
Perang sarung yang semula merupakan tradisi permainan anak anak saat Ramadan kini dinilai dapat membahayakan. Sebab, tak jarang kasus perang sarung memakan korban lantaran sarung yang dipakai untuk adu pukul malah diisi dengan batu atau benda keras lainnya.
Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan patroli bersama personel gabungan untuk mengantisipasi adanya aksi perang sarung yang berpotensi membahayakan orang lain.
Baca Juga: Pansel Seleksi Sekda Kota Batu Resmi Terbentuk, Start Awal Ramadan
“Untuk pelaksanaan patroli akan dilakukan secara gabungan, mengantisipasi perang sarung maupun gangguan kamtibmas lainnya,” kata Wiwin, Kamis (19/2/2026).
Wiwin menyebutkan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah wilayah rawan yang kerap terjadi perang sarung. Berdasarkan evaluasi Ramadan tahun lalu, salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni di wilayah Kedungkandang.
Tak hanya di satu titik, pihaknya juga akan memberikan atensi di wilayah wilayah lain. “Kami atensi secara keseluruhan, terutama di daerah yang masuk wilayah hukum Polresta Malang Kota,” tegasnya.
Selain perang sarung, Polresta Malang Kota juga akan memantau permaian petasan yang juga berpotensi menggangu kemanan dan kenyamanan masyarakat luas. Kawasan permukiman hingga sekitar masjid masjid akan menjadi perhatian.
Baca Juga: Atria Hotel Malang Sambut Ramadan dengan CSR di Tiga Rumah Ibadah
Soal balap liar, Polresta Malang Kota juga akan masif melakukan pemantauan. Sebab, aksi balap liar biasanya juga marak terjadi selama Ramadan dan berpotensi menggangu bahkan membahayakan masyarakat.
“Polresta Malang Kota akan melaksanakan patroli dan kring reskrim di sesuaikan dengan jam rawan pada bulan Ramadhan untuk menciptakan situasi Kota Malang yang aman,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























