Kota Batu, Tugumalang.id – Panitia Seleksi atau Pansel untuk penunjukan penjabat Sekretaris Daerah Sekda Kota Batu, Jawa Timur resmi terbentuk. Tahapan seleksi terbuka selter calon Sekda dijadwalkan mulai digulirkan pada bulan Ramadan Februari 2026.
“Pansel sudah terbentuk. Tinggal dijalankan. Insya Allah bulan puasa ini mulai running,” terang Wali Kota Batu Nurochman, Kamis 19 Februari 2026.
Komposisi Pansel dan Jaminan Objektivitas
Nurochman menjelaskan, komposisi Pansel akan diperkuat lima orang yang berasal dari unsur akademisi dan birokrasi. Untuk menjaga objektivitas serta independensi proses seleksi, unsur birokrasi tidak diambil dari internal Pemkot Batu, melainkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Langkah tersebut agar seleksi berjalan profesional, transparan dan minim konflik kepentingan,” tegas Cak Nur, sapaan akrabnya.
Baca juga: Forum Ranwal RKPD 2027, Wali Kota Batu Tegur SKPD Soal Birokrasi Tandingan
Ia menargetkan Sekda definitif dapat terpilih paling lambat tiga bulan sejak pelantikan Pj Sekda. Dengan demikian, sekitar awal Mei 2026 posisi Sekda diharapkan sudah terisi pejabat definitif.
“Target maksimal 3 bulan. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik,” tambahnya.
Politisi PKB itu juga menyebut timeline tahapan seleksi telah disusun secara rinci, meliputi:
Pembukaan pendaftaran
Seleksi administrasi
Penelusuran rekam jejak
Assessment kompetensi
“Lebih cepat lebih bagus, karena proses administrasi dari calon-calon itu cukup panjang,” ujarnya.
Baca juga: Jabatan Pj Sekda Kota Batu Resmi Diisi Eko Suhartono
Target Percepatan dan Kriteria Calon Sekda
Sejumlah tahapan awal menuju pelaksanaan selter sebenarnya telah dilakukan oleh Plh Sekda sebelumnya, Eny Rachyuningsih. Karena itu, Pj Sekda saat ini, Eko Suhartono, tinggal melanjutkan proses yang sudah berjalan dan mengeksekusinya sesuai regulasi.
Menurut Cak Nur, percepatan selter menjadi penting mengingat proses administrasi masing-masing calon relatif panjang dan membutuhkan waktu.
“Targetnya, seminggu ini sudah bisa dibuka. Lebih cepat lebih bagus, karena proses administrasi dari calon-calon itu cukup panjang,” imbuhnya.
Terkait kriteria calon Sekda, Cak Nur berharap pejabat di lingkungan Pemkot Batu berani mendaftar dan berkompetisi secara sehat. Meski demikian, secara regulasi pihaknya tidak dapat menutup kemungkinan pejabat dari luar daerah ikut melamar.
“Secara aturan kami tidak bisa menolak kalau ada dari luar daerah. Tapi secara teknis, nanti kami konsultasikan dulu melalui Kepala BKPSDM Kota Batu untuk koordinasi dengan BKPSDM Provinsi Jatim, opsi-opsi selternya seperti apa,” jelasnya.
Ia menegaskan, Sekda Kota Batu ke depan harus memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Sosok Sekda harus cakap, mampu mengintegrasikan perbedaan, serta menyatukan berbagai pemikiran di tengah banyaknya kepala organisasi perangkat daerah OPD di lingkungan Pemkot Batu.
“Yang paling penting Sekda harus mampu menerjemahkan dan merealisasikan visi-misi mBatu SAE yang sudah menjadi dokumen legal dan menjadi pegangan seluruh jajaran Pemkot Batu,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























