MALANG, Tugumalang.id – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang menjalin kerja sama bersama Tugu Media Group dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif. Perjanjian kerja sama ditandatangani kedua pihak pada Rabu (16/7/2026) di Kantor Bawaslu Kabupaten Malang.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta kehumasan yang bisa menyampaikan informasi terkait kerja-kerja pengawasan pemilu. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan pengawasan secara aktif dan mandiri saat tahapan pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi mengatakan, dirinya berharap bisa terwujud demokrasi substantif yang saat ini masih ada dalam angan-angan. Salah satu upaya untuk mewujudkan demokrasi substantif adalah dengan pengawasan partisipatif oleh publik.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Gol Menit Akhir Merino Bawa Spanyol Pulangkan Portugal
Demokrasi substantif adalah bentuk demokrasi yang berfokus pada hasil dari sebuah proses politik. Sistem ini menuntut agar kekuasaan benar-benar digunakan secara adil, melindungi Hak Asasi Manusia (HAM), serta mewujudkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial bagi seluruh rakyat.
“Kami mengajak semua pegiat demokrasi, ayo kita kokohkan demokrasi,” ujar Wahyudi.
Ia berharap melalui kerja sama dengan media, pihaknya bisa memberikan berbagai informasi dan edukasi melalui pemberitaan. Informasi tersebut diharapkan bisa mendorong masyarakat dalam melakukan pengawasan.
“Kerja-kerja pengawasan ini wajib diberikan kepada publik. Kami berharap bisa mencapai demokrasi yang substansif,” kata Wahyudi.
Baca Juga: Bawaslu Berhenti Usut Dugaan Praktik Money Politics di Kota Batu
General Manager Tugu Media Group, Rubianto menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmennya dalam mengawal demokrasi. Ia berharap terjalinnya kerja sama ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga kerja sama ini bisa memberi manfaat bersama, baik untuk Bawaslu maupun Tugu Media Group. Terutama bagi masyarakat Kabupaten Malang,” ujar Rubianto.
Dalam kesempatan ini, Bawaslu Kabupaten Malang juga menjalin kerja sama dengan tiga media arus utama, yaitu Gajayana TV, Times Indonesia, dan Ketik.co. Kegiatan ditutup dengan diskusi tentang tantangan yang dihadapi media dan demokrasi di era Artificial Intellegence (AI).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A
























