MALANG, Tugumalang.id – Sebuah rumah milik warga di Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (31/5/2026) dini hari.
Kebakaran menimpa rumah milik Juri (57), warga Dusun Barisan, Desa Arjowilangun. Berdasarkan laporan yang dihimpun petugas pemadam kebakaran, api diduga berasal dari tungku kayu yang belum benar-benar padam.
Komandan Pleton Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.30. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” kata Andik.
Baca juga: Mobil Terbakar di Depan Rumah Warga Singosari, Polisi Selidiki Penyebab

Menurut kronologi kejadian, warga sekitar pertama kali melihat kobaran api yang sudah membesar sekitar pukul 00.00. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Malang diterjunkan untuk menangani insiden tersebut. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api telah membakar sebagian besar bangunan berukuran 20 x 10 meter tersebut.
Petugas melakukan penanggulangan selama hampir tiga jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.
“Bangunan rumah mengalami kerusakan berat sehingga kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Andik.
Sehari sebelumnya, kebakaran akibat tungku juga terjadi di Dusun Krajan, Desa Segaran, Kecamatan Gedangan. Api menghanguskan bagian dapur rumah seluas 4 x 4 meter.
Andik mengatakan rumah tersebut merupakan milik warga bernama Lasmi (51). Pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 23.15, pemilik rumah tengah memasak air. Namun, ia meninggalkan dapur untuk beristirahat karena merasa lelah dan kemudian tertidur.
“Api kemudian menyambar tumpukan kayu bakar di sekitar tungku sehingga kobaran api semakin besar dan membakar dapur,” ujar Andik.
Pemilik rumah yang terbangun pada pukul 23.30 mengetahui adanya kobaran api dari dalam rumah. Ia kemudian meminta bantuan warga untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sementara itu, salah seorang tetangga menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 23.55 dan langsung melakukan penanggulangan. Api berhasil dipadamkan pada Sabtu (30/5/2026) pukul 00.45, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan. Petugas menaksir kerugian material akibat peristiwa tersebut mencapai Rp20 juta.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























