Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Proyek PSEL TPA Supit Urang Masih Terkendala Kebijakan Pusat

Redaksi by Redaksi
Januari 21, 2026 3:50 pm
in News
TPA SUpit urang

Ilustrasi gunung sampah yanga ada di TPA Supit Urang Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, sempat digadang-gadang menjadi lokasi pembangunan sistem Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) melalui program Waste to Energy. Namun hingga kini, rencana tersebut masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

Program Waste to Energy merupakan bagian dari program strategis nasional dalam penanganan persoalan sampah, khususnya di wilayah aglomerasi. Melalui pembangunan PSEL, Kota Malang diharapkan mampu menghasilkan sumber energi baru dari pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.

READ ALSO

772 Gempa Bumi Terjadi di Jawa Timur Selama Mei 2026, Empat Di Antaranya Dirasakan Masyarakat

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Raymond Gamaliel Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa realisasi Proyek PSEL TPA Supit Urang belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu arahan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. PSEL ini adalah teknologi pengolahan sampah yang dilakukan pemerintah pusat di berbagai daerah Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: TPA Supit Urang Disiapkan Jadi Lokasi Waste to Energy Malang Raya

Menunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Raymond menjelaskan, PSEL membutuhkan pasokan sampah dalam jumlah besar agar dapat beroperasi secara optimal. Untuk menghasilkan energi listrik, fasilitas PSEL memerlukan sekitar 1.500 ton sampah per hari.

Sementara itu, volume sampah yang masuk ke TPA Supit Urang saat ini rata-rata hanya berada di kisaran 500 ton per hari. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan utama dalam merealisasikan proyek PSEL di Kota Malang.

Perlu Aglomerasi dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu

Untuk memenuhi kebutuhan pasokan sampah tersebut, Kota Malang berencana melakukan kolaborasi dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu. Melalui skema aglomerasi, kapasitas pengolahan sampah yang dibutuhkan PSEL diharapkan dapat terpenuhi.

“Di Kota Malang, kondisi sampah yang masuk ke TPA masih 500 ton. Jadi masih memerlukan aglomerasi dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu,” katanya.

Baca juga: Di Balik TPA Supit Urang yang Dianggap Percontohan, Warga Mengeluh Bau dan Air Tercemar

Menurut Raymond, Kabupaten Malang dan Kota Batu telah menyatakan kesepakatan untuk mendukung program Waste to Energy dan pembangunan PSEL. Namun demikian, realisasi program ini juga membutuhkan dukungan anggaran yang besar, termasuk untuk pembangunan infrastruktur pendukung.

“Ini perlu ada jalan baru atau jembatan baru. Karena kalau kondisi saat ini satu harinya itu sekitar 150 sampai 180 truk yang lewat. Kalau nanti mencapai 1.500 maka bisa dua kali lipatnya bahkan mungkin bisa lebih,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: DLH Kota MalangPSELTPA Supit Urangwaste to energy

Related Posts

Gempa bumi
News

772 Gempa Bumi Terjadi di Jawa Timur Selama Mei 2026, Empat Di Antaranya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026
Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Rabu, 3 Jun 2026
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
qris

Fenomena Kemudahan Pembayaran QRIS Bisa Jadi Resiko Finansial di Masa Depan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.