MALANG, Tugumalang.id – Stasiun Geofisika Malang mencatat sebanyak 772 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya selama Mei 2026. Sebagian besar gempa yang terekam merupakan gempa dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer.
Dari total 772 kejadian gempa bumi tersebut, sebanyak 624 kejadian merupakan gempa dangkal, 147 kejadian gempa menengah dengan kedalaman 60 hingga kurang dari 300 kilometer, serta satu kejadian gempa dalam dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer.
Magnitudo gempa yang tercatat berkisar antara M 1,01 hingga M 4,76. Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, mengatakan aktivitas kegempaan pada Mei 2026 masih didominasi oleh gempa yang terjadi di wilayah laut selatan Pulau Jawa.
“Sebagian besar gempa bumi terjadi di laut selatan Jawa yang merupakan zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas ini merupakan bagian dari proses subduksi yang memang aktif di wilayah selatan Jawa,” kata Ricko, Selasa (2/6/2026).
Baca juga: Ada 931 Gempa Bumi Sekitar Malang di Januari 2026
Tingginya aktivitas gempa di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya masih berkaitan dengan kondisi tektonik yang aktif, baik akibat subduksi lempeng di selatan Jawa maupun aktivitas sesar lokal yang tersebar di sejumlah daerah.
Selama Mei 2026, terdapat empat gempa bumi yang dilaporkan dirasakan masyarakat. Gempa pertama terjadi pada 16 Mei 2026 dengan magnitudo 4,4 di selatan Trenggalek pada kedalaman 17 kilometer. Guncangan dirasakan di Trenggalek dengan intensitas III MMI serta di Pacitan dan Bantul dengan intensitas II MMI.
Gempa kedua terjadi pada 19 Mei 2026 berkekuatan magnitudo 3,9 yang berpusat di timur laut Tuban dengan kedalaman 5 kilometer. Getarannya dirasakan warga Bawean pada skala II hingga III MMI.
Sementara itu, gempa paling kuat yang dirasakan masyarakat terjadi pada 26 Mei 2026 dengan magnitudo 4,8. Gempa yang berpusat 99 kilometer tenggara Jember tersebut dirasakan di sejumlah daerah, antara lain Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Malang, Blitar, Trenggalek hingga beberapa wilayah di Bali seperti Kuta, Kuta Selatan dan Denpasar.
Adapun gempa dirasakan lainnya terjadi pada 29 Mei 2026 dengan magnitudo 4,6 yang berpusat di tenggara Cilacap, Jawa Tengah. Gempa tersebut dirasakan warga Cilacap dengan intensitas II hingga III MMI.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























