Senin, Juli 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Fenomena Kemudahan Pembayaran QRIS Bisa Jadi Resiko Finansial di Masa Depan

Redaksi by Redaksi
Januari 21, 2026 4:44 pm
in Pendidikan
qris

Ilustrasi sistem pembayaran non-tunai atau QRIS. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugamalang.id – Kemudahan pembayaran dengan sistem non-tunai atau QRIS di masa kini semakin menjadi primadona khususnya di kalangan generasi Z. Namun asal tahu, di balik kepraktisan tersebut, tersimpan resiko finansial berupa ilusi digital yang sering kali tidak kasat mata bagi para penggunanya.

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ainur Rifqi Almahdani Rahmat, M.M. Ia menjelaskan bahwa secara psikologis, bertransaksi dengan QRIS terasa sangat berbeda dibandingkan dengan mengeluarkan lembaran uang fisik dari dompet.

READ ALSO

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026

Beasiswa Tahfidz Unikama, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen

Saat menggunakan uang tunai, seseorang akan merasakan sensasi ‘kehilangan’ yang nyata karena fisik uang benar-benar berpindah tangan dan terlihat berkurang. Sebaliknya, pembayaran digital membuat hambatan psikologis untuk belanja menjadi sangat rendah karena prosesnya yang terlalu instan.

Dosen UMM
Dosen Manajemen UMM Ainur Rifqi Almahdani Rahmat. Foto: Dok.

Kondisi inilah yang memicu munculnya latte factor, yaitu pengeluaran kecil rutin seperti kopi atau jajanan yang sering dianggap remeh tapi berdampak signifikan pada tabungan di akhir bulan.

“Secara psikologis, ketika kita mengeluarkan uang fisik, ada sensasi kehilangan yang benar-benar terasa. Tapi kalau pakai QRIS, rasa itu cenderung memudar karena prosesnya sangat singkat,” jelas Rifqi, Rabu (21/11/2026).

Baca juga: Gurih dan Nikmat! 4 Rekomendasi Nasi Liwet Malang yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner!

Rifqi menjelaskan sistem QRIS sebenarnya memiliki keuntungan besar, seperti kemudahan transaksi tanpa perlu repot membawa uang kembalian dan pencatatan otomatis di aplikasi. Namun, kekurangannya terletak pada kontrol diri yang sering kali melemah akibat iming-iming promo cashback.

Ia menjelaskan bahwa promo tersebut merupakan strategi bisnis untuk membentuk kebiasaan belanja yang berkelanjutan (repeat order). Konsumen yang semula tidak butuh, akhirnya terdorong membeli hanya karena merasa mendapatkan diskon, padahal secara jangka panjang justru perusahaanlah yang paling diuntungkan.

“Dalam jangka panjang, perilaku konsumtif naik karena terbentuk kebiasaan baru, yang semula bukan kebutuhan menjadi keinginan karena adanya promo, sehingga akhirnya terjadi repeat order secara terus-menerus,” jelasnya.

Sementara, bahaya jangka panjang dari ilusi saldo digital ini adalah mentalitas keuangan yang menjadi tidak disiplin karena nilai uang terasa lebih abstrak. Tanpa adanya evaluasi berkala, khususnya Gen Z berisiko mengalami defisit anggaran karena merasa saldonya masih mencukupi padahal pengeluaran harian sudah melampaui batas yang ditentukan.

Sebagai langkah antisipasi hal itu, Rifqi menyarankan penggunaan satu aplikasi khusus untuk pembayaran harian. Supaya mempermudah rekapitulasi dan evaluasi pengeluaran bulanan.

“Gunakan satu aplikasi khusus untuk transaksi QRIS, lalu biasakan mengecek rekap pengeluaran bulanan agar tujuan keuangan jangka panjang tetap terjaga dan tabungan tidak habis oleh pengeluaran kecil yang sering tidak terasa,” pungkasnya.

Strategi ini diharap mampu membantu mahasiswa tetap menikmati kemudahan teknologi tanpa harus kehilangan kendali atas kondisi finansial mereka. Dengan perencanaan yang matang, Gen Z tetap bisa menjalani gaya hidup cashless yang bijak sekaligus aman dari jebakan konsumerisme berlebih.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: dampak buruk pembayaran sistem qriskeuntungan sistem qrispembayaran non tunaiQrisummUniversitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026
Advertorial

Sekolah Rakyat Bantur Bersiap Gelar MPLS 31 Juli 2026

Sabtu, 25 Jul 2026
Unikama Buka Beasiswa Tahfidz, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen
Pendidikan

Beasiswa Tahfidz Unikama, Hafal 30 Juz Dapat Potongan DPP 100 Persen

Sabtu, 25 Jul 2026
Perkuat Fondasi Generasi Emas, Unikama Gelar Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini
Advertorial

Perkuat Fondasi Generasi Emas, Unikama Gelar Seminar Internasional Pendidikan Anak Usia Dini

Sabtu, 25 Jul 2026
Unikama dan tiga Perguruan Tinggi Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis AI dan Nilai Lokal
Advertorial

Unikama dan Tiga Perguruan Tinggi Dorong Pendidikan Berbasis AI dan Nilai Lokal

Jumat, 24 Jul 2026
ITN Malang Gandeng Gratama Consultant, Siapkan Lulusan Teknik Elektro Masuk Industri
Advertorial

ITN Malang Gandeng Gratama Consultant, Siapkan Lulusan Teknik Elektro Masuk Industri

Jumat, 24 Jul 2026
Tim Dosen UM Luncurkan Instrumen Deteksi Dini Ketergantungan AI pada Remaja
Advertorial

Tim Dosen UM Luncurkan Instrumen Deteksi Dini Ketergantungan AI pada Remaja

Jumat, 24 Jul 2026
Next Post
Jalur Klemuk

PUPR dan Polres Batu Bersinergi Tata Ulang Trase Kelok Jalur Klemuk

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.