Malang, Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar Senada Festival #2 sebagai panggung ekspresi seni dan budaya mahasiswa.
Beragam pertunjukan ditampilkan mahasiswa dari berbagai program studi. Mulai tari tradisional dan modern, olah vokal, band akustik, karawitan, pagelaran wayang hingga teater.
Kepala Unit Budaya dan Teknologi Unikama, Andika Gutama, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang seni dan budaya.
“Kami ingin memperbanyak hal-hal positif khususnya dalam bidang seni dan budaya di lingkungan Unikama. Senada Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi para mahasiswa yang ingin mengembangkan dan mengekspresikan bakat mereka dalam bidang seni,” ujarnya.
Menurutnya, Senada Festival direncanakan digelar rutin setiap empat bulan. Ke depan, kegiatan tersebut juga berpeluang dikembangkan menjadi event yang lebih besar.
Baca juga: PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd., menilai Senada Festival menjadi salah satu bentuk nyata identitas Unikama sebagai kampus multikultural.
“Semoga ke depan Senada Festival dapat menaungi seluruh elemen yang ada di universitas. Karena ini merupakan wujud nyata dari Kampus Multikultural dan kearifan lokal,” katanya.
Perpaduan seni tradisional dan modern dalam festival ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berkolaborasi, berkreasi, dan menghargai keberagaman budaya.
Baca juga: Perkuat Mutu Pendidikan, Unikama Jalani Asesmen Akreditasi Perguruan Tinggi
Dengan rencana penyelenggaraan secara berkala, Senada Festival diharapkan tidak berhenti sebagai panggung hiburan, tetapi berkembang menjadi ruang berkelanjutan bagi mahasiswa untuk berkarya dan menghidupkan seni budaya di lingkungan Unikama.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






























