Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Saweran

Redaksi by Redaksi
Oktober 18, 2024 9:31 am
in Catatan
Soejatmiko, Redaktur Tugumalang.id. Foto/dok TM

Soejatmiko, Redaktur Tugumalang.id. Foto/grafis/muf

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Soejatmiko, Redaktur Tugumalang.id

Tugumalang.id – Saya masih ingat betul, tiga hari jelang pilkada serentak 5 tahun lalu, beberapa tetangga berkumpul di gardu ronda kampung depan kediaman saya. Salah seorang teman yang sehari-harinya bekerja sebagai driver Ojol tanya ke saya. ‘’Piye cak, sudah dapat kabar. KTP sampeyan sudah diminta Pak Anu,’’ katanya.

READ ALSO

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Tiga orang di belakang tetangga saya itu juga berkata dengan ucapan yang hampir sama. Lalu saya katakan, ‘’Saya bukan penduduk sini. Istri saya yang penduduk sini. Pak Anu sudah minta KTP istri saya, tapi dia ndak memberikan,’’ kata saya.

Pak Anu itu ketua RT tempat saya dan keluarga tinggal. Sedangkan saya memang masih belum pindah KTP. Saya masih tercatat sebagai warga luar kota ini.

‘’Sudah ada kabar dari Pak Anu, kapan sawerannya turun dan berapa,’’ kata teman yang lain berkaca mata minus.

Baca Juga: Pesantren sebagai Ekosistem Nilai

‘’Katanya sih besok… kabarnya RT kita dapatnya 100 ribuan,’’ kata teman lainnya spontan.

Teman saya yang driver ojol itu langsung terdiam. Mimiknya terlihat seperti kecewa. Lalu dia cerita kalau RT sebelah sudah terima Rp 200 ribuan per KTP, untuk mendukung pasangan calon wali kota incumbent. Nota bene juga yang saweran tempat kampung saya tinggal juga untuk mendukung wali kota incumbent. Sebutan saweran itu plesetan dari amplop serangan fajar dari salah satu tim calon wali kota tempat saya tinggal.

Karena saya sendiri bukan penduduk asli kota ini, maka saya juga tidak mau pusing dengan urusan saweran atau serangan fajar. Tapi terkait saweran itu sepekan ini jadi pokok bahasan utama Ketika kumpul.

Setiap kumpul Bersama, saya selalu bilang pada mereka, bila saweran itu sudah melanggar undang-undang. ‘’Itu merusak tatanan demokrasi…lho,’’ kata saya pada mereka.

Baca Juga: Kejahatan Penipuan Online

Tentu apa yang saya sampaikan itu dianggap terlalu berlebihan bagi mereka. ‘’Demokrasi wis onok sing ngurus cak, sekarang sepatu buat sekolah anakku jebol, butuh dibelikan baru, siapa yang urus, dapat saweran kan lumayan, buat beli sepatu,’’ kata salah seorang tetangga yang sehari-harinya juru parkir di salah satu restoran di tepi jalan dekat rumah.

Lain halnya dengan salah seorang tetangga sebelah rumah, yang usianya sudah 45-an, anak dua, istrinya baru melahirkan anak kedua. ‘’Saya butuh saweran itu, buat tambahan beli susu anakku. Nantilah kalau ekonomiku bagus, saya ndak nrima saweran lagi,’’ kata tetangga yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang tambal ban.

Mendapat jawaban seperti itu, saya juga tak ingin berdebat lebih jauh. Seperti debat di televisi. Saya memahami mereka. Apalagi kondisi perekonomian mereka. Berdebat lebih jauh, bisa-bisa jadi musuh dalam selimut. Rasanya tidak enak punya musuh tetangga sendiri. Tiap hari bertemu. Kalau punya hajad, ya tetangga yang membantu. Apalagi Ketika sakit, tetangga yang paling awal menjenguk.

Saya akhirnya tak lagi ngoceh soal demokrasi dan pemilu jujur dan adil yang saya cermati di televisi maupun di plaform sosial di Youtube, maupun di X.

Saya jadi teringat video youtube Rocky Gerung 10 tahun lalu di channel ‘Sahabat ICW’. Saat itu Rocky menyampaikan orasinya saat deklarasi Tidak Politik Uang di Taman Ismail Marzuki yang dihelat ICW.

Rocky cerita sebuah desa di Jawa (orang Jakarta menyebut Jateng dan Jatim itu Jawa) terang-terangan menerima serangan fajar.

‘’Saya baca poster lain di mulut desa di sebuah kampung di Jawa. di gerbang desa itu spanduknya bunyinya begini, saya kutip secara peribadi, Pilkada adalah perang uang. Kami menerima serangan fajar. jadi anda lihat bahwa ada jarak moral antara apa yang dikampanyekan di sini dan fakta di lapangan,’’ katanya.

Lalu Roky melanjutkan, bila dinalisa apa sebetulnya isi Spanduk itu? Itu adalah undangan terang-terangan pada partai politik untuk membawa uang ke kampung-kampung ke TPS dan jangan bawa pikiran.

‘’Semacam sinisme mungkin. Tetapi, kemiskinan di desa itu membuat sinisme itu berkumpul menjadi pragmatisme. Itu sebetulnya target kampanye kita, yaitu mencegah jangan sampai sinisme terhadap politik uang berkumpul menjadi pragmatisme karena kemiskinan di desa,’’ kata Rocky melanjutkan.

Sejak reformasi dan pemilu berjalan, ajakan tolak politik uang telah dilakukan 10 tahun ini dengan gencar dilakukan, terutama jelang pemilu, pileg, maupun pilkada. Mulai lembaga pemilu seperti KPU, Bawaslu, sampai dengan ICW. Belum lagi komunitas mahasiswa atau anak muda, menggelorakan tolak politik uang. Tak tanggung-tanggung dengan munculnya platform sosial media, kampanye terus digelorakan.

Kampanye tolak politik uang melalui sosial media itu juga dilihat para tetangga saya yang ngotot tetap terima saweran. Kalau sudah melihat kampanye tolak politik uang di channel youtube, mereka hanya bilang. ‘’Memang kalian bisa membelikan susu anakku. Toh kalaupun wali kota itu jadi, apa ekonomi keluarga saya makin baik. Daripada gak terima apa-apa, lebih baik terima sawerannya sekarang.’’

Seperti Rocky bilang, bahwa sinisme itu membawa pada pragmatisme. Kemiskinan rakyat dalam Pilkada, membawa pragmatisme.

Nah, lho..

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: KTPPilkada 2024Saweran

Related Posts

Hari Lahir Pancasila
Catatan

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

Senin, 1 Jun 2026
Dr. Aries Musnandar & Dr. Muhammad Effendi, M.Si. Foto/dok
Catatan

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Senin, 1 Jun 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Next Post
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memimpin rakor penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang. (Foto/dok. Prokopim Setda Kota Malang)

Terima 13 Alasan Anak Tidak Sekolah, Pj Wali Kota Malang Segera Tindaklanjuti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.