Saturday, July 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Terima 13 Alasan Anak Tidak Sekolah, Pj Wali Kota Malang Segera Tindaklanjuti

Redaksi by Redaksi
October 18, 2024 2:25 pm
in Advertorial
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memimpin rakor penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang. (Foto/dok. Prokopim Setda Kota Malang)

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memimpin rakor penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang. (Foto/dok. Prokopim Setda Kota Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan telah menerima hasil identifikasi alasan dan penyebab anak tidak sekolah. Setidaknya, ada 13 alasan anak di Kota Malang tidak sekolah. Hal itu kemudian segera ditindaklanjuti oleh Iwan Kurniawan.

Sebelumnya, Pemkot Malang sudah melakukan sosialisasi penanganan anak tidak sekolah beberapa waktu lalu. Saat itu, Iwan Kurniawan menekankan memberikan instruksi bahwa tidak boleh ada anak yang tidak bersekolah.

READ ALSO

Gubernur DKI Jakarta Berkomitmen Menyediakan Lahan Tambahan bagi Sekolah Rakyat

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Menindaklanjuti arahan itu, Tim Penanganan Anak Tidak Sekolah Kota Malang melakukan identifikasi terkait alasan dan penyebab anak tidak sekolah. Hasil identifikasi itu kemudian telah dilaporkan dalam rakor di Balai Kota Malang pada Kamis (17/10/2024).

Baca Juga: Selangkah Lagi Menuju Kota Kreatif UNESCO, Pj Wali Kota Malang Ajak Perkuat Kolaborasi

Identifikasi itu dilakukan melalui verifikasi terhadap 1.464 anak dari total 5.655 data anak tidak sekolah di Kota Malang. Adapun hasil identifikasi tersebut terdapat 13 alasan dan penyebab anak tidak sekolah.

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memimpin rakor penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang. (Foto/dok. Prokopim Setda Kota Malang)
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memimpin rakor penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang. (Foto/dok. Prokopim Setda Kota Malang)

Mulai dari tidak mau sekolah, tidak ada biaya, sekolah jauh dari rumah, sudah cukup dengan tingkat pendidikan yang dimiliki, menikah atau mengurus rumah tangga, mengalami perundungan atau kekerasan.

Kemudian bekerja, pengaruh lingkungan atau teman, beranggapan sekolah tidak penting, tidak memiliki seragam sekolah, tidak memiliki akta kelahiran, masalah penyandang disabilitas dan lainnya.

Merespon laporan identifikasi itu, Iwan Kurniawan menekankan pentingnya data penanganan anak tidak sekolah ini. Menurutnya, data tersebut bisa digunakan untuk menentukan skala prioritas dan skoring dalam melakukan intervensi.

Baca Juga: Wujudkan Pendidikan Inklusif, Pj Wali Kota Malang Terima Penghargaan dari Kemenpan RB

“Saya menekankan agar data ini harus selalu update dan akurat. Karena ini dasar identifikasi kami untuk melangkah lebih lanjut. Kami akan breakdown dan tuntaskan data ini untuk dimaksimalkan,” tuturnya.

“Selanjutnya, kami tentukan skala prioritas dari keterangan 1 hingga keterangan 13, sebagai parameter intervensi. Lalu kami buat timeline dan target yang jelas agar semua langkah ini dapat terukur,” sambungnya.

Dia mencontohkan, pihaknya akan memberikan bantuan seragam sekolah jika ada yang terkendala pada seragam sekolah.

“Kalau dia tidak punya akte kami buatkan. Kemudian untuk mendorong yang terkendala biaya agar mereka kembali sekolah, maka kami kuatkan mekanisme sekolahnya. Ini bisa disalurkan melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat),” jelasnya.

Diketahui, 22 PKBM di wilayah Kota Malang siap menerima anak tidak sekolah dengan biaya gratis. Anak anak itu nantinya akan ditempatkan pada PKBM terdekat dari rumahnya, sehingga meminimalisir kebutuhan biaya transportasi.

“Kemudian saya juga minta peran Camat dan Lurah, untuk mengadvokasi. Ini mengerucut, agar komunikasi dan advokasi yang dilakukan akan lebih pas intensitasnya kepada keluarga atau anak yang putus sekolah,” tuturnya.

Dia menargetkan penanganan anak tidak sekolah di Kota Malang ini bisa segera tuntas pada akhir 2024. Edukasi dan sosialisasi menurutnya perlu digencarkan.

“Kita harus bergerak cepat dan tidak boleh lagi ada anak tidak sekolah di Kota Malang, ini yang perlu saya tekankan,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Prokopim Setda Kota Malang
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Anak Tidak SekolahIwan kurniawankota malangPJ Wali Kota Malang

Related Posts

Gubernur DKI Jakarta Berkomitmen Menyediakan Lahan Tambahan bagi Sekolah Rakyat
Advertorial

Gubernur DKI Jakarta Berkomitmen Menyediakan Lahan Tambahan bagi Sekolah Rakyat

Saturday, 4 Jul 2026
Magister Psikologi UIN Malang
Advertorial

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Friday, 3 Jul 2026
Rendra Masdrajad Safaat Desak Program Angkutan Pelajar Segera Direalisasikan, Jadi Solusi Penolakan Trans Jatim
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Desak Program Angkutan Pelajar Segera Direalisasikan, Jadi Solusi Penolakan Trans Jatim

Friday, 3 Jul 2026
BPJS Kesehatan sampaikan capaian kinerja dalam agenda Public Expose, peserta program JKN tercatat 282,7 juta jiwa. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Advertorial

Paparkan Capaian Kinerja, BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa

Thursday, 2 Jul 2026
Direktorat Jenderal Imigrasi gandeng KPK. Foto/dok
Advertorial

Lakukan Pembenahan Instansi, Imigrasi Gandeng KPK

Thursday, 2 Jul 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, hampir rampung. Foto/dok
Advertorial

Target Beroperasi 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung

Thursday, 2 Jul 2026
Next Post
Penelitian dan pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang. Foto/dok FK UM

Fakultas Kedokteran UM Gelar Program Konseling Pencegahan Stunting di Desa Sumbersekar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.