Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Langkah Nyata Atasi Stunting, Puguh Wiji Pamungkas: Kita Rutin Edukasi Masyarakat

Redaksi by Redaksi
September 5, 2023 6:10 pm
in Tugu Sehat
drh Puguh Wiji Pamungkas saat memberi arahan pada tim RSU Wajak Husada.

drh Puguh Wiji Pamungkas saat memberi arahan pada tim RSU Wajak Husada. (Foto/Bayu Eka)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dulu mungkin ancamannya penjajahan, bisa jadi hari ini ancamannya adalah stunting. Kalimat inilah yang disampaikan drh Puguh Wiji Pamungkas di sela-sela wawancara khusus dengan Tugumalang.id, Selasa (22/08/2023).

Selaku founder RSU Wajak Husada, ia menuturkan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu fokus instansinya. Semua pihak, menurut Puguh, harus saling bersinergi untuk menekan angka stunting dan kemiskinan.

READ ALSO

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Isu stunting memang menjadi salah satu momok bagi Indonesia, termasuk di Kabupaten Malang. Banyak daerah memiliki angka prevalensi stunting melebihi batas maksimal WHO, yakni 20 persen. Berkat upaya banyak pihak, Jawa Timur dan Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah yang telah berhasil menekan angka stunting.

Baca Juga: Puguh Wiji Pamungkas Ungkap Angka Stunting di Kabupaten Malang Masih Tinggi

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 mengenai angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang memang sedikit berbeda dengan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Dinkes menyebutkan bahwa hasil bulan timbang Februari 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang turun menjadi 6,7 persen.

Angka ini diperoleh dari total 150.442 balita yang diukur. Dari pengukuran tersebut, sebanyak 10.128 balita yang memiliki tinggi badan kurang, 10.423 balita mengalami berat badan yang kurang, dan 7.306 balita mengalami gizi kurang. Angka stunting pun terus turun hingga 7,8 persen pada Agustus 2022.

Demi menjaga dan meneruskan penanganan stunting di Jawa Timur, Puguh menekankan bahwa edukasi harus terus dilakukan. “Edukasi yang ini juga perlu dituntaskan,” jelasnya.

Baca Juga: Temani dari Nol, dr Fitri Ungkap Puguh Wiji Pamungkas Sosok Tauladan dan Pekerja Keras

RSU Wajak Husada yang dipimpin oleh pasangan couplepreneur drh H Puguh Wiji Pamungkas dan dr Hj Fitriya Fajar Wati ini pun melakukan berbagai aski nyata menekan angka stunting lewat edukasi.

“Kita juga ada tim. Bahkan hampir setiap pekan kita melakukan penyuluhan ke TK-TK, ke SD-SD tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Di dalamnya itu, kita selipkan materi bagaimanakah menjadi anak yang sehat,” jelasnya.

Pentingnya Edukasi Gizi dalam Penanganan Stunting di Jawa Timur

Faktor gizi juga menjadi penentu dalam pengentasan stunting. Puguh mengungkapkan bahwa gizi balita dan anak dengan pedoman 4 sehat 5 sempurna amatlah penting.

“Nah kalau kita bicara gizi, 4 sehat 5 sempurna itu menjadi salah satu peran yang sangat menentukan. Oleh karena itu hari ini kita, Wajak Husada mengadakan gebyar minum susu,” ujarnya usai gelaran event gebyar minum susu yang diikuti ribuan anak sekolah dasar.

Sebagai sosok yang penuh perhatian pada kesehatan masyarakat, Puguh mengajak semua pihak mengupayakan agar anak-anak Indonesia bisa minum susu dan makan makanan yang bergizi.

“Mau minum susu, mau makan makanan yang bergizi dan seterusnya. Itu yang mungkin kita perlu upayakan bersama. Karena sebuah bangsa yang tidak memiliki kecukupan potensi dan kapasitas maka bangsa itu akan tidak bisa eksis,” jelasnya.

Puguh Wiji Pamungkas dan RSU Wajak Husada Rutin Keliling Sekolah dan Masyarakat

Ia menuturkan bahwa tidak ada kata terlambat dalam mengatasi stunting. Asalkan semua pihak mau bekerja sama dengan penuh kesabaran dan ketelatenan.

“Dan memang itu butuh kesabaran dan ketelatenan yang komprehensif. Tidak bisa seperti orang buat kopi, begitu gula dan kopi dimasukkan kemudian diaduk jadilah kopi yang kita minum,” terangnya.

Ia pun menjelaskan bahwa edukasi rutin dilaksanakan selain event-event edukasi seperti gebyar minum susu. Puguh dan tim RSU Wajak Husada rutin mendatangi sekolah-sekolah untuk memberi edukasi langsung pada siswa dan orang tua murid. Tak hanya itu, pesantren juga menjadi target edukasi yang ia datangi. Belum lagi kegiatan Hospital Visit yang digagasnya.

“Kita ada namanya hospital visit, jadi kita beri gambaran kepada mereka, tentang profesi apa yang cocok bagi mereka di masa depan, nah satu syaratnya ya pinter. Nah syarat menjadi pinter ya makan makanan yang bergizi, rajin belajar, dan seterusnya,” pungkas Puguh menjelaskan rutinitas yang ia laksanakan bersama tim RSU Wajak Husada.

Penulis: Imam A. Hanifah

Editor: Herlianto. A

Tags: puguh wiji pamungkasrsu wajak husadastunting

Related Posts

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit
Tugu Sehat

8 Manfaat Kimpul untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Kulit

Rabu, 14 Okt 2026
Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto.

Geopark dan Rest Area Berkapasitas 15 Bus Akan Dibangun di Gubugklakah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.