Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Malang Turun Jadi 6,7 Persen

Redaksi by Redaksi
Juni 6, 2023 4:12 pm
in Pemerintahan
stunting di kabupaten malang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Hasil bulan timbang Februari 2023 menunjukkan bahwa angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang turun menjadi 6,7 persen. Sebelumnya, pada bulan timbang Agustus 2022, angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang masih 7,8 persen.

Pada Februari 2023, terdapat 150.442 balita yang diukur. Dari pengukuran tersebut, sebanyak 10.128 balita yang memiliki tinggi badan kurang, 10.423 balita mengalami berat badan yang kurang, dan 7.306 balita mengalami gizi kurang. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga mencatat terdapat 1.034 balita yang kurang dari segi tinggi, berat, dan gizi.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

“1.034 balita tersebut butuh penanganan khusus lebih lanjut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, belum lama ini.

Angka prevalensi stunting paling tinggi berada di Kecamatan Bululawang, yakni 21,1 persen dan diikuti Kecamatan Pujon dengan angka 17,7 persen. Sementara kecamatan dengan angka prevalensi stunting paling rendah adalah Poncokusumo, yaitu 0,2 persen.

Menurut Wiyanto, penimbangan balita ini dilakukan dengan menggunakan alat seadanya. Idealnya, penimbangan dan pengukuran balita dilakukan dengan antropometri kit. Namun, alat-alat ini belum tersedia di semua puskesmas di Kabupaten Malang.

Oleh karena itu, angka prevalensi stunting yang diakui adalah melalui metode sampling Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) karena menggunakan antropometri kit. Menurut SSGI, di tahun 2022, angka prevalensi stunting di Indonesia masih 24 persen dan tahun 2023 ini turun menjadi 20 persen.

“SSGI hanya berupa sample (tidak semua balita), sedangkan di bulan timbang dilakukan secara menyeluruh pada semua balita,” kata Wiyanto.

Di dalam menekan angka stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang telah bekerja sama dengan berbagai pihak dan memberikan bantuan berupa makanan bergizi. “Kami memberikan susu dan makanan tambahan,” tutur Wiyanto.

Salah satu kendala dalam menekan angka stunting di Kabupaten Malang adalah perilaku dari orang tua yang susah diubah. Meskipun Pemerintah Kabupaten Malang telah memberikan bantuan makanan bergizi, terkadang makanan tersebut malah diberikan ke sang kakak atau orang lain, bukannya ke balita yang membutuhkan.

“Ini menyebabkan kasus stunting tidak selesai. Sedangkan kami tidak bisa melakukan pemantauan 24 jam,” ujar Wiyanto.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Tangkapan layar video pria diduga Brimob gadungan di gelandang ke Polresta Malang Kota.

Brimob Gadungan yang Diduga Hamili Kekasihnya Diamankan Polisi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.