MALANG, Tugumalang.id – Polres Malang meningkatkan status kasus dugaan perusakan portal Bendungan Lahor ke penyidikan pada Selasa (8/4/2026). Status ini ditetapkan usai memeriksa 11 orang sakis dan melaksanakan gelar perkara.
“Kami sudah melaksanakan gelar perkara dan sudah peningkatan ke penyidikan,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar, Rabu (9/4/2026).
Dugaan perusakan portal tersebut dilaporkan oleh petugas PT Xfresh Citra Perkasa yang mengelola penarikan karcis di pintu masuk kawasan Bendungan Lahor. Ia melaporkan warga bernama Hadi Wiyono alias Dur dan sejumlah warga lainnya.
“Dur termasuk saksi yang sudah kami mintai keterangan,” kata Bambang.
Dugaan perusakan dilakukan pada Senin (30/3/2026) petang. Dur dan warga lainnya menuntut agar kendaraan bisa bebas melintas jalan di kawasan Bendungan Lahor tanpa membayar karcis.
Baca juga: Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Perusakan Portal Bendungan Lahor Malang
Laporan masuk ke kepolisian pada Kamis (2/4/2026). Selain diduga merusak, Dur juga diduga melakukan pengancaman kepada petugas.
Usai perusakan yang dilakukan Dur dan kawan-kawannya, portal pintu masuk menuju kawasan Bendungan Lahor tidak lagi dijaga petugas. Kendaraan roda dua dan roda empat pun bebas keluar masuk kawasan tersebut.
Sebelumnya, kendaraan yang melintas wajib membayar karcis dengan menggunakan kartu e-toll. Kendaraan roda dua ditarik karcis sebesar Rp1 ribu dan kendaraan roda empat sebesar Rp3 ribu.
Jalur di kawasan Bendungan Lahor ini merupakan jalan pintas bagi kendaraan yang hendak menuju Blitar dari arah Malang dan sebaliknya. Jalur ini lebih singkat dan landai dibandingkan jalan nasional yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.
Baca juga: PJT I Tegaskan Warga Sekitar Gratis Lewat Bendungan Lahor
Penarikan karcis ini diprotes oleh Dur. Ia meminta agar semua kendaraan dibebaskan dari karcis.
Berdasarkan pantauan Tugu Malang ID pada Rabu (8/4/2026), kendaraan masih bebas melintas kawasan Bendungan Lahor. Tampak garis polisi terpasang di dua portal pintu masuk.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























