Malang, Tugumalang.id – Dari kepala hingga perut, teh hijau menawarkan manfaat kesehatan yang luas. Meski semua jenis teh mengandung antioksidan, teh hijau – termasuk matcha, melati, dan hojicha – memiliki kadar antioksidan yang cenderung lebih tinggi. Senyawa ini membantu melawan stres oksidatif dan berperan dalam mengurangi risiko penyakit kronis.
Melansir laman prevention, berbagai temuan juga menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan metabolisme dan membantu penurunan berat badan. Kandungan kafeinnya mampu menjaga pikiran tetap waspada tanpa memperburuk kecemasan. Walaupun penelitian masih terus berkembang, dasar manfaat teh hijau bagi tubuh sudah semakin kuat. Jadi, siapkan teh Anda dan mulai seduh hari ini.
Manfaat Teh Hijau
1. Membakar Lemak dan Meningkatkan Metabolisme
Mengganti minuman manis dengan teh hijau tanpa pemanis dapat memangkas ratusan kalori per hari. Kandungan katekinnya disebut mampu mendukung penurunan dan pemeliharaan berat badan. Dalam beberapa studi, partisipan yang mengonsumsi teh tinggi katekin dua kali sehari mengalami penurunan lingkar pinggang dan berat badan. Kombinasi katekin dan kafein juga dianggap berperan dalam mempercepat pembakaran lemak, meski penelitian lanjutan masih diperlukan.
2. Meningkatkan Daya Ingat, Fokus, dan Kejernihan Mental
Teh hijau bermanfaat bagi tubuh sekaligus pikiran. Efek kombinasi kafein dan L-theanine membantu meningkatkan daya ingat, fokus, serta mengurangi kecemasan. L-theanine memperlambat penyerapan kafein, sehingga mengurangi rasa gugup. Ketika keduanya berpadu, hasilnya dapat mendukung kejernihan mental. Beberapa temuan juga menunjukkan peningkatan performa pada tugas yang membutuhkan perhatian.

3. Menurunkan Tekanan Darah
Senyawa dalam teh hijau dan hitam mampu merelaksasi pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tekanan darah, meski efeknya tergolong kecil. Studi berskala besar juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau lebih dari lima cangkir per hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke.
4. Membantu Mengatur Kolesterol
Antioksidan dalam teh hijau berpotensi membantu menurunkan kolesterol LDL dan mendukung kesehatan jantung. Teh hijau yang kaya akan katekin disebut dapat menghambat produksi serta penyerapan kolesterol.
Data dari Kemenkes RI, di Indonesia, penderita kolesterol bisa dibilang cukup tinggi, yaitu mencapai 28%, atau 1 dari 4 orang di Indonesia menderita kolesterol tinggi. Lebih mengejutkan lagi, ternyata 7,9% orang di dunia meninggal akibat penyakit ini.
Baca juga: Tak Hanya untuk Penghilang Dahaga, Inilah Beberapa Manfaat Minum Teh
5. Melindungi dari Risiko Kanker
Beberapa tinjauan menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker. Polifenol dalam teh berperan menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel. Meskipun begitu, hasil penelitian tidak selalu konsisten.
6. Membantu Sensitivitas Insulin
Sejumlah studi menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengatur kadar gula darah. Temuan ini memberi harapan bagi mereka yang berisiko mengalami diabetes tipe 2, meski penelitian lain menunjukkan hasil berbeda.
7. Mengurangi Risiko Alzheimer
Beberapa studi menyimpulkan bahwa teh hijau memiliki efek positif terhadap penurunan risiko penyakit Alzheimer. Kandungan EGCG dan L-theanine dianggap mendukung kesehatan otak, meskipun penelitian lanjutan pada manusia masih diperlukan.
8. Mencegah Stroke
Minum setidaknya tiga cangkir teh hijau per hari dapat menurunkan risiko stroke. Semakin sering dikonsumsi, potensi manfaatnya semakin besar.
9. Mendukung Kesehatan Mulut
Ulasan ilmiah menyebutkan bahwa minum teh hijau saat makan atau beristirahat dapat membantu menjaga kesehatan mulut. Kandungan polifenolnya dianggap bermanfaat dalam mencegah penyakit periodontal, meski penelitian masih dalam tahap awal.
10. Meningkatkan Umur Panjang
Studi di Jepang menemukan bahwa konsumsi teh hijau berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat berbagai penyebab, termasuk penyakit jantung, kanker, dan masalah pernapasan, terutama pada perempuan.
Apa yang Terjadi Jika Minum Teh Hijau Setiap Hari?
Teh hijau dapat menjadi alternatif sehat pengganti minuman manis. Efek samping konsumsi satu cangkir per hari relatif minim, namun bagi kelompok tertentu yang minum dalam jumlah besar—misalnya lima cangkir sehari—sebaiknya berkonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan.
Baca juga: Studi Baru Temukan Keutamaan Minum Teh Hitam untuk Umur Panjang
Berapa Banyak Teh Hijau yang Disarankan?
Sebagian besar temuan menyebutkan tiga hingga lima cangkir per hari untuk mendapatkan manfaat optimal. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan jika memiliki kekhawatiran terkait kafein atau konsumsi berlebih.
Apakah Teh Hijau Baik untuk Menurunkan Berat Badan?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu meningkatkan metabolisme, membakar lemak, serta mempertahankan berat badan yang telah turun.
Kapan Sebaiknya Tidak Minum Teh Hijau?
Penderita anemia, diabetes, glaukoma, atau osteoporosis disarankan berkonsultasi terlebih dahulu. Kafein dalam teh juga dapat mengganggu tidur, sehingga hindari konsumsi menjelang waktu istirahat.
Cara Terbaik Menyeduh Teh Hijau
Teh hijau tidak disarankan diseduh dengan air mendidih karena dapat membuat rasa pahit. Gunakan air bersuhu 71–76°C. Jika tidak memiliki termometer, cukup rebus air lalu dinginkan sejenak sebelum diseduh.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: jatmiko
redaktur: jatmiko





























