Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Buntut Polemik RS Hermina, DPRD Desak Dinkes Buat Sistem Informasi Yankes Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Maret 21, 2024 4:22 pm
in News
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani (tengah) bersama Direktur RS Hermina Malang, dr Wenny Retnosarie (kiri) dan Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif (kanan) menyampaikan keterangan soal polemik RS Hermina dan rekomendasi kepada pemerintah. (Foto/M Sholeh)

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani (tengah) bersama Direktur RS Hermina Malang, dr Wenny Retnosarie (kiri) dan Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif (kanan) menyampaikan keterangan soal polemik RS Hermina dan rekomendasi kepada pemerintah. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Komisi D DPRD Kota Malang mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang untuk membuat sistem informasi layanan kesehatan rumah sakit yang terintegrasi di Kota Malang. Hal ini buntut dari polemik RS Hermina Tangkubanprahu Malang yang diduga mengakibatkan pasien kritis meninggal beberapa waktu lalu.

Komisi D DPRD Kota Malang juga telah memanggil Direktur RS Hermina Tangkubanprahu Malang dan Dinkes Kota Malang untuk meluruskan informasi soal kematian pasien kritis yang diduga terbaikan RS Hermina. Pertemuan dilakukan di Gedung DPRD Kota Malang pada Rabu (20/3/2024).

READ ALSO

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Baca Juga: 45 Caleg Berpotensi Lolos ke Kursi DPRD Kota Malang, Banyak Caleg Baru Lengserkan Incumbent

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani menyampaikan, menemukan sejumlah persoalan dalam pertemuan itu. Salah satunya soal lemahnya sistem informasi RS Hermina yang tak tersampaikan ke pihak keluarga pasien kritis.

Untuk itu, Amithya merekomendasikan Dinkes Kota Malang untuk segera menciptakan sistem informasi layanan kesehatan seluruh rumah sakit di Kota Malang yang berbasis digital.

“Dalam bidang kesehatan kan berpacu dengan waktu, tidak bisa kemudian memaksakan diri untuk melayani dan tidak boleh mengesampingkan optimalisasi pekerjaan. Maka kami rekomendasi sistem informasi layanan kesehatan itu,” tegasnya.

Baca Juga: RS Hermina Malang Akui Lemah Koordinasi, Pasien Kritis Terabaikan hingga Meninggal Dunia

Dalam sistem informasi itu, masyarakat atau relawan ambulans harus bisa mengakses dengan mudah. Didalamnya juga harus ada informasi jelas soal rumah sakit mana yang bisa menangani pasien darurat.

Kemudian informasi soal pendistribusian ambulans, pendistribusian pasien, pendistribusian rumah sakit rujukan hingga informasi pelayanan pasien. Dikatakan, sistem ini juga sudah dijalankan daerah lain di Indonesia.

“Dari sistem itu, dari fasilitas pertama tahu langkahnya kemana. RS mana yang gak penuh atau misal soal penjadwalan operasi dan lainnya. Semua tercover dalam sistem itu,” paparnya.

Menurutnya, polemik RS Hermina harus menjadi pelajaran bagi Pemkot Malang dalam meminimalisir adanya potensi pasien darurat yang tak tertangani.

“Ini harus jadi pembelajaran. Yang jelas ini adalah salah satu pembelajaran kita semua dan jangan sampai ada kasus lagi seperti ini,” ujarnya.

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif menyampaikan, kasus ini tentu akan menjadi sebuah pembelajaran berharga dalam memperbaiki layanan kesehatan Kota Malang.

Husnul menyampaikan, Dinkes Kota Malang juga telah berkomunikasi dengan RS Hermina atas polemik yang mendera. Menurutnya, RS harus melakukan penanganan pasien darurat meski bed penuh.

“Kalau kondisi darurat, meski di jalan raya boleh (melakukan penanganan pertama),” kata dia.

Sementara itu, Direktur RS Hermina, dr Wenny Retnosarie dalam kesempatannya membantah telah melakukan penolakan pasien kritis. Sebab saat itu ada petugas yang tengah menyiapkan bed.

Namun pihaknya juga mengakui, petugas tak memberikan informasi yang jelas kepada keluarga pasien kritis. Dia juga berjanji akan memperbaiki sistem informasi di RS Hermina.

“Yang jelas kami tidak ada penolakan. Tapi yang akan kami perbaiki adalah komunikasi intens kepada keluarga pasien dan pasien serta meningkatkan mitigasi resiko pada kejadian over kapasitas IGD,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: dinkes kota malangDPRD Kota MalangPasien KritisPenolakan PasienRS Hermina

Related Posts

42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat) berfoto bersama usai panen tebu bersama di Gondanglegi. Foto: Pemkab Malang
News

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Kamis, 16 Jul 2026
Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif
News

Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kamis, 16 Jul 2026
Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
kesehatan kulit

3 Tips Mudah Menjaga Kesehatan Kulit Selama Ramadan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.