MALANG, Tugumalang.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, menggelar Gebyar Sadar Pajak Tahap II untuk memberikan apresiasi pada warga yang taat membayar pajak.
Melalui pengundian kupon, mereka membagikan hadiah-hadiah menarik pada warga. Mulai dari laptop, sepeda motor, hingga mobil Toyota Calya.
Kegiatan ini digelar di Malang Creative Center, pada Minggu (29/12/2024) pukul 20.00. Selain pengundian hadiah, Gebyar Sadar Pajak Tahap II ini juga diramaikan dengan penampilan sinden Niken Salindry sebagai penutup.

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan mengatakan kegiatan ini tak hanya sebagai wujud apresiasi Pemerintah Kota Malang pada masyarakat. Melainkan juga untuk memberi semangat pada camat dan lurah dalam mendorong warganya membayar pajak tepat waktu.
Baca Juga: Bapenda Kota Malang Gandeng PT PLN (Persero) UP3 Malang untuk Tingkatkan Pelayanan dan PAD
“Kontribusi pajak dalam pendapatan asli daerah (PAD) sangat besar, yakni untuk pembangunan infrastruktur, memberikan pelayanan untuk masyarakat, dan beberapa bidang kesehatan, pendidikan. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata Iwan.

Dari 57 kelurahan yang ada di Kota Malang, lima di antaranya berhasil mencapai target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Lima kelurahan tersebut adalah Pisang Candi, Ketawanggede, Jodipan, Ciptomulyo, dan Purwodadi.
“Ada beberapa target yang harusnya dicapai dan kami berharap masih terus ditingkatkan. Dari 57 kelurahan, lima yang tepat waktu,” kata Iwan.
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto menambahkan, apresiasi ini tak hanya diberikan pada masyarakat Kota Malang.
Baca Juga: Capaian Pajak MBLB Rendah, Bapenda Kabupaten Malang Lakukan Evaluasi
Pihaknya juga memberikan apresiasi pada warga luar kota yang membayar pajak saat berkunjung ke hotel dan restoran di Kota Malang. Terbukti, ada satu warga Kabupaten Malang yang mendapatkan hadiah dari pengundian di Gebyar Sadar Pajak Tahap II.

“Pajak Daerah Lainnya bisa dari warga di luar Kota Malang. Dia makan, minum, dan menginap di hotel di kota malang. Bill-nya dikirim ke call center Bapenda Kota Malang dan ditukar dengan kupon undian,” jelas Handi.
Pajak daerah memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Malang. Sebagai wilayah perkotaan, PAD Kota Malang banyak bergantung pada pajak daerah.
Handi menyebut sebanyak 93 persen PAD Kota Malang berasal dari pajak daerah. PAD ini digunakan untuk pembangunan, universal health care (UHC), dan pelayanan masyarakat lainnya.
“Oleh karena itu, saya mengimbau masyarakat Kota Malang selalu tertib membayar pajak, karena pajak daerah ini dari masyarakat untuk masyarakat,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























