Minggu, Agustus 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Ironi Pendidikan Tinggi Nasional

Redaksi by Redaksi
Juni 7, 2025 9:15 am
in Catatan
Moh. Kholid, S.Pd. Foto/dok

Moh. Kholid, S.Pd. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Moh. Kholid, S.Pd*

Tugumalang.id – Di tanah air kami, negeri di mana sistem pendidikannya bisa disandingkan dengan plot Standup Komedi, kembali mencatatkan prestasi membanggakan: 1,01 juta lulusan perguruan tinggi menganggur pada 2025, sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7.465.599 pengangguran di Indonesia per Agustus 2024.

READ ALSO

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

11,28% di antaranya, atau 842.378 orang, merupakan ‘sarjana pengangguran’, yaitu lulusan D4, S1, S2, dan S3.

Bayangkan, setelah menghabiskan bertahun-tahun belajar tentang teori akademis dan cara membuat jurnal akademik yang isinya lebih banyak kutipan dari sumber-sumber umum daripada analisis orisinal, yang sebelumnya mereka tentunya disambut oleh jabat tangan Rektor lalu pada acara puncak formalitas itu mereka diberi selembar Kertas Bernama Ijazah, endingnya para sarjana ini disambut dengan jawaban dingin: “Terima kasih, kami akan hubungi jika ada lowongan.”

Baca Juga: 12 SD Islam Terbaik di Kota Malang 2025: Pilihan Unggul untuk Pendidikan Anak

Oh, tentu saja—lowongan itu pasti ada, mungkin hanya untuk mereka yang bisa joget sambil coding dalam bahasa Python atau JavaScript sambil menyanyi lagu kebangsaan mungkin sembari ngepel lantai juga.

Kementerian Pendidikan juga tak kalah kreatif. Alih-alih fokus membersihkan diri dari skandal korupsi pengadaan proyek—di mana anggaran sebesar Rp1,2 triliun raib tanpa jejak—mereka justru sibuk meluncurkan program pelatihan digitalisasi—dan berita terkininya adalah ternyata Program Digitalisasi Pendidikan di Kemendikbudristek 2019-2023 itu justru lebih fantastis angka Korupsinya, 9,9 triliun.

Padahal peserta program itu diajari cara menggunakan Google Form dan Zoom saja awalnya, rencana penyediaan fasilitas belajar peserta yang awalnya dicanangkan berupa satu set PC Windows bisa berbalik arah menjadi Chromebooks—ada aroma amis dan menyengat hidung dalam kasus ini.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Segera Beroperasi, Dosen UM: Pastikan Pendidikan Bisa Diakses Semua Kalangan

Sementara itu, kurikulum pendidikan tinggi kita yang berubah-ubah tidak menentu seperti daun tertiup angin yang lama-lama akan robek juga—tetap seperti daftar belanja nostalgis, lengkap dengan teori-teori kuno yang lebih cocok disimpan di museum ketimbang diajarkan di kelas.

“Hei, mahasiswa! Kamu harus adaptif!” —ya, kalau bisa adaptif (bergumam dalam hati), kalo tidak bisa? Bagaimana? mungkin kami bisa terbang ke bulan sambil bawa lamaran kerja di sana.

Dan untuk pemerintah yang gemar berpidato tentang “revolusi mental”: mari kita ucapkan terima kasih atas sindiran tak tersirat bahwa lulusan perguruan tinggi di negeri ini adalah bukti kegagalan struktural yang dibiarkan berakar.

“Kami butuh orang yang punya soft skill!” —oh, tentu saja! Kami para sarjana sudah terlatih dalam soft skill bernama “menahan lapar sambil menunggu panggilan kerja yang tak kunjung datang” Seperti kata pepatah, “Di balik kesulitan, ada peluang.”

Tapi mungkin, untuk kali ini, peluang itu hanya ada di iklan lowongan kerja, atau Job Fair yang kapan hari ricuh dan simpang siur itu—HRD nya bilang acara itu hanya Formalitas tapi Wamenaker menyatakan bahwa pernyataan HRD itu merupakan bentuk ketidakbertanggung-jawaban—yang penuh janji palsu—seperti janji kampanye yang hilang setelah pemilu usai.

Oh, dan jangan lupa, para sarjana ini tidak gagal. Mereka hanya terlalu cerdas untuk sistem yang lebih suka melahirkan birokrat daripada innovator—yang sibuk diajari cari relasi daripada mempertajam kompetensi.

Jadi, jika Anda masih percaya bahwa pendidikan adalah jalan menuju kesuksesan, mungkin Anda belum membaca berita hari ini. Atau, mungkin Anda salah satu dari mereka yang masih percaya bahwa “lowongan selalu ada, asal rela digaji UMR dan lembur sampai jam 10 malam.”

Selamat berjuang, calon pemimpin bangsa! (pengagguran merata dan meningkat jumlahnya karena dipelihara) Anda adalah masterpiece dari sebuah sistem yang lebih mirip zombie factory daripada tempat mencetak generasi emas (atau minimal dilapisi emas).

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Penulis adalah mahasiswa pasca sarjana Unisma sekaligus pengajar di STF Al Farabi Malang

Editor: Herlianto. A

Related Posts

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
SEKATEN
Catatan

SEKATEN

Selasa, 18 Agu 2026
Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU
Catatan

Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU

Jumat, 14 Agu 2026
Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita
Catatan

Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita

Senin, 10 Agu 2026
21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang
Catatan

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Dr. Ahmad Syaifudin, S.H., M.H

Hikmah Kurban, Menyembelih Sisi Banalitas Manusia

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.