Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Waspada! Tubuh Manusia Sudah Tercemar Mikroplastik

Redaksi by Redaksi
Juli 24, 2025 6:01 pm
in News
Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Hasil penelitian komunitas pecinta lingkungan yakni komunitas Marapaima dan Ecoton menyebut jika dalam tubuh manusia rata-rata sudah tercemar mikroplastik. Bahkan mikroplastik ini sudah tercampur dalam darah, urin dan amnion.

Penelitian ini disampaikan mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (Kesmas UM) yakni Amalia Putri Kurniawati, Marshanda Rachma Maulida dan Muhammad Alvin Alvianto.

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Perwakilan tim peneliti, Alfin menyebutkan jika dati hasil penelitian mereka menyebutkan dalam darah ditemukan 88 partikel dari 26 sampel (didominasi jenis fragmen). Lalu pada amnion sebanyak 107 partikel/ 11 sampel (didominasi jenis fiber) serta pada urin sebanyak 52 partikel/ 9 sampel (didominasi jenis fiber).

Baca Juga: Puluhan Anak Muda Turun ke Sungai Muharto Bersihkan Sampah

Ia menjelaskan bahwa sampel darah, urin dan amnion terkontaminasi PET (polietilena tereftalat) yang merupakan penyusun kemasan Air Minum. Padahal PET mampu menembus selaput darah-otak dan berimplikasi pada penurunan kognitif serta risiko demensia.

Faktanya, mikroplastik dapat masuk ke tubuh melalui udara, makanan, dan kulit dengan estimasi 53.700 partikel terhirup per orang per tahun dan berpotensi merusak sel, hormon bahkan dapat membahayakan janin.

”Krisis ini makin serius karena lebih dari 16.000 bahan kimia menyusun plastik, termasuk BPA yang bersifat toksik dan mengganggu hormon,” bebernya, Kamis (24/7/2025).

Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok
Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Alvin menjelaskan jika mikroplastik berdampak serius pada berbagai organ manusia. Di paru-paru, partikel ini dapat menumpuk akibat gravitasi, merusak epitel, memicu inflamasi dan meningkatkan risiko asma, bronkitis kronis, emfisema, hingga kanker paru.

Baca Juga: Sungai Brantas Tercemar Plastik, Pegiat Lingkungan di Kota Malang Gelar Aksi

Sementara pada sistem saraf pusat, jenis PE dan PET mampu menembus sawar darah-otak, menurunkan daya ingat dan konsentrasi, serta dikaitkan dengan demensia, depresi, dan kecemasan.

Dampak Negatif Mikroplastik ke Kualitas Sperma

Dampaknya juga berpengaruh dalam sistem reproduksi. Ia menyebut jika mikroplastik yang ditemukan di air mani, testis, cairan folikel, dan endometrium menurunkan kualitas sperma, mengganggu hormon FSH, dan membahayakan kesuburan serta perkembangan embrio.

”Selama 50 tahun terakhir, kualitas air mani pria global menurun, sementara mikroplastik juga merusak fungsi ovarium dan keseimbangan hormon,” kata dia.

Sementara, menurut tim lain dari mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang menambahkan bahwa mikroplastik terdeteksi dalam plasenta, urin, dan cairan ketuban, menimbulkan stres oksidatif, gangguan hormonal, dan kerusakan DNA janin.

Dalam saluran pencernaan, mikroplastik masuk lewat makanan dan menetap di usus, lambung, hati, serta pankreas, menyebabkan inflamasi, resistensi insulin, dan dikaitkan dengan kanker pankreas.

Di sistem kardiovaskular, mikroplastik menyebabkan peradangan, gangguan pembekuan, aritmia, apoptosis sel jantung, dan fibrosis, sehingga meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke.

Butuh Intervensi Serius Pemkot Malang

Lebih lanjut, di Kota Malang sendiri sebut dia juga berada di ambang krisis sampah plastik. Asumsinya, tiap hari kota ini memproduksi rata-rata 778,34 ton sampah, di mana plastik menyumbang 13,7 persen setara lebih dari 106 ton limbah plastik per hari yang terus menumpuk di TPA Supit Urang.

Namun upaya Pemerintah Kota selama ini hanya sebatas menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Malang No. 8/2021 tanpa dibarengi dengan langkah nyata seperti pengawasan ketat, insentif untuk pelaku usaha, atau sanksi bagi yang melanggar, sehingga sektor kafe dan UMKM masih bebas bergantung pada kemasan sekali pakai.

”Kurangnya efektivitas penanganan ini memperparah akumulasi sampah plastik, mengancam kebersihan dan kesehatan masyarakat dan menuntut perubahan kebijakan yang jauh lebih tegas dan komprehensif,” tegasnya.

Atas hasil penelitian itu, mereka menyerukan agar ada tindakan tegas dari seluruh pihak untuk menghentikan krisis mikroplastik yang kini telah ditemukan dalam darah, paru-paru, plasenta, hingga otak manusia. Mikroplastik bukan lagi sekadar persoalan lingkungan ini adalah darurat kesehatan publik global.

Pihaknya mendorong Pemerintah Kota Malang untuk mengganti surat edaran No. 8/2021 dengan regulasi pelarangan plastik sekali pakai, menerapkan sanksi bagi pelaku usaha yang masih menggunakan plastik sekali pakai, dan mendukung sistem isi ulang dan kebijakan berbasis kesehatan masyarakat.

Mereka juga mendorong pelaku usaha, kafe, dan UMKM untuk menghentikan penggunaan kemasan plastik sekali pakai terutama jenis plastik PET dan Polystyrene serta menggunakan kemasan ulang yang aman dan transparan bagi konsumen.

”Kami juga memgimbau masyarakat mulai beralih ke gaya hidup bebas plastik, mendorong sistem isi ulang, menolak produk berkemasan plastik berlebih,” dorongnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: dampak mikroplastikkota malangMikroplastikpenelitian mikroplastikregulasi sampah plastiksampah plastiktubuh manusia

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto/M Sholeh)

Wali Kota Malang Perluas Pengawasan Beras Oplosan di Seluruh Pasar dan Toko Ritel

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.