Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Waspada! Tubuh Manusia Sudah Tercemar Mikroplastik

Redaksi by Redaksi
Juli 24, 2025 6:01 pm
in News
Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Hasil penelitian komunitas pecinta lingkungan yakni komunitas Marapaima dan Ecoton menyebut jika dalam tubuh manusia rata-rata sudah tercemar mikroplastik. Bahkan mikroplastik ini sudah tercampur dalam darah, urin dan amnion.

Penelitian ini disampaikan mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (Kesmas UM) yakni Amalia Putri Kurniawati, Marshanda Rachma Maulida dan Muhammad Alvin Alvianto.

READ ALSO

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Perwakilan tim peneliti, Alfin menyebutkan jika dati hasil penelitian mereka menyebutkan dalam darah ditemukan 88 partikel dari 26 sampel (didominasi jenis fragmen). Lalu pada amnion sebanyak 107 partikel/ 11 sampel (didominasi jenis fiber) serta pada urin sebanyak 52 partikel/ 9 sampel (didominasi jenis fiber).

Baca Juga: Puluhan Anak Muda Turun ke Sungai Muharto Bersihkan Sampah

Ia menjelaskan bahwa sampel darah, urin dan amnion terkontaminasi PET (polietilena tereftalat) yang merupakan penyusun kemasan Air Minum. Padahal PET mampu menembus selaput darah-otak dan berimplikasi pada penurunan kognitif serta risiko demensia.

Faktanya, mikroplastik dapat masuk ke tubuh melalui udara, makanan, dan kulit dengan estimasi 53.700 partikel terhirup per orang per tahun dan berpotensi merusak sel, hormon bahkan dapat membahayakan janin.

”Krisis ini makin serius karena lebih dari 16.000 bahan kimia menyusun plastik, termasuk BPA yang bersifat toksik dan mengganggu hormon,” bebernya, Kamis (24/7/2025).

Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok
Aksi komunitas pecinta lingkungan atas bahaya cemaran mikroplastik dalam tubuh manusia. Foto: Dok

Alvin menjelaskan jika mikroplastik berdampak serius pada berbagai organ manusia. Di paru-paru, partikel ini dapat menumpuk akibat gravitasi, merusak epitel, memicu inflamasi dan meningkatkan risiko asma, bronkitis kronis, emfisema, hingga kanker paru.

Baca Juga: Sungai Brantas Tercemar Plastik, Pegiat Lingkungan di Kota Malang Gelar Aksi

Sementara pada sistem saraf pusat, jenis PE dan PET mampu menembus sawar darah-otak, menurunkan daya ingat dan konsentrasi, serta dikaitkan dengan demensia, depresi, dan kecemasan.

Dampak Negatif Mikroplastik ke Kualitas Sperma

Dampaknya juga berpengaruh dalam sistem reproduksi. Ia menyebut jika mikroplastik yang ditemukan di air mani, testis, cairan folikel, dan endometrium menurunkan kualitas sperma, mengganggu hormon FSH, dan membahayakan kesuburan serta perkembangan embrio.

”Selama 50 tahun terakhir, kualitas air mani pria global menurun, sementara mikroplastik juga merusak fungsi ovarium dan keseimbangan hormon,” kata dia.

Sementara, menurut tim lain dari mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang menambahkan bahwa mikroplastik terdeteksi dalam plasenta, urin, dan cairan ketuban, menimbulkan stres oksidatif, gangguan hormonal, dan kerusakan DNA janin.

Dalam saluran pencernaan, mikroplastik masuk lewat makanan dan menetap di usus, lambung, hati, serta pankreas, menyebabkan inflamasi, resistensi insulin, dan dikaitkan dengan kanker pankreas.

Di sistem kardiovaskular, mikroplastik menyebabkan peradangan, gangguan pembekuan, aritmia, apoptosis sel jantung, dan fibrosis, sehingga meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke.

Butuh Intervensi Serius Pemkot Malang

Lebih lanjut, di Kota Malang sendiri sebut dia juga berada di ambang krisis sampah plastik. Asumsinya, tiap hari kota ini memproduksi rata-rata 778,34 ton sampah, di mana plastik menyumbang 13,7 persen setara lebih dari 106 ton limbah plastik per hari yang terus menumpuk di TPA Supit Urang.

Namun upaya Pemerintah Kota selama ini hanya sebatas menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Malang No. 8/2021 tanpa dibarengi dengan langkah nyata seperti pengawasan ketat, insentif untuk pelaku usaha, atau sanksi bagi yang melanggar, sehingga sektor kafe dan UMKM masih bebas bergantung pada kemasan sekali pakai.

”Kurangnya efektivitas penanganan ini memperparah akumulasi sampah plastik, mengancam kebersihan dan kesehatan masyarakat dan menuntut perubahan kebijakan yang jauh lebih tegas dan komprehensif,” tegasnya.

Atas hasil penelitian itu, mereka menyerukan agar ada tindakan tegas dari seluruh pihak untuk menghentikan krisis mikroplastik yang kini telah ditemukan dalam darah, paru-paru, plasenta, hingga otak manusia. Mikroplastik bukan lagi sekadar persoalan lingkungan ini adalah darurat kesehatan publik global.

Pihaknya mendorong Pemerintah Kota Malang untuk mengganti surat edaran No. 8/2021 dengan regulasi pelarangan plastik sekali pakai, menerapkan sanksi bagi pelaku usaha yang masih menggunakan plastik sekali pakai, dan mendukung sistem isi ulang dan kebijakan berbasis kesehatan masyarakat.

Mereka juga mendorong pelaku usaha, kafe, dan UMKM untuk menghentikan penggunaan kemasan plastik sekali pakai terutama jenis plastik PET dan Polystyrene serta menggunakan kemasan ulang yang aman dan transparan bagi konsumen.

”Kami juga memgimbau masyarakat mulai beralih ke gaya hidup bebas plastik, mendorong sistem isi ulang, menolak produk berkemasan plastik berlebih,” dorongnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: dampak mikroplastikkota malangMikroplastikpenelitian mikroplastikregulasi sampah plastiksampah plastiktubuh manusia

Related Posts

Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Sabtu, 30 Mei 2026 dalam kondisi berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026
Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto/M Sholeh)

Wali Kota Malang Perluas Pengawasan Beras Oplosan di Seluruh Pasar dan Toko Ritel

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.