Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Tower Bersama Group Dukung Pelestarian Batik Lewat Rumah Batik TBIG di Pekalongan

Journalism Fellowship on CSR

Redaksi by Redaksi
April 20, 2025 3:43 pm
in News
Pelestarian batik

Anak-anak muda belajar membatik di Rumah Batik TBIG Pekalongan. Foto: Instagram Rumah Batik TBIG

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Pekalongan, Tugumalang.id – Pelestarian budaya tak cukup hanya mengandalkan segelintir orang. Butuh sinergi banyak pihak agar budaya Indonesia, seperti batik, bisa tetap hidup dan relevan. Menyadari hal ini, Tower Bersama Group (TBG) hadir melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mendirikan Rumah Batik Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG) dan Koperasi Bangun Bersama di Kota Pekalongan.

Program ini tak hanya fokus pada pelestarian budaya batik, tapi juga memperkuat ekonomi lokal. Masyarakat diberi pelatihan membatik sekaligus dukungan finansial agar bisa berkembang secara mandiri.

READ ALSO

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Head of CSR Department Tower Bersama Group, Fahmi Sutan Alatas mengatakan, CSR ini hadir melalui Rumah Batik TBIG dan Koperasi Bangun Bersama. Lewat rumah batik, TBG memberikan berbagai pelatihan untuk perajin batik. Sementara melalui koperasi, mereka bisa membantu permodalan serta layanan keuangan lainnya.

Baca juga: Batik Utik Mardiati, Narasi Cerita dalam Selembar Kain

“Batik adalah identitas bangsa kita. Tidak cukup hanya dipamerkan. Harus ada aksi nyata agar bisa diwariskan ke generasi berikutnya,” ujar Fahmi Sutan Alatas, Head of CSR Department Tower Bersama Group.

Regenerasi Pembatik Muda: Inovasi Pelatihan dari Rumah Batik TBIG

Hasil karya batik Pekalongan
Pelajar sekolah luar biasa menunjukkan hasil karya batik mereka. Foto: Rumah Batik TBIG

Melihat rendahnya minat anak muda terhadap dunia batik karena dianggap kurang menjanjikan secara ekonomi, TBG mengambil langkah berbeda. Di Rumah Batik TBIG, pelatihan tak hanya mengajarkan teknik tradisional membatik, tetapi juga keterampilan desain dan pengembangan produk yang modern.

Sasarannya adalah pelajar SMK dan generasi muda yang siap terjun ke dunia kerja. Mereka dibekali keahlian agar bisa bekerja di butik maupun membuka usaha sendiri. Program pelatihan ini dirancang singkat tapi berdampak, dengan durasi kurang dari satu tahun.

Setelah sembilan bulan pelatihan, peserta masuk tahap inkubasi: mereka diuji untuk menghasilkan produk batik dari berbagai segmen, mulai dari batik cepat jual (fast moving) hingga batik tulis premium. TBG juga terus mendampingi hingga produk-produk tersebut memenuhi standar pasar.

“Kami ingin generasi muda melihat batik bukan hanya sebagai budaya, tapi juga peluang ekonomi,” tambah Fahmi.

Koperasi Bangun Bersama: Solusi Ekonomi Mikro bagi Perajin Batik

Untuk mendukung keberlanjutan program, TBG juga membentuk Koperasi Bangun Bersama. Koperasi ini menawarkan skema pembiayaan mikro tanpa bunga bagi para perajin batik, sekaligus membantu distribusi produk mereka.

Salah satu masalah klasik yang dihadapi perajin batik adalah sistem pembayaran tertunda. Produk yang dititipkan ke toko baru dibayar beberapa bulan kemudian. Melalui koperasi ini, perajin bisa langsung menerima pembayaran dan memutar modal lebih cepat.

“Kami temukan distribusi batik masih banyak yang merugikan perajin. Koperasi ini hadir agar mereka bisa dapat pembayaran tunai dan lebih berdaya,” jelas Fahmi.

Koperasi Bangun Bersama juga berperan penting dalam:

  • Standarisasi produk batik

  • Penguatan sistem distribusi

  • Perlindungan usaha mikro agar tumbuh mandiri

Cerita Nyata: Dari Terminal ke Butik, dari SLB ke Galeri

Dampak positif program CSR TBG mulai terlihat. Salah satunya adalah kisah seorang tukang sapu terminal yang rutin ikut pelatihan, belajar desain batik lewat software, dan kini bekerja di butik ternama di Sidoarjo dengan gaji di atas UMK.

Baca juga: Accor Merayakan Warisan  Budaya Indonesia dengan KarnavALL Batik Indonesia

Tak berhenti di situ, TBIG juga menggandeng Sekolah Luar Biasa (SLB) di Pekalongan untuk melatih anak-anak difabel, termasuk teman Tuli dan tuna grahita, dalam seni membatik.

“Inilah kekuatan CSR: bukan hanya melestarikan budaya, tapi juga mengubah hidup dan memberdayakan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” tutup Fahmi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: Batikbatik pekalonganCorporate Social ResponsibilityCSRCSR Tower Bersama Groupekonomi mikro batikkoperasi bangun bersamakoperasi batikPelatihan Membatikpelestarian batikpengembangan UMKM batikrumah batik pekalonganrumah batik TBIGtower bersama group

Related Posts

42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat) berfoto bersama usai panen tebu bersama di Gondanglegi. Foto: Pemkab Malang
News

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Kamis, 16 Jul 2026
Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif
News

Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kamis, 16 Jul 2026
Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Halal bihalal IIBF Malang Raya

Silaturahmi & Bisnis di IIBF Malang Raya 2025

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.