MALANG, Tugumalang.id – TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-126 digelar di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang mulai Rabu (8/10/2025).
Selama satu bulan ke depan, TNI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan bersinergi melakukan pembangunan infrastruktur dan nonfisik di desa tersebut.
Dua program yang diunggulkan dalam kegiatan ini adalah pembangunan pipanisasi dan jalan usaha tani. Pembangunan ini bertujuan untuk pemerataan akses air bersih serta mempermudah akses petani ke sawah.
Baca Juga: Ngaku TNI Ditangkap Polisi, Bawa Kabur Motor Kenalan Facebook di Kota Batu
Untuk mendukung kegiatan ini, Pemkab Malang mengucurkan dana sebesar Rp1,7 miliar. Sementara TNI mengeluarkan dana sebesar Rp300 juta.

Dana tersebut digunakan untuk delapan kegiatan pembangunan infrastruktur dan 25 kegiatan pembangunan nonfisik. Pembangunan fisik yang dilakukan di TMMD ke-126 ini di antaranya:
1. Normalisasi saluran irigasi
2. Pemasangan kawat bronjong
3. Peningkatan saluran irigasi
4. Pembangunan drainase di dua titik
5. Pengaspalan jalan
6. Jalan rabat beton di dua titik
7. Pembangunan pipanisasi
8. Pembangunan jalan usaha tani.
Baca Juga: Ngaku TNI Ditangkap Polisi, Bawa Kabur Motor Kenalan Facebook di Kota Batu
Sementara pembangunan nonfisik terdiri dari 25 kegiatan yang terdiri dari sosialisasi, bimtek, pengobatan ternak, pemasangan rambu-rambu, pelatihan, penyuluhan, dan penyerahan bantuan pangan.
Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir mengatakan salah satu sasaran utama TMMD kali ini adalah pipanisasi sepanjang 2,5 kilometer. Melalui pembangunan pipanisasi, diharapkan air bersih bisa mengalir ke pemukiman warga secara merata.
“Selama ini aliran air (di Desa Lebakharjo) tidak terkontrol. Air dibiarkan mengalir begitu saja dan tidak terfokus ke tempat penampungan. Pipanisasi diperlukan agar (aliran air bersih) bisa tepat sasaran,” terang Kohir kepada awak media.
Program unggulan kedua adalah pembangunan jalan usaha tani untuk mempermudah pengangkutan bibit, pupuk, hingga hasil panen. Secara tidak langsung, pembangunan ini bisa membantu menyejahterakan petani.
“Pertanian adalah salah satu sektor utama di sini (Desa Lebakharjo). Melalui pembangunan jalan tani, diharapkan tak ada lagi petani yang kesulitan masuk ke sawah mereka,” ujar Kohir.
Desa Lebakharjo dipilih sebagai lokasi TMMD ke-126 karena terletak di ujung timur Kabupaten Malang. Desa ini berjarak sekitar 56 kilometer dari pusat Kabupaten Malang dan jalan yang dilalui menuju ke sana cukup curam.
“Kami mendahulukan desa yang ada di pinggiran. Sebelumnya TMMD dilaksanakan di Kecamatan Kasembon yang ada di ujung barat dan Kecamatan Donomulyo di ujung selatan,” ujar Bupati Malang, Sanusi.
Ia berharap, dengan adanya TMMD ini, masyarakat bisa termotivasi untuk turut serta membangun Kabupaten Malang. Sanusi pun mengapresiasi kegiatan TMMD yang ia nilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
“TMMD akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata, pengadaan air bersih, hingga sanitasi,” tutup Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A


















