Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Siswa Terlalu Sedikit, 26 SD Negeri di Kabupaten Malang Akan Dimerger

Redaksi by Redaksi
Februari 9, 2025 3:26 pm
in News
Kekurangan siswa sekolah dimerger

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak 26 SD Negeri di Kabupaten Malang akan dimerger atau digabung dengan sekolah lain karena memiliki jumlah siswa yang terlalu sedikit. Beberapa di antaranya hanya memiliki lima hingga enam siswa per kelas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, Suwadji mengatakan dalam satu kelas, semestinya ada minimal 28 siswa. Jumlah di bawah itu dianggap terlalu sedikit untuk sebuah SD Negeri.

READ ALSO

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

“Sebenarnya kalau SD itu satu kelasnya minimal ada 28 siswa. Yang kami merger rata-rata memiliki siswa di bawah 20 orang per kelas,” terang Suwadji beberapa waktu lalu. 

Baca Juga:  16 Sekolah di Kabupaten Malang Akan Dimerger

Sebanyak 26 SD Negeri yang akan dimerger tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Malang. Beberapa di antaranya ada di Kecamatan Kasembon, Pujon, Kalipare, Sumberpucung, Donomulyo, Bantur, Kepanjen, Poncokusumo, Lawang, dan Singosari. 

Kriteria lainnya yang membuat sebuah sekolah perlu dimerger adalah jaraknya berdekatan dengan sekolah lain. Jumlah guru yang terlalu sedikit juga menjadi pertimbangan. 

Tentunya, kondisi sekolah yang menjadi induk merger juga berpengaruh. Apabila jumlah siswa di sekolah induk tak maksimal, maka sekolah tersebut dianggap mampu menampung siswa dari sekolah lain.

Suwadji menegaskan, merger ini juga mempertimbangkan jarak antara rumah siswa dengan sekolah. Ia tak ingin siswa malas sekolah karena jarak sekolah terlalu jauh dari rumah mereka. 

“Kasihan kalau jauh, nanti nggak mau sekolah,” ujarnya. 

Gedung sekolah yang tidak terpakai nantinya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah desa setempat, asalkan gedung tersebut berdiri di atas tanah milik desa. Apabila gedung berdiri di tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, maka gedung yang tak terpakai akan menjadi aset Pemkab Malang. 

“Kalau tanahnya milik desa, nanti desa bisa mengajukan pemanfaatan gedung ke Pemkab Malang,” kata Suwadji.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: kabupaten malangmerger SD negerimerger sekolahSD negeri di Kabupaten Malang

Related Posts

42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat) berfoto bersama usai panen tebu bersama di Gondanglegi. Foto: Pemkab Malang
News

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Kamis, 16 Jul 2026
Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif
News

Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kamis, 16 Jul 2026
Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Pelecehan seksual

Ayah Pengasuh Ponpes di Kota Batu Dipolisikan, 2 Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.