Rabu, Agustus 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Ayah Pengasuh Ponpes di Kota Batu Dipolisikan, 2 Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Redaksi by Redaksi
Februari 9, 2025 6:03 pm
in Hukum & Kriminal
Pelecehan seksual

Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Polisi menegaskan masih terus memproses penyelidikan kasus pelecehan seksual yang terjadi di sebuah pondok pesantren di Kota Batu, Jawa Timur. Saat ini, polisi masih harus menunggu hasil visum sebelum lanjut ke penetapan tersangka.

Diketahui, dugaan kasus pelecehan seksual ini dilakukan ayah seorang pengasuh pondok pesantren di wilayah Desa Punten, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Terduga pelaku menyasar santri perempuan yang masih di bawah umur.

READ ALSO

Curi Motor di Kos, Pria 27 Tahun Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota

Warga Sumberbrantas Resah, Pencurian Kentang Berlangsung Dua Pekan

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo membenarkan terkait kasus tersebut sudah ada 2 korban yang melapor. Pasca laporan, polisi telah bergerak melakukan pendalaman hingga pengumpulan alat bukti.

”Iya korban yang melapor ada 2 orang. Sudah kami terima dan dalami,” kata Rudi, Minggu (9/2/2025).

Diketahui, pelecehan seksual ini terbongkar usai korban mengaku kepada orang tuanya mendapat pelecehan seksual di ponpes. Korban yang sudah tinggal di pondok selama 1,5 tahun kerap mendapat perlakuan tak senonoh dari pelaku saat mandi.

Baca Juga: Guru Ngaji di Singosari Diduga Lakukan Pelecehan Seksual 3 Santri Anak-anak

Para korban diduga dimandikan oleh terduga pelaku hingga kerap dipaksa memegang alat kelamin dengan ancaman dicubit. Luka-luka bekas cubitan ini yang membuat kasus ini mencuat, Kedua korban diketahui mulai mondok pada pertengahan 2024 lalu.

Pasca laporan, pihaknya hingga kini sudah meminta keterangan dari 8 orang saksi. Begitu juga, polisi sudah melakukan visum dan juga pemeriksaan psikiatri terhadap korban. “Hingga saat ini kami masih menunggu hasilnya,” kata Rudi.

Baca Juga: Terbukti Lecehkan Santri, Gus Tamyis Divonis 15 Tahun di PN Kepanjen

Selain itu, polisi juga sudah memanggil dan memeriksa terduga pelaku. ”Pelaku bukan bagian dari Ponpes, melainkan ayah dari pemilik Ponpes,” imbuhnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: kasus pelecehan seksual di Kota Batupelecehan seksualpondok pesantrenPonpes di Kota Batu

Related Posts

Curi Motor di Kos, Pria 27 Tahun Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota
Hukum & Kriminal

Curi Motor di Kos, Pria 27 Tahun Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota

Rabu, 5 Agu 2026
Warga Sumberbrantas Resah, Pencurian Kentang Berlangsung Dua Pekan
Hukum & Kriminal

Warga Sumberbrantas Resah, Pencurian Kentang Berlangsung Dua Pekan

Selasa, 4 Agu 2026
Itn Malang Lanjutkan Kerja Sama Dengan Pemkab Tts Hingga 2031 Fokus Tata Ruang Dan Pengembangan Sdm 1
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pengedar, Sita 96 Gram Sabu dan 132 Gram Ganja di Kepanjen

Selasa, 4 Agu 2026
Modus Pinjam Motor untuk Beli Makanan, Pria di Tajinan Bawa Kabur Kendaraan Temannya
Hukum & Kriminal

Modus Pinjam Motor untuk Beli Makanan, Pria di Tajinan Bawa Kabur Kendaraan Temannya

Senin, 3 Agu 2026
Ngamuk Tanpa Sebab, Pria ODGJ di Kota Batu Bacok Tetangganya hingga Luka Parah
Hukum & Kriminal

Ngamuk Tanpa Sebab, Pria ODGJ di Kota Batu Bacok Tetangganya hingga Luka Parah

Rabu, 29 Jul 2026
Modus Matikan CCTV, Pemuda di Wagir Curi Puluhan Peralatan Pancing
Hukum & Kriminal

Modus Matikan CCTV, Pemuda di Wagir Curi Puluhan Peralatan Pancing

Rabu, 29 Jul 2026
Next Post
anak autis

Berkaca dari Kasus Zayn Rayyan, PSLC Ajak Orang Tua di Indonesia Lebih Peka Terhadap Keamanan Anak Autis

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Tempat Piknik di Malang yang Sejuk dan Tenang untuk Liburan Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.