Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Serupa tapi Tak Sama, Kenali Perbedaan Anoreksia dan Bulimia

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2023 9:28 am
in Tugu Sehat
Ilustrasi (Foto/Freepik)

Ilustrasi (Foto/Freepik)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pada umumnya, gangguan makan berawal dari takutnya bertambah berat badan dan rasa tidak puas akan bentuk tubuh. Terdapat 2 jenis gangguan makan yang diketahui masyarakat secara luas, yaitu anoreksia nervosa dan bulimia nervosa.

Anoreksia dan bulimia sama-sama berupa gangguan makan, dan tidak jarang masyarakat tertukar antara satu dan lainnya. Meskipun serupa, namun kedua gangguan ini tak sama. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara anoreksia dan bulimia, beserta dengan penanganannya.

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Anoreksia

Anoreksia nervosa adalah gangguan perilaku makan dengan melakukan diet yang terlampau ketat. Gangguan ini ditandai dengan pembatasan asupan makanan secara ketat, munculnya rasa takut gemuk secara berlebihan, ketidakpuasan terhadap bentuk badan, dan pandangan negatif tentang berat badan.

Perilaku umum penderita anoreksia diantaranya yaitu dengan sengaja tidak makan, hanya mengonsumsi makanan rendah kalori, terus-terusan berbicara negatif tentang bentuk tubuhnya, menggunakan pakaian longgar untuk menyembunyikan bentuk tubuhnya, serta berolahraga secara berlebihan meskipun kurangnya asupan makanan.

Penderita anoreksia juga sering ditandai dengan menolak makan dengan terus-terusan memotong-motong makanannya menjadi kecil. Orang dengan gangguan anoreksia akan memiliki mood yang buruk dan mudah marah.

BACA JUGA: Jangan Konsumsi 5 Kombinasi Makanan Ini Secara Bersamaan

Sementara itu, gejala anoreksia pada tubuh dapat dilihat dari turunnya berat badan secara drastis sehingga jauh dari berat ideal atau tubuhnya terlampau kurus (underweight). Oleh karena itu, dapat menimbulkan gejala lain seperti amenore atau tidak mengalami periode menstruasi.

Tak hanya itu, karena sangat kurangnya asupan makanan, maka tulang akan menjadi keropos, otot mengecil, rapuhnya kuku dan rambut. Penderita akan merasa letih dan lesu setiap saat karena rendahnya tekanan darah serta kurangnya sel darah merah.

Bulimia

Berbeda dengan penderita anoreksia yang memiliki tubuh sangat kurus (underweight), penderita bulimia tidak selalu berbadan kurus. Umumnya penderita bulimia memiliki berat badan normal, bahkan tak jarang penderita memiliki berat badan berlebih yang kemudian berusaha mencegah terjadinya kenaikan berat badan dengan cara yang salah.

Penderita bulimia biasanya akan mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak, namun setelahnya diikuti dengan rasa bersalah atau menyesal. Gangguan makan yang dialami penderita bulimia biasanya terbagi menjadi dua tahap, yaitu binge eating dan purging (memuntahkah/mengeluarkan).

Binge eating adalah kebiasaan mengonsumsi makanan secara berlebihan atau dalam jumlah banyak sekaligus. Setelahnya, penderita bulimia akan melakukan tahap purging, yaitu dengan mengeluarkan makanan yang telah dikonsumsi secara paksa guna menghindari kenaikan berat badan, baik dengan memuntahkan kembali atau meminum obat tertentu guna merangsang sistem pencernaan untuk buang air besar.

Perilaku umum penderita bulimia diantaranya yaitu makan secara berlebihan dalam waktu singkat, menghindari makan bersama orang lain, bergegas ke kamar mandi tepat setelah makan, berolahraga secara berlebihan selepas makan, dan selalu mencemaskan berat badan.

Gejala yang dapat ditimbulkan dari perilaku penderita bulimia adalah timbulnya radang dan nyeri kerongkongan, adanya pembengkakan kelenjar air liur di sekitar rahang maupun leher, gigi rusak karena seringnya terpapar asam lambung, rapuhnya kuku dan kulit menjadi kering, mata merah serta dalam kondisi dehidrasi.

Selain penjelasan di atas, perbedaan penderita anoreksia dan bulimia dapat dilihat saat mereka berada di bawah tekanan. Penderita anoreksia menolak untuk makan saat merasa tertekan, sedangkan penderita bulimia justru akan makan berlebihan ketika menghadapi masalah atau sedang tertekan. Namun, setelahnya, penderita bulimia akan berusaha mengeluarkan kembali makanan yang dikonsumsinya.

Perbedaan anoreksia dengan bulimia begitu signifikan, tentu keduanya bukanlah jalan yang benar untuk menurunkan berat badan. Jika tidak ditangani dengan baik, bulimia dan anoreksia dapat meningkatkan risiko komplikasi serius.

Dengan demikian, jika Anda merasa diri Anda atau orang terdekat mempunyai gejala yang mengarah ke kedua gangguan makan ini, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada psikolog dan ahli gizi. Perawatan yang dianggap paling efektif untuk penderita anoreksia dan bulimia adalah menggabungkan prosedur psikoterapi dengan obat antidepresan. Tentu, harus ditambah dengan dukungan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Nurul Amelia Putri
editor: jatmiko

Tags: anoreksiabulimiagangguan makangangguan prilaku makan

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
7 Sambal Populer Khas Indonesia

7 Sambal Populer Khas Indonesia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.