Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Hari Buruh, Berkembang Berkat Kesadaran Buruh di Amerika Serikat dan di Indonesia Dimulai Sejak Era Kolonial Belanda

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2024 10:48 am
in News
Sejarah Hari Buruh yang ditetapkan setiap tanggal 1 Mei /Foto: pexels.com/ Kateryna Babaieva

Sejarah Hari Buruh yang ditetapkan setiap tanggal 1 Mei /Foto: pexels.com/ Kateryna Babaieva

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh dan menjadi hari libur nasional setiap tahunnya. Hari Buruh identik dengan aksi para buruh yang menuntut hak-hak kesejahteraan mereka sebagai pekerja.

Peringatan Hari Buruh pada tanggal 1 Mei diperingati oleh para buruh di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sejarah Hari Buruh atau May Day terjadi karena kesadaran buruh dalam menuntut hak-hak mereka sebagai pekerja.

READ ALSO

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dimulai sekitar tahun 1880-an di Amerika Serikat, gerakan serikat buruh di Negeri Paman Sam itu menuntut jam kerja selama delapan jam sehari. Sebelumnya waktu bekerja para buruh tidak diatur dengan jelas berapa lama waktu mereka harus bekerja dalam sehari.

Baca Juga: Kenapa Hari Buruh Harus Demo? Begini Sejarahnya

Merasa tereksploitasi oleh para pemilik modal, para buruh di Amerika Serikat kemudian membuat aksi menuntut waktu bekerja selama delapan jam dalam sehari.

Berikut ini Tugumalang.id telah merangkum sejarah perkembangan Hari Buruh di dunia dan juga di Indonesia hingga ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Sejarah Hari Buruh

Bermula dari tuntutan kaum buruh di Amerika Serikat perihal kejelasan waktu bekerja. Kemudian diiringi dengan peristiwa kerusuhan Haymarket pada tanggal 4 Mei 1886 di beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Para buruh melakukan aksi untuk mengakhiri dominasi kelas borjouis sebagai pemilik modal. Mereka menuntut jam kerja secara jelas dengan mempertimbangkan rasa kemanusiaan terhadap buruh. Kaum buruh menuntut jam bekerja selama delapan jam dalam sehari.

Baca Juga: Partai Buruh di Kota Batu Belum Terdaftar Peserta Pemilu 2024

Tetapi aksi buruh tersebut justru mendapat tindakan represif dari aparat keamanan setempat sehingga terjadilah peristiwa kerusuhan yang mengakibatkan banyaknya buruh meningal dunia dalam aksi tersebut.

Peristiwa Haymarket di Amerika Serikat itulah yang kemudian memantik kesadaran kaum buruh di seluruh penjuru dunia.

Sejarah Hari Buruh di Indonesia

Pergerakan kesadaran buruh di Indonesia dimulai pada tanggal 1 Mei 1918 oleh serikat buruh Kung Twang Hee. Kaum buruh mengkritik harga sewa tanah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda dirasa memberatkan para buruh dan tidak masuk akal.

Selain itu, para buruh harus bekerja dalam waktu yang lama dengan upah jauh dari kata layak. Kemudian selepas Indonesia merdeka, di era Kabinet Sjahrir saat Republik Indonesia menerapkan sistem pemerintahan parlementer.

Kabinet Sjahrir menaruh perhatian terhadap kaum buruh melalui Undang-Undang Nomor 12 tahun 1948 yang setiap tanggal 1 Mei mempersilahkan hak buruh untuk tidak bekerja atau libur.

Tetapi saat pemerintahan Soekarno berganti ke pemerintahan Soeharto atau Orde Baru, peringatan Hari Buruh di Indonesia dilarang karena dianggap identik dengan komunisme. Karena setelah terjadinya peristiwa G30S/PKI, ideologi komunis menjadi ideologi terlarang di Indonesia.

Hal itu sebagai bagian dari upaya Orde Baru membendung pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang ditetapkan sebagai partai terlarang di Indonesia.

Setelah pemerintahan Orde Baru tumbang melalui gerakan Reformasi 1998, Presiden Ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie meninjau kembali soal kebebasan berserikat bagi kaum buruh sesuai hasil konvensi ILO Nomor 81.

Di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tanggal 1 Mei ditetapkan pemerintah sebagai Hari Buruh sekaligus hari libur nasional.

Demikian informasi sejarah perkembangan Hari Buruh di dunia dan juga di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat!.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Amerika SerikatburuhHari buruhindonesiaSejarah Hari BuruhSejarah Hari Buruh di IndonesiaTanggal 1 Mei

Related Posts

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi
News

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Selasa, 1 Sep 2026
Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg
News

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Selasa, 1 Sep 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang
News

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang

Selasa, 1 Sep 2026
RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Paitun, lansia 92 tahun asal Bululawang yang akan berangkat haji. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Keinginan Beribadah Haji Terwujud, Lansia 92 Tahun Asal Bululawang Berangkat Sendiri ke Tanah Suci

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.