MALANG, Tugumalang.id – Polda Jawa Timur menyetujui pembentukan Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satres PPA dan PPO) di Polres Malang. Awalnya, kasus anak, perempuan, dan perdagangan orang ditangani Satreskrim Polres Malang.
Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pambudi meresmikan gedung yang akan menjadi kantor Satres PPA dan PPO Polres Malang, Senin (8/12/2025). Gedung ini berada di sisi utara Mapolres Malang, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen.
Baca Juga: Tiket Pertandingan Arema FC vs Persija Terjual 10 Ribu Lembar, Polres Malang Kerahkan 1.515 Personel
Satres PPA dan PPO akan memiliki tiga unit, yaitu unit perempuan dan kaum rentan, unit anak, dan unit tindak pidana perdagangan orang. Satuan ini juga akan menangani kasus-kasus berbasis informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang melibatkan perempuan.

Polres Malang adalah salah satu dari enam polres di Jawa Timur yang memiliki Satres PPA dan PPO. Sementara Polda Jatim telah memiliki Ditektorat PPA dan PPO.
Danang mengatakan, pembangunan gedung untuk Satres PPA dan PPO ini merupakan komitmen Polres Malang untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam penegakan hukum.
Baca Juga: Polres Malang Ungkap Kasus Pencurian Honda HR-V di Jabung, Ditemukan di Sampang dalam Dua Hari
“Bangunan sudah kami siapkan, nanti operasionalnya nunggu pejabat dari Polda Jatim,” kata Danang.
Ia memastikan, Satres PPA dan PPO akan bersinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan instansi lainnya.
“Yang jelas kami perlu kerja sama dengan berbagai pihak untuk memininalisir jumlah anak-anak yang berhadapan dengan hukum, masalah KDRT, dan kekerasan terhadap perempuan,” kata Danang.
Pada kesempatan ini, Polres Malang juga membagikan 20 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Fungsi Reserse Polri.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























