Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Bedah 2 Buku, Tanya Jawab Logika dan Tentang Ateisme 

Redaksi by Redaksi
Desember 11, 2025 6:50 pm
in Jelajah Pesantren Malang Raya
Penerjemah buku foto bersama pasca acara di Pesantren Luhur Baitul Hikmah. Foto: Muhammad Jazuli.

Penerjemah buku foto bersama pasca acara di Pesantren Luhur Baitul Hikmah. Foto: Muhammad Jazuli.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Kabupaten Malang menggelar dua bedah buku yaitu Belajar Ilmu Mantik karya Syekh Yasin Al Fadani dan Agama, Sains dan Ateisme karya Sayyid Munir Al Khabbaz pada Selasa (9/12/2025) di musala pesantren.

Buku pertama diterjemahkan oleh M. Iqbalul Muid sementara buku kedua diterjemahkan oleh Ach Khoiron Nafis. Keduanya sekaligus sebagai pembicara dalam acara tersebut. Adapun pembandingnya yaitu Herlianto. A, salah satu pengajar di STF Al Farabi Malang.

READ ALSO

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Baca Juga: Bedah Kitab Idhotun Nasyiin, Santri Pesantren Luhur Baitul Hikmah Hadirkan Nasihat untuk Para Pemuda 

Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan ulang tahun Pesantren Luhur Baitul Hikmah yang ke-14. Pada puncak acaranya nanti tanggal 14 Desember 2025 dengan menghadirkan Fahruddin Faiz sebagai pembicara.

M. Iqbalul Muid menjelaskan buku Belajar Ilmu Mantik diterjemahan dari Risalah Fi Al-Manthiq. Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, itu memaparkan pentingnya ilmu mantik dalam proses belajar santri. “Buku ini hadir untuk mengantarkan para santri mendalami keilmuan, khususnya Ilmu mantik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa buku ini disusun untuk menjawab kebutuhan santri pemula dalam belajar logika. Buku ini dikemas dalam format tanya jawab,  supaya pembacanya cepat memahami isinya.

Sementara itu, Ach. Khoiron Nafis mengatakan buku Agama, Sains dan Ateisme, diterjemahkan dari Ad-din Baina Ma‘thiyat Al-‘Ilm Wa Itsarat Al-Ilhad.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru Islam, Pesantren Luhur Baitul Hikmah Gelar Khitanan Massal

Sosok penerjemah literatur teologi dan filsafat itu mengemukakan alasan pemilihan tersebut. “Buku ini dipilih karena menyesuaikan tema ulang tahun Pesantren Luhur Baitul Hikmah, yakni Syiar, Syair dan Sains,” jelasnya.

Ia juga memaparkan salah satu bahasan penting dalam buku tersebut mengenai pertanyaan apakah Tuhan sama dengan mitologi.

“Berpikir dari akibat menuju sebab adalah cara berpikir intuitif manusia. Ketika kita melihat alam dan bertanya apakah ada yang menciptakan, itu bagian dari fitrah. Maka Tuhan tidak sama dengan mitologi, karena mitologi tidak memberi dampak signifikan dalam hidup,” tuturnya.

Ia menambahkan, konsep kausalitas merupakan fitrah manusia. Bahkan orang yang menolak kausalitas tetap menggunakan kausalitas.

Sebagai pembanding, Herlianto A menyoroti perkembangan argumen ateisme dari klasik hingga modern. “Dulu ateisme bertumpu pada argumen etika, sedangkan era modern memakai argumen saintifik untuk menolak keberadaan Tuhan,” paparnya.

Ia kemudian memberikan ilustrasi konsep kausalitas melalui eksperimen sederhana menggunakan rokok.

“Menurut teolog, rokok bisa saja tidak terbakar meskipun dibakar. Menurut filsuf, pasti terbakar. Menurut teolog yang mempelajari filsafat atau sains, api belum tentu membakar jika syaratnya tidak terpenuhi, misalnya rokok basah,” jelasnya.

Ia juga menyentil humor khas pesantren yang membuat peserta tertawa. “Jawaban santri berbeda lagi. Mereka bilang, masalahnya bukan itu, masalahnya adalah rokok yang mau dibakar itu tidak ada,” kata dia.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab sekaligus penegasan komitmen Pesantren Luhur Baitul Hikmah dalam memperkuat tradisi ilmiah dan memperluas wawasan keislaman di kalangan santri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari refleksi perjalanan pesantren selama 14 tahun dalam mengembangkan kajian pemikiran Islam yang komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (magang)

Editor: Jatmiko

Tags: AteismeBedah BukuHUT ke-14pemikiran modernPesantren Luhur Baitul Hikmahsains

Related Posts

Sambut Hari Raya Idul Adha, ada beberapa keutamaan dan manfaat berkurban bagi umat Muslim. /Foto: Pinterest/Renee Terheggen.
Jelajah Pesantren Malang Raya

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

Jumat, 22 Mei 2026
6 amalan di bulan Syawal yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim untuk menambah rasa keimanan dan juga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. /Foto: Pinterest/Aulia Najwa
Jelajah Pesantren Malang Raya

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Minggu, 22 Mar 2026
Ulang tahun Pesantren Luhur Baitul Hikmah yang ke-14. Hadir Kang Maman (kiri), Ach Dhofir Zuhry (tengah) dan Fahruddin Faiz (Kanan). Foto/Jazuli
Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Buku dan Filsafat

Rabu, 17 Des 2025
Bahtsul Masail LBM Syuriah PWNU Jawa Timur di Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar. Foto/dok
Jelajah Pesantren Malang Raya

Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar Diisi Bahtsul Masail Syuriah PWNU Jawa Timur

Rabu, 19 Nov 2025
Ilustrasi kurikulum pesantren. Foto/dok. galeri PPSAD
Jelajah Pesantren Malang Raya

Struktur dan Jenjang Kurikulum Madrasah Diniyah di Pesantren

Rabu, 12 Nov 2025
Menu ikonik di galeri pondok pesantren Darurrohman. Foto/Sabrina Rb
Jelajah Pesantren Malang Raya

25 Menu Ikonik di Kantin Pesantren

Rabu, 12 Nov 2025
Next Post
Insiden mobil MBG tabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara, polisi temukan fakta adanya kelalaian sopir pengganti. /Foto: Tangkapan layar X @republikplus62

Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Jakarta, Polisi Temukan Fakta Kelalaian Sopir Pengganti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.