Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Jelajah Pesantren Malang Raya

Struktur dan Jenjang Kurikulum Madrasah Diniyah di Pesantren

Redaksi by Redaksi
November 12, 2025 1:36 pm
in Jelajah Pesantren Malang Raya
Ilustrasi kurikulum pesantren. Foto/dok. galeri PPSAD

Ilustrasi kurikulum pesantren. Foto/dok. galeri PPSAD

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di tengah tuntutan pendidikan modern, pondok pesantren masih menjadi salah satu alternatif belajar yang terus melakukan penyesuaian, terutama untuk pendidikan agama.

Salah satunya Pondok Pesantren Sentono Agung Darurrohman (PPSAD) yang teguh menjadikan pendidikan agama sebagai pilar utama.

READ ALSO

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Struktur pendidikan formal di PPSAD ditopang oleh kurikulum Madrasah Diniyah (Madin) yang berjenjang, dirancang untuk memastikan santri menguasai ilmu nahwu, shorof hingga fikih secara matang dan bertahap.

Baca Juga: Profil Pemilik Trans7 Chairul Tanjung Usai Konten Viral Expose Uncensored yang Dianggap Lecehkan Pondok Pesantren

Kurikulum ini terbagi dalam tiga tingkatan utama, ditambah satu program khusus, yang menjamin lulusan memiliki fondasi keilmuan agama yang kuat dan terstruktur.

Keunikan kurikulum PSAD terletak pada sistem berjenjang yang disiplin dan penyertaan program khusus yang menjadi pembeda, menciptakan lulusan yang siap menjadi ahli agama sekaligus kader ulama di masyarakat.

Jenjang Pendidikan dan Program Khusus

Kurikulum Madrasah Diniyah PSAD disusun untuk memandu santri dari tingkat dasar hingga penguasaan kitab-kitab induk:

1. Madrasah Tingkat I’dadiyah (2 Tahun)

I’dadiyah merupakan jenjang pra-dasar yang berfungsi sebagai masa persiapan (matrikulasi), ditempuh selama dua tahun.

Tingkat ini bertujuan menyamakan kemampuan dasar santri dan membangun fondasi yang kokoh dalam empat pilar keilmuan pesantren:

• Ilmu Alat dan Bahasa: Santri wajib menguasai dasar nahwu melalui Jurumiyah Nadzom dan Qoidah Natsar, serta belajar Pegon dan Imla’ sebagai modal membaca kitab gundul.

• Fikih Dasar Praktis: Fokus pada praktik ibadah sehari-hari melalui kitab Fasholatan dan Safinatus Sholah.

• Akhlak dan Adab: Penanaman etika dilakukan melalui Akhlaq, Alala (tentang adab mencari ilmu), dan Ngudi Susilo (usaha mencari perilaku baik).

• Pondasi Agama: Dipelajari Aqidatul Awam (dasar aqidah), Hidayatus Shibyan (dasar ilmu tajwid), Tarikh Nabi, Ro’sun Sirah (ringkasan sejarah), Alquran, dan Muhafadzoh (hafalan-hafalan penting).

Tingkat I’dadiyah ini adalah “pabrik” pembentukan karakter dasar, memastikan setiap santri memiliki kompetensi minimal yang seragam sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Baca Juga: Dinkes Kota Batu Bangun Kemandirian Kesehatan di 5 Pondok Pesantren

2. Madrasah Tingkat Ibtidaiyah (6 Tahun)

Ibtidaiyah adalah jenjang inti pendidikan Diniyah di PSAD, ditempuh selama enam tahun. Pada tingkat ini, santri mulai mendalami kitab-kitab kuning menengah dan lanjutan. Kurikulum dipecah menjadi lima klaster keilmuan utama:

• Fikih dan Hadis (Syariah): Fokus pada hukum praktis dan dalilnya melalui Bulughul Marom, Arbain an Nawawi, Fath al Qorib, Sullamut Taufiq, serta kajian khusus Uyunul Masail lin Nisa’.

• Ilmu Alat (Nahwu & Shorof) Tingkat Menengah: Penguasaan analisis struktur kalimat dan perubahan kata melalui Al Imrithi, Alfiyah Ibnu Malik (dasar), Al Ajurumiyah, Qowaidus Shorfiyah, Amtsilatut Tashrifiyah, dan Al I’lal.

• Akidah, Akhlak, dan Adab: Pembahasan fondasi keimanan diperkuat melalui Jawahirul Kalamiyah dan Matan Ibrohim Al Bajuri. Penanaman moralitas difokuskan melalui Tahliyah, Taisirul Kholaq, dan Washoya.

• Pendukung Keilmuan: Meliputi Tuhfatul Athfal (Tajwid), Nazhmul Mathlab, Fathul Mubin, Tarikh Nabi, dan materi umum seperti Pedoman Ke-NUan dan Administrasi & Organisasi. Kurikulum yang padat ini memastikan lulusan Ibtidaiyah memiliki bekal ilmu alat yang mumpuni untuk membaca kitab gundul dan pemahaman fikih yang komprehensif.

3. Madrasah Tingkat Tsanawiyah (3 Tahun)

Setelah menyelesaikan Ibtidaiyah, santri melanjutkan ke jenjang Tsanawiyah selama tiga tahun. Tingkat ini adalah puncak pendalaman keilmuan yang fokus pada metodologi dan kitab-kitab mutawwalat (lanjutan):

• Fikih Lanjutan: Fokus pada kitab fikih induk seperti Fathul Muin, didukung oleh Bulughul Marom dan Uddatul Faridl (Ilmu Waris).

• Ilmu Alat Tingkat Ahli: Penguasaan Nahwu Shorof mencapai puncaknya melalui kajian Alfiyah Ibnu Malik secara penuh, didukung Qowaidul I’rob.

• Metodologi dan Logika: Santri dibekali metodologi berfikir hukum melalui Waroqot (Usul Fikih) dan dilatih logika melalui Sulamul Munawwaroq (Ilmu Mantiq) serta Baiquniyah (Ilmu Hadis).

• Adab dan Praktik: Dibahas Ta’limul Muta’alim (Adab mencari ilmu) dan Jauharul Maknun (Balaghah). Jenjang ini diakhiri dengan praktik wajib Muhafadzoh dan Qiroatul Kutub. Jenjang Tsanawiyah ini menghasilkan lulusan yang siap menjadi mutafaqqih fiddin (ahli dalam ilmu agama) dan mampu berdiskusi keilmuan.

4. Program Khusus: Al-Robithoh (Pendalaman & Spesialisasi)

Al-Robithoh adalah program khusus di luar jenjang formal, diperuntukkan bagi santri-santri pilihan dan senior. Program ini menjadi ciri khas PSAD yang memastikan lulusannya mencapai tingkat spesialisasi ilmu dan kedalaman spiritual.

• Fikih Spesialisasi: Pendalaman hukum fikih mazhab Syafi’i melalui kitab-kitab besar seperti Iqna’ dan Fathul Muin. Kajian ini melatih santri untuk melakukan ijtihad kecil dan muqorranah (perbandingan).

• Tasawuf dan Akhlak: Penguatan spiritualitas dilakukan melalui karya agung Ihya’ Ulumuddin dan Minhajul Abidin karya Imam Al-Ghazali. Kitab-kitab ini berfungsi sebagai penyeimbang, memastikan ilmu fikih yang dipelajari disertai dengan penyucian jiwa (tazkiyatun nufus).

Al-Robithoh menjadi jenjang pamungkas yang menghasilkan kader ulama yang menguasai teori, memiliki kedalaman batin, dan menjaga tali ikatan sanad keilmuan yang kuat.

Struktur kurikulum Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Sentono Agung Darurrohman, yang membagi pendidikan ke dalam jenjang I’dadiyah, Ibtidaiyah, dan Tsanawiyah selama total 11 tahun, adalah bukti komitmen pesantren dalam menyediakan pendidikan agama yang bertahap, mendalam, dan terstruktur.

Ditambah dengan program khusus Al-Robithoh yang fokus pada Tasawuf dan Fikih mutawwalat, PSAD berhasil mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu alat, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan siap menjadi penerus tradisi keilmuan di masyarakat.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Sabrina Rb (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: i'dadiyahibtidaiyahkurikulum pesantrenmadrasah diniyahPesantrensentono agung darurrohmantsanawiyah

Related Posts

Sambut Hari Raya Idul Adha, ada beberapa keutamaan dan manfaat berkurban bagi umat Muslim. /Foto: Pinterest/Renee Terheggen.
Jelajah Pesantren Malang Raya

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

Jumat, 22 Mei 2026
6 amalan di bulan Syawal yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim untuk menambah rasa keimanan dan juga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. /Foto: Pinterest/Aulia Najwa
Jelajah Pesantren Malang Raya

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Minggu, 22 Mar 2026
Ulang tahun Pesantren Luhur Baitul Hikmah yang ke-14. Hadir Kang Maman (kiri), Ach Dhofir Zuhry (tengah) dan Fahruddin Faiz (Kanan). Foto/Jazuli
Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Buku dan Filsafat

Rabu, 17 Des 2025
Penerjemah buku foto bersama pasca acara di Pesantren Luhur Baitul Hikmah. Foto: Muhammad Jazuli.
Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Bedah 2 Buku, Tanya Jawab Logika dan Tentang Ateisme 

Kamis, 11 Des 2025
Bahtsul Masail LBM Syuriah PWNU Jawa Timur di Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar. Foto/dok
Jelajah Pesantren Malang Raya

Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar Diisi Bahtsul Masail Syuriah PWNU Jawa Timur

Rabu, 19 Nov 2025
Menu ikonik di galeri pondok pesantren Darurrohman. Foto/Sabrina Rb
Jelajah Pesantren Malang Raya

25 Menu Ikonik di Kantin Pesantren

Rabu, 12 Nov 2025
Next Post
Atria Hotel Malang

The Wait is Almost Over: Atria Hotel Malang Siap Sambut Era Baru “Consciously Javanese”

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.