MALANG, Tugumalang.id – Bulan Syawal tidak hanya menghadirkan kegembiraan dalam suasana Idul Fitri, tetapi juga menyambung keberkahan bagi umat Muslim setelah menjadi ibadah puasa Ramadan sebulan penuh.
Setelah beribadah dengan khusyuk selama bulan Ramadan yang penuh ampunan dan pengampunan dosa. Umat Muslim dapat meneruskan momentum di bulan Ramadan dengan melaksanakan amalan-amalan di bulan Syawal.
Amalan ini dianjurkan bagi umat Muslim dan diyakini melipatgandakan pahala serta menambah rasa keimanan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Amalan Sunnah di Bulan Syawal yang Membawa Berkah dan Pahala
Bagi umat Muslim, Syawal bukan hanya perayaan Idul Fitri, tapi juga kesempatan emas melanjutkan ketaatan kepada Allah SWT. Hal ini sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW yang menekankan keutamaan di bulan ini.
Berikut ini 6 amalan yang bisa dikerjakan umat Muslim di bulan Syawal yang tidak hanya menambah keimanan tetapi juga diyakini memberi keberkahan.
Amalan Bulan Syawal
1. Puasa Sunnah 6 Hari Syawal
Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal, dilakukan setelah hari pertama Idul Fitri. Diyakini setiap umat Muslim yang mengerjakan puasa sunnah di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh.
Amalan ini bisa dilakukan berturut-turut atau terpisah, menjaga kesehatan pencernaan pasca Lebaran dan menjadi syukur atas nikmat Ramadan.
Hal ini sebagai anjuran Rasulullah SAW dalam Hadits Riwayat (HR) Ahmad tentang pahala melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal.
Baca Juga: 5 Tradisi Syawalan di Indonesia yang Kamu Harus Tahu! Ada Grebeg Syawal
“Barang siapa berpuasa Ramadan, maka pahala satu bulan Ramadan itu (dilipatkan sama) dengan puasa sepuluh bulan, dan berpuasa enam hari sesudah Idul Fitri (dilipatgandakan sepuluh menjadi enam puluh), maka semuanya (Ramadan dan enam hari bulan Syawal) adalah genap satu tahun” (HR Ahmad).
2. Menyambung Silaturahmi
Saling memaafkan dan berbagi cerita Idul Fitri bisa memperkuat hubungan persaudaraan dan bulan Syawal ini, menjadi momentum yang tepat untuk kita menjalin dan mempererat silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan kerabat lainnya.
Keutamaan menyambung silaturahmi tidak hanya memperluas rezeki, tetapi juga memperpanjang umur.
3. I’tikaf
Amalan Syawal yang dianjurkan adalah I’tikaf yang bisa dikerjakan di bulan Syawal bagi siapapun yang tidak sempat atau berhalangan mengerjakannya di bulan Ramadan.
I’tikaf menjadi ikhtiar bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT. Selain itu, dengan mendirikan salat wajib maupun sunnah, membaca Al-Quran, berzikir, dan lain sebagainya.
4. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa sunnah ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Hijriyah, termasuk di bulan Syawal. Dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 13, 14, dan 15 Syawal.
Dalam riwayat Bukhari yang berasal dari Abdullah bin Amr bin Al Ash RA disebutkan salah satu keutamaan dari puasa Ayyamul Bidh adalah seperti berpuasa sepanjang tahun.
5. Bersedekah
Amalan berikutnya yang dapat dikerjakan di bulan Syawal adalah bersedekah. Memang bersedekah kepada sesama dianjurkan dan dapat dikerjakan sepanjang waktu, namun di bulan Syawal menjadi lebih istimewa karena sebagai tanda umat Muslim istiqomah walaupun berlalunya bulan Ramadan.
6. Memperbanyak Zikir dan Istighfar
Salah satu amalan di bulan Syawal yang dapat dilakukan dengan mudah adalah zikir dan istighfar. Kedua amalan ini membersihkan hati dan menjaga koneksi spiritual yang mungkin mulai menurun setelah Ramadan.
Umat Muslim dapat meluangkan waktu selama beberapa menit untuk membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, Tahlil, dan Istighfar. Amalan ini diyakini dapat menenangkan pikiran, menyucikan jiwa, dan memperkuat keikhlasan.
Demikian 6 amalan di bulan Syawal yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim untuk menambah rasa keimanan dan juga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























