Monday, July 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Redaksi by Redaksi
March 15, 2026 11:43 am
in Uncategorized
BMKG dan BRIN memperkirakan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. /Foto: Pinterest/Bob M. Guthrie.

BMKG dan BRIN memperkirakan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. /Foto: Pinterest/Bob M. Guthrie.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

JAKARTA, Tugumalang.id – Umat Islam di Indonesia sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri 2026 di tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah. Namun untuk penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah, masih menunggu hasil Sidang Isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama RI pada Kamis, 19 Maret 2026 mendatang.

Mengenai kapan jatuhnya awal bulan Syawal tahun ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki prediksinya masing-masing.

READ ALSO

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Melansir dari laman resmi BMKG, prediksi posisi hilal untuk menentukan awal Lebaran dapat diamati pada 19 Maret 2026. Informasi perkiraan posisi hilal dapat dilihat oleh masyarakat melalui dokumen Informasi Prakiraan Hilal saat Matahari Terbenam Tanggal 19 Maret 2026 Penentu Awal Bulan Syawal 1447 Hijriah, yang dapat diunduh di website resmi BMKG.

Sementara BRIN memperkirakan Idul Fitri 2026 kemungkinan akan jatuh pada tanggal 21 Maret 2026. Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomi terkait dengan posisi hilal.

Berikut ini informasi singkat mengenai prediksi jatuhnya 1 Syawal 1447 atau Idul Fitri 2026 versi BMKG dan juga BRIN.

Prediksi 1 Syawal Versi BMKG

Dalam keterangan resminya, BMKG menyampaikan data pengamatan hilal sebagai dasar dari menentukan kapan 1 Syawal. BMKG memperkirakan bahwa posisi hilal pada hari Kamis, 19 Maret 2026 mendatang masih belum memenuhi kriteria MABIMS, yakni forum yang berisi Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Kemungkinan ketinggian hilal saat matahari terbenam diperkirakan antara 0,91 derajat di Merauke, Papua hingga 3,13 derajat di Sabang, Aceh.

Baca juga: Pelaku Usaha Kue Kering di Kota Malang Ful Senyum Jelang Idul Fitri 2026

Dari data tersebut disebutkan bahwa elongasi geosentris saat matahari terbenam diperkirakan berada di rentang 4,54 derajat di Waris, Papua hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.

BMKG juga mengingatkan tentang kemungkinan adanya objek astronomi yang bisa berpotensi mengganggu pengamatan hilal. Dalam proses rukyat, pengamat perlu mempertimbangkan adanya potensi munculnya planet atau bintang terang yang berdekatan dengan bulan, kondisi bisa berpotensi disalah artikan sebagai hilal.

Jika mengacu pada kriteria MABIMS, BMKG memperkirakan kemungkinan hilal belum terlihat pada Kamis, 19 Maret 2026. Apabila kondisi ini benar-benar terjadi, maka Idul Fitri 2026 diperkirakan akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi 1 Syawal Versi BRIN

Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa perkiraan 1 Syawal 1447 Hijriah atau di tahun 2026 ini kemungkinan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Hal ini didasarkan pada posisi hilal pada Kamis, 19 Maret 2026 saat dilaksanakan pemantauan hilal dan Sidang Isbat, kemungkinan masih belum memenuhi kriteria MABIMS.

Seperti diketahui MABIMS memiliki kriteria dalam menentukan awal bulan Hijriah, baik itu Ramadan maupun Syawal yang didasarkan pada visibilitas hilal dengan tinggi minimal 3 derajat disertai sudut elongasi minimal 6,4 derajat.

“Pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka 1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026,” kata Thomas dilansir dari keterangan resmi BRIN, Minggu (15/3/2026).

Berbeda dengan Muhammadiyah

Merujuk pada prediksi BMKG dan BRIN, maka Idul Fitri 2026 diprediksi berbeda antara pemerintah dengan Muhammadiyah. Salah satu ormas keagamaan terbesar di Indonesia ini telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.

Thomas menjelaskan bahwa perbedaan penetapan 1 Syawal antara pemerintah dan Muhammadiyah berdasarkan metode yang digunakan. Muhammadiyah menggunakan metode hisab yang berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) merujuk pada sistem global yang dikembangkan di Turki.

Sementara pemerintah akan menetapkan 1 Syawal melalui keputusan Sidang Isbat yang akan digelar Kementerian Agama RI pada Kamis, 19 Maret 2026.

Lebih lanjut, Thomas menyebut penyebab utama perbedaan awal Ramadan, Syawal, maupun Dzulhijjah di Indonesia, bukan semata karena perbedaan metode hisab dan rukyat. Melainkan karena adanya perbedaan kriteria yang digunakan.

“Penggunaan KHGT yang secara resmi akan dimulai 1447 (Hijriah) berpotensi makin sering terjadi perbedaan awal Ramadan, Syawal, atau Idul Fitri,” jelasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: 1 Syawal 1447 HijriahBMKGBRINidul fitriIdul Fitri 2026Muhammadiyah

Related Posts

Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Thursday, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Tuesday, 9 Jun 2026
Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Sunday, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Thursday, 9 Apr 2026
Cheongsam brand lokal
Gaya Hidup

4 Rekomendasi Cheongsam Brand Lokal Bergaya Oriental dan Modest untuk Lebaran 2026

Thursday, 26 Feb 2026
Cuaca kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Februari 2026: Waspada Potensi Hujan Petir!

Sunday, 15 Feb 2026
Next Post
Koni Kabupaten Malang

Darmadi Resmi Dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Malang 2026-2028

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.