Tugumalang.id – Momen Ramadan 2026 membawa berkah bagi para pelaku usaha kue kering di Kota Malang. Mereka ful senyum. Pasalnya, pesanan terus berdatangan menjelang momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.
Salah satu yang merasakan berkah tersebut adalah Hajar Marieta, pemilik usaha kue kering Sweet Treats di Blimbing, Kota Malang yang kembali aktif berjualan setelah sempat vakum selama dua tahun. Ramadan tahun ini menjadi momentum kebangkitan usahanya.
Marieta mengaku tak menyangka antusiasme pelanggan tetap tinggi meski usahanya sempat berhenti cukup lama. Banyak pelanggan lama kembali memesan, bahkan diikuti pelanggan baru yang mengetahui produknya dari rekomendasi teman.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Malang Raya Hari Sabtu 14 Maret 2026 dan Keutamaan Hari ke-23 Puasa Ramadan
“Alhamdulillah tahun ini ramai. Kami kan sudah buka dari 6 tahun yang lalu, cuma sempat vakum 2 tahun kemarin. Tahun ini buka lagi, antusiasnya teman teman sama pelanggan yang dulu itu masih bagus,” ucapnya, Sabtu (14/3/2026).

Sejak awal Ramadan hingga pertengahan bulan ini, ia sudah memproduksi ratusan toples kue kering ukuran 600 mililiter. Hampir setiap hari ia bersama tim kecilnya sibuk menyiapkan pesanan yang terus berdatangan.
Mayoritas pesanan datang dari wilayah Malang Raya. Namun, beberapa pelanggan juga memesan dari luar kota dan meminta pengiriman melalui jasa ekspedisi.
“Kebanyakan di sekitar Malang Raya. Cuman ada juga pesanan yang sudah kirim ke Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, Tangerang. Jadi kami kirim kue lewat kargo,” ujarnya.
Baca Juga: GP Ansor Kota Malang Gelar Pondok Ramadan di Sekolah, Kenalkan Islam Moderat
Marieta memproduksi berbagai jenis varian kue kering. Mulai dari nastar, kastengel, sagu keju, putri salju hingga choco chip. Kue jenis sagu keju dengan tekstur unik menjadi produk yang paling banyak diburu.
“Yang paling best seller itu sagu keju. Bedanya, kalau sagu biasa kan nggak pakai keju dan teksturnya lebih berat atau nyeretin. Kalau sagu keju ini dimakan lumer dan lekat rasa kejunya,” kata dia.
Soal harga, Marieta mematok harga kuenya di kisaran Rp 40-60 ribu per toples ukuran 600 mililiter. Ia mengakui bahwa saat ini sejumlah bahan pokok sedang merangkak naik, tapi ia tetap berupaya memberikan harga yang kompetitif bagi pelanggannya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























