Sabtu, Agustus 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Belajar Kepemimpinan dari Coach Fahmi: Pemimpin Berkarakter Fondasi Bangsa yang Tangguh

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Juli 15, 2026 8:50 am
in Insight
Coach Fahmi berbagi pandangan tentang kepemimpinan berkarakter sebagai fondasi bangsa yang tangguh. /Foto: Dok.

Coach Fahmi berbagi pandangan tentang kepemimpinan berkarakter sebagai fondasi bangsa yang tangguh. /Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Advokat sekaligus konsultan hukum yang selama ini berkutat pada dunia bisnis dan leadership coach, Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, S.H, M.M, Advokat atau yang kerap disapa Coach Fahmi memberikan pandangannya tentang kepemimpinan.

Lewat catatan kecil yang penuh makna, Coach Fahmi menyebut dunia usaha menjadi ruang latihan pertama bagi kepemimpinan bangsa.

READ ALSO

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Ia menceritakan seorang pemilik usaha di sebuah kota kecil yang ada di Jawa Timur. Pengusaha tersebut duduk termenung di depan mesin jahit yang berhenti berputar.

Masalahnya ada pada pesanan yang menurun drastis, tiga karyawan terbaiknya baru saja mengundurkan diri dan dia dihadapkan pada situasi tak tahu harus memulai dari mana.

Baca Juga: Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Persoalannya bukanlah pada kualitas produk. Namun ia belum pernah belajar cara memimpin, baik dirinya sendiri maupun tim yang kian mengecil.

“Kisah semacam ini terjadi ribuan kali setiap tahun di berbagai penjuru Indonesia. Bedanya bukan pada peluang usaha, melainkan pada kesiapan orang di baliknya untuk memimpin,” kata Coach Fahmi.

Belajar Kepemimpinan dari Coach Fahmi: Pemimpin Berkarakter Fondasi Bangsa yang Tangguh“Di titik inilah kepemimpinan berkarakter menjadi persoalan yang jauh lebih besar daripada sekadar urusan manajemen kantor,” imbuhnya.

Kepemimpinan Berkarakter yang Mulai Terkikis

Dalam pengamatannya, Coach Fahmi menilai banyak pelaku usaha, terutama pengusaha muda hari ini menguasai keterampilan teknis dengan baik.

Mereka paham strategi pemasaran digital, mampu membaca laporan keuangan, dan cepat mengikuti tren pasar. Namun, saat tekanan datang, sebagian dari mereka justru goyah.

Bukan karena kurang pintar, melainkan pengusaha muda belum terbiasa memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Coach Fahmi mengidentifikasi beberapa tanda krisis kepemimpinan berkarakter cukup mudah dikenali di lapangan, antara lain:

· Mudah menyalahkan keadaan ketika target tidak mencapai;

· Berubah arah setiap kali muncul tren atau metode baru;

· Sulit menerima masukan dari tim atau mitra kerja;

· Tidak konsisten antara apa yang diucapkan dan apa yang dilakukan;

· Menghindari keputusan sulit demi menjaga kenyamanan sesaat.

Pola semacam ini menurut Coach Fahmi tidak hanya merugikan suatu perusahaan. Apabila diabaikan, pola seperti ini akan menyebar dan membentuk budaya kerja yang rapuh di banyak tempat sekaligus.

“Bangsa yang kuat tidak lahir dari kebijakan di atas kertas semata, melainkan dari jutaan pemimpin kecil yang berani bertanggung jawab atas usahanya sendiri,” ujar Alumni TOT LEMHANNAS RI ini.

Kepemimpinan Berkarakter dan Masa Depan Bangsa

Melihat problem ini, Coach Fahmi menyampaikan bahwa sejarah bangsa ini sebenarnya sudah berkali-kali membuktikan pola yang sama. Para pendiri republik bukan sekadar ahli pidato.

Baca Juga: Coach Dr Fahmi Dorong Adanya Daya Tumbuh untuk Berdaya Saing di Open House Gemilang

Mereka lebih dulu melatih diri menahan lapar, menahan ego, dan menahan godaan jalan pintas, jauh sebelum akhirnya dipercaya memimpin orang banyak.

Prinsip serupa berlaku di skala yang lebih kecil hari ini, di ruko, di bengkel, dan di rumah produksi rumahan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Usaha kecil dan menengah menopang sebagian besar perekonomian Indonesia.

Jutaan keluarga menggantungkan hidup dari warung, bengkel, konveksi, dan usaha rumahan yang dijalankan tanpa gelar manajemen apapun.

Ketika pemimpin di level ini memiliki karakter yang kokoh, dampaknya menjalar jauh melampaui neraca laba rugi. Karyawan bekerja dengan lebih tenang, keluarga mereka hidup lebih stabil, dan komunitas di sekitarnya ikut bertumbuh.

Sebaliknya, ketika kepemimpinan berkarakter absen, kerapuhan itu menjalar ke banyak arah sekaligus, mulai dari keluarga yang kehilangan sumber nafkah hingga generasi muda yang kehilangan panutan tentang cara bekerja dan integritas.

“Membangun karakter pemimpin bukan sekadar agenda pelatihan korporat. Ini adalah bagian dari upaya menjaga fondasi bangsa tetap kokoh dari akar rumput,” ungkap Coach Fahmi.

Membangun Kepemimpinan dari Meja Kerja Sehari-Hari

Karakter kepemimpinan bagi Coach Fahmi tidak tumbuh dari seminar sekali jalan. Karakter ini tumbuh dari kebiasaan kecil yang diulang setiap hari.

Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk membangun kepemimpinan dari meja kerja melalui menetapkan tujuan yang jelas dan bisa diukur setiap tiga bulan, melatih disiplin pribadi terlebih dahulu, sebelum menuntut disiplin dari tim, mengevaluasi keputusan dari proses yang dijalani, bukan hanya hasil sesaat.

Kemudian membuka ruang bagi kritik tanpa merasa terancam dan menepati komitmen kecil secara konsisten, karena kepercayaan dibangun dari hal-hal sederhana.

Kebiasaan-kebiasaan yang terdengar sederhana, tetapi jika dilakukan dengan sungguh-sungguh disitulah letak tantangannya, karena konsistensi jauh lebih sulit dijaga daripada sekadar dipahami.

Belajar dan Bertumbuh Bersama

Selama lebih dari tiga dekade menekuni dunia pendidikan dan bisnis, Coach Fahmi meyakini satu hal yang tidak pernah berubah bahwa kepemimpinan yang kokoh selalu dimulai dari keberanian memimpin diri sendiri.

Keyakinan inilah yang menjadi dasar lahirnya Grounded Business Coaching (GBC). Program yang menjadi rumah belajar bagi business owner, direktur, dan calon pemimpin usaha di seluruh Indonesia.

Program yang berlangsung selama lima hari ini, mulai 14-18 Juli 2026 ini tidak hanya membahas strategi eksekusi bisnis, tetapi juga membangun fondasi karakter melalui pembahasan seputar disiplin, ketangguhan, dan pola pikir bertumbuh.

Bagi pelaku usaha yang ingin memperkuat fondasi ini secara lebih terarah, ruang belajar semacam ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk berproses bersama pelaku usaha lain dari berbagai daerah, sekaligus memperluas jejaring dan sudut pandang.

Membangun Kepemimpinan Berkarakter

Coach Fahmi menyampaikan kepemimpinan berkarakter tidak dimulai dari jabatan atau gelar. Ia dimulai dari keputusan kecil yang diambil setiap hari, di meja kerja yang sederhana, oleh orang-orang yang memilih bertanggung jawab meski tidak ada yang mengawasi.

Semakin banyak pemimpin semacam ini tumbuh di berbagai daerah, semakin kokoh pula fondasi bangsa yang mereka topang.

“Perubahan besar jarang dimulai dari panggung yang megah. Perubahan besar lebih sering dimulai dari satu orang yang memutuskan untuk berhenti menyalahkan keadaan dan mulai membenahi dirinya sendiri lebih dulu,” ungkapnya.

Dari sanalah pengaruh itu menyebar, dari satu meja kerja ke meja kerja yang lain. Lalu, dari satu keluarga ke keluarga lain, hingga akhirnya membentuk wajah bangsa secara keseluruhan.

Tentang Penulis

Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, S.H, M.M, Advokat yang akrab disapa Coach Fahmi berkat pemikiran dan kontribusinya dalam kemajuan bangsa mendapatkan sejumlah penghargaan dalam beberapa waktu terakhir.

Penghargaan tersebut antara lain Penerima Anugerah Insan Pancasila tahun 2024 oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Penerima Penghargaan Inspiring of The Year 2024 dari Anugerah TIMES Indonesia.

Kemudian alumni TOT Lemhannas RI Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan ke-38 tahun 2026.

Sosok Coach Fahmi juga dikenal aktif sebagai Advokat PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia), Business Coach, dan Leadership Coach.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: bisnisCatatan Coach FahmiCoach FahmiImam Muhajirin ElfahmiKepemimpinanPelaku Usaha

Related Posts

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah
Insight

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah

Kamis, 6 Agu 2026
Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai
Insight

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Senin, 3 Agu 2026
Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri
Insight

Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri

Jumat, 31 Jul 2026
Coach Fahmi ungkap tantangan UMKM Indonesia dalam menghadapi tantangan arus digital. /Foto: Dok.
Insight

Menembus Arus Digital: Pandangan Coach Fahmi tentang Masa Depan dan Challenge Pelaku UMKM Indonesia

Rabu, 29 Jul 2026
Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis
Insight

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis

Selasa, 21 Jul 2026
Coach1
Insight

Pelatihan GBC Coach Dr Fahmi Tuntas, Peserta Nilai Materinya Setara Pascasarjana

Minggu, 19 Jul 2026
Next Post
Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol Siap Ulangi Memori Manis 16 Tahun Lalu

Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol Siap Ulangi Memori Manis 16 Tahun Lalu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.