Jumat, Agustus 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Juli 6, 2026 5:57 pm
in News
Coach Fahmi

Pandangan Coach Fahmi tentang arah dan tantangan bangsa menghadapi ketidakpastian geopolitik global menuju momentum 100 tahun Indonesia Merdeka. /Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Tokoh nasional yang juga Advokat dan Ahli Hukum Tata Negara Staf Khusus Anggota DPD/MPR RI, Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, S.H, M.M, Advokat atau yang kerap disapa Coach Fahmi memberikan pandangannya tentang tantangan Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Ia melihat Indonesia sedang berada pada salah satu titik paling menentukan dalam perjalanan sejarahnya.

READ ALSO

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois

Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida

Menjelang momentum 100 tahun Indonesia Merdeka pada tahun 2045, Coach Fahmi melihat arah bangsa tengah berada pada salah satu titik paling krusial dalam perjalanan sejarah bangsa ini.

“Setelah melewati perjalanan panjang sebagai sebuah bangsa merdeka, kita kini menghadapi pertanyaan yang jauh lebih besar daripada sekadar bagaimana melanjutkan pembangunan. Pertanyaannya adalah Indonesia seperti apa yang ingin kita wariskan kepada generasi berikutnya?,” ujarnya.

Menurutnya kebesaran Indonesia bukan semata-mata terletak pada luas wilayah, jumlah penduduk, kekayaan sumber daya alam, atau posisi geografis yang strategis. Dalam pandangannya, Coach Fahmi menilai kebesaran sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuannya mengelola seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan nasional yang memberikan kemakmuran, keadilan, dan martabat bagi rakyatnya.

“Karena itu, momentum menuju 100 tahun Indonesia Merdeka, seharusnya menjadi kesempatan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk tidak sekadar merayakan keberhasilan pembangunan. Kita juga harus berani mengevaluasi perjalanan bangsa,” beber pria asal Malang, Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, ada beberapa problem yang masih menjadi pertanyaan dalam arah perjalanan bangsa. Tentang sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah diwujudkan, apakah kekayaan alam telah memberikan kemakmuran bagi rakyat?, apakah pendidikan telah memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa?, pembangunan yang berkeadilan, mewujudkan ekonomi yang semakin mandiri, dan apakah Indonesia mampu menentukan masa depannya sendiri?

Sederet pertanyaan itulah yang bagi Coach Fahmi harus diselesaikan dalam arah pembangunan bangsa yang mewujudkan kehidupan lebih makmur menuju 100 tahun Indonesia Merdeka.

Baca juga: Coach Fahmi Latih Ratusan Agen Samira Travel untuk Membangun Kepemimpinan Tangguh Agar Siap Scale Up Business

Indonesia Emas Tidak Boleh Berhenti Menjadi Slogan

Dalam beberapa waktu terakhir, slogan Indonesia Emas terus digaungkan dan memberi harapan besar akan terwujudnya kehidupan yang lebih sejahtera, tepat di 100 tahun Indonesia Merdeka.

Namun, Coach Fahmi mengingatkan bahwa Indonesia Emas tidak boleh berhenti menjadi slogan besar tetapi tanpa ukuran keberhasilan yang nyata.

“Perjalanan panjang sebuah bangsa seharusnya menjadi kesempatan untuk bersama-sama melihat siapa kita, sudah sejauh mana kita berjalan, dan Indonesia seperti apa yang akan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.

“Saya memandang semangat para pendiri bangsa bukan hanya tentang keberanian membebaskan Indonesia dari penjajahan. Kemerdekaan juga mengandung keberanian untuk membangun sebuah negara yang berdaulat, mandiri, adil, makmur, serta mampu menentukan masa depannya sendiri,” sambung Coach Fahmi.

Ia berpendapat bahwa setiap generasi memiliki tantangan kebangsaannya masing-masing. Generasi sebelum kemerdekaan menghadapi tantangan untuk membebaskan bangsa dari penjajahan.

Berlanjut ke generasi setelah kemerdekaan menghadapi tantangan mempertahankan kedaulatan dan membangun negara. Sementara generasi Indonesia hari ini menghadapi tantangan yang berbeda, yakni persaingan ekonomi, perubahan geopolitik, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, ketahanan pangan dan energi, perubahan iklim, perebutan sumber daya strategis, hingga persaingan kualitas sumber daya manusia.

Coach Fahmi
Coach Fahmi ketika menyampaikan materi dan memberikan pendampingan kepada peserta Grounde Business Coaching (GBC). /Foto: Dok.

Pandangan ini bagi Coach Fahmi sejalan dengan teori kekuatan nasional yang dikemukakan dan dikembangkan oleh Hans J Morgenthau dalam Politics Amomg Nations. Dijelaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh faktor geografis dan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan industri, kualitas penduduk, karakter dan moral nasional, kualitas pemerintahan, serta diplomasi.

Artinya, potensi besar tidak dengan sendirinya menjadikan sebuah bangsa kuat. Kekuatan lahir ketika seluruh potensi tersebut mampu dikelola dan diarahkan untuk memperjuangkan kepentingan nasional. Dalam konteks itulah perjalanan Indonesia menuju 2045 menjadi sangat penting.

“Indonesia tidak cukup hanya memiliki wilayah yang luas. Tidak cukup memiliki penduduk yang besar, tidak cukup memiliki sumber daya alam yang melimpah dan tidak cukup hanya bangga menjadi sebuah bangsa besar. Kita harus mampu mengubah seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan nyata,” terangnya.

Baca juga: Coach Dr Fahmi Dorong Adanya Daya Tumbuh untuk Berdaya Saing di Open House Gemilang

Geopolitik dan Geostrategi

Menghadapi tantangan bangsa di tengah situasi geopolitik yang penuh ketidakpastian. Coach Fahmi memberikan pandangannya tentang perlunya memahami Geopolitik dan Geostrategi.

Berbicara tentang Geopolitik akan membahas tentang posisi sebuah bangsa di dunia, sementara Geostrategi berbicara tentang bagaimana bangsa tersebut menggunakan seluruh kekuatannya untuk mencapai cita-cita nasional.

Di sinilah, Coach Fahmi menyebut Pancasila adalah jawaban dari tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini.

“Ketahanan nasional berbicara tentang kemampuan bangsa untuk tetap kokoh menghadapi setiap perubahan dan ancaman. Sedangkan Pancasila memberikan jawaban tentang untuk siapa seluruh kekuatan itu harus digunakan,” papar Coach Fahmi.

Menurutnya, Indonesia tidak harus menjadi bangsa yang paling ditakuti dunia. Indonesia harus menjadi bangsa yang dihormati dunia. Bukan karena Indonesia mampu mendominasi bangsa lain, tetapi karena bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri.

“Indonesia harus menjadi bangsa yang dihormati dunia karena mampu menjaga persatuan dalam keberagaman, membangun kekuatan ekonomi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, melahirkan inovasi, memperkuat ketahanan nasional, serta memastikan setiap kemajuan tetap berjalan di atas nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Pertanyaan terbesar bagi Indonesia bukan lagi apakah bangsa ini memiliki potensi untuk menjadi negara besar. Potensi inilah yang telah dimiliki Indonesia menghadapi tantangan apakah negara telah mampu mengelola seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan nasional.

Sebab, bagi Coach Fahmi masa depan besar sebuah bangsa bukan hadiah yang akan datang dengan sendirinya. Tetapi masa depan harus direncanakan, diperjuangkan, dikerjakan, dijaga, dan bisa diwariskan.

Dari bangsa yang memiliki potensi besar menjadi bangsa yang memiliki kekuatan besar. Dari bangsa yang memiliki kekuatan besar menjadi bangsa yang diperhitungkan. Dari bangsa yang diperhitungkan menjadi bangsa yang ikut menentukan arah peradaban dunia.

Tentang Penulis

Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, S.H, M.M, Advokat yang akrab disapa Coach Fahmi berkat pemikiran dan kontribusinya dalam kemajuan bangsa mendapatkan sejumlah penghargaan dalam beberapa waktu terakhir.

Penghargaan tersebut antara lain Penerima Anugerah Insan Pancasila tahun 2024 oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Penerima Penghargaan Inspiring of The Year 2024 dari Anugerah TIMES Indonesia.

Kemudian alumni TOT Lemhannas RI Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan ke-38 tahun 2026.

Sosok Coach Fahmi juga dikenal aktif sebagai Advokat PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia), Business Coach, dan Leadership Coach.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Coach Fahmigeopolitik globalImam Muhajirin ElfahmiIndonesia EmasMenuju 100 Tahun Indonesia MerdekaTantangan 100 Tahun Indonesia Merdeka

Related Posts

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois
News

Aremania Kecewa Mural Ikonik Malang The Glory Land Hilang Ditimpa Mural Festival Mbois

Kamis, 20 Agu 2026
Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida
News

Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida

Kamis, 20 Agu 2026
87ca54f8 3f18 4ea0 A5ed 138a49d6d4b4
News

Cek Eling, Inovasi Jemput Bola Puskesmas Junrejo Tekan Angka Kematian Penyakit Jantung

Kamis, 20 Agu 2026
Jelajah Gunung Kawi Malang, Ini 3 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi
News

Jelajah Gunung Kawi Malang, Ini 3 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi

Kamis, 20 Agu 2026
Kabupaten Malang Dapat 80 Ton Benih Bawang Putih
News

Kabupaten Malang Dapat Bantuan 80 Ton Benih Bawang Putih

Rabu, 19 Agu 2026
Wisata Bromo Kembali Dibuka Mulai 20 Agustus
News

Wisata Bromo Kembali Dibuka Mulai 20 Agustus

Rabu, 19 Agu 2026
Next Post
Pemkot Malang terkati jabatan.

Pengisian 9 Jabatan Strategis Pemkot Malang Tunggu Jadwal Wali Kota

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.