Senin, Oktober 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Cahaya Islam dari Gubuk Klakah

Irham Thoriq by Irham Thoriq
Oktober 5, 2026 10:51 am
in News
Cahaya Islam dari Gubuk Klakah

Abuya KH Nurhasanuddin (tengah) saat berada di rumah H. M Nasichin, pemilik toko oleh-oleh Lancar Jaya, Kota Malang. Foto: irham thoriq

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tahun ini saya tidak jadi ke Haul Solo. Namun, saya mencoba tidak sepenuhnya absen. Habis subuh tadi, sambil ngopi, saya mengikuti live maulid Haul Solo.

Puluhan ribu orang hadir. Sebagaimana tahun lalu, saat saya hadir di Haul Solo untuk kedua kalinya, puluhan ribu orang memadati lokasi. Bahkan, untuk bisa berada di Mushala Raudhah, tempat utama pembacaan maulid, harus sudah berada di mushala tersebut sekitar pukul 12 malam.

READ ALSO

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Padahal, acara maulid baru dimulai habis subuh. Alhamdulillah, tahun lalu saya bisa berada di mushala dan menyaksikan ulama kaliber dunia secara langsung: Habib Umar bin Hafidz dari Yaman. Santri-santri beliau banyak yang menjadi ulama berpengaruh di Indonesia. Salah satunya almarhum Habib Munzir, pendiri Majelis Rasulullah yang sangat berpengaruh di Jakarta.

Baca juga: Isra-Mi’raj dan Paradigma Keilmuan Islam

Tadi pagi, setelah mengikuti live, saya dan beberapa teman hadir di Maulid Akbar di Pondok Pesantren Darussa’adah Al Islamy di Gubuk Klakah, Poncokusumo, asuhan Abuya KH Nurhasanuddin, ulama yang cukup kondang di Malang Raya.

Pesantren ini menarik karena berada di ketinggian sehingga hawanya sejuk. Santrinya juga banyak, lebih dari seribu santri. Ada lima kampus atau lima area yang semuanya berada di Gubuk Klakah, sebuah daerah yang tidak jauh dari Gunung Bromo.

Saya hadir, salah satunya, pada acara tadi yang juga memperingati wafatnya pengarang Simtud Duror, Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al Habsyi. Kiai Nurhasanuddin sudah mendapatkan izin dari keluarga Habib Ali untuk melaksanakan haul.

“Sehingga, yang berhalangan tidak hadir ke Haul Solo, bisa hadir ke majelis ini,” kata KH Nurhasanuddin dalam sambutannya.

KH Nurhasanuddin termasuk orang yang berhasil dalam berdakwah. Dia mulai berdakwah pada 1991 di daerah tersebut.

“Jangan bayangkan dulu seperti saat ini, naik Reborn dan ada lima kampus. Dulu untuk makan saja susah. Sering diajak tetangga makan,” katanya dalam sambutan tadi siang.

Pernah, suatu ketika, dia ingin menyerah berdakwah di pedalaman tersebut.

“Saya mau dakwah ke kota saja, Ustaz,” katanya, menirukan apa yang disampaikan kepada Habib Alwi bin Salim Alaydrus, gurunya yang meminta KH Nurhasanuddin berdakwah ke Gubuk Klakah.

“Wah jangan, barusan kamu saya unggul-unggulkan kok malah mau menyerah, jangan kamu tetap berdakwah di Gubuk Klakah, dari ketinggian nanti cahayamu menyinari hingga ke bawah,” jawab sang guru.

Beliau mengurungkan rencananya itu. Dengan asam garam yang dilalui, beliau tetap berdakwah. Benar saja, setelah 35 tahun, pesantrennya sangat maju dengan ribuan santri.

Sebagaimana pesan sang guru pada 35 tahun silam, dari ketinggian Gubuk Klakah, KH Nurhasanuddin memberi pancaran dakwahnya hingga ke bawah atau ke Kota Malang.

“Ini mungkin yang dimaksud guru saya, saya punya banyak rutinan di Kota Malang, namun tetap mengembangkan pesantren ini di ketinggian yang dingin ini,” imbuhnya.

Dakwah yang Menyebar hingga ke Luar Daerah

Selain itu, banyak alumninya yang mendirikan pesantren dan majelis. Saat ini ada 19 cabang Pondok Pesantren Darussa’adah. Ada yang di Malaysia dan tadi juga ikut ceramah.

“Beliau ini baru mendapatkan sumbangan dari aghniya di Malaysia untuk mengembangkan pesantrennya, 1 juta ringgit atau sekitar 4 miliar, alhamdulillah, alhamdulillah,” kata KH Nurhasanuddin.

Meski terbilang sukses, beliau cukup rendah hati.

“Semua itu berkat khidmah kepada guru, kalau saya tidak punya apa-apa,” kata beliau suatu ketika.

Guru beliau selain Habib Alwi bin Salim Alaydrus, juga Al-Ustadz ’Abdullah ’Awadz Abdun, pendiri Pesantren Darut Tauhid yang berada di samping UIN Malang, dan Abuya As Sayyid Muhammad bin Maliki Al Hasani.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Irham Thoriq (Mahasiswa Magister Psikologi UIN Malang dan Founder Tugu Media Group).

redaktur: jatmiko

 

Tags: DakwahGubuk KlakahHabib Alwihaul soloKH NurhasanuddinmalangMaulid AkbarponcokusumoPondok Pesantren Darussa’adahSimtud Duror

Related Posts

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2
News

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

Minggu, 4 Okt 2026
25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang
News

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Minggu, 4 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu
News

Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu

Minggu, 4 Okt 2026
Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan
News

Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan

Sabtu, 3 Okt 2026
Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif
News

Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif

Sabtu, 3 Okt 2026
Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti
News

Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI

Wujudkan Duta Moderasi Beragama, PSIMB UIN Malang Gandeng Pusbangkom MKMB Kemenag RI

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.