Tugumalang.id – Kota Malang, Jawa Timur membuktikan diri terus melahirkan talenta-talenta baru. Salah satunya ialah Hillda Naura Ashilah. Di usia belia yang baru 18 tahun, ia tak hanya kuliah, tapi juga memantapkan langkahnya sebagai Women’s Youth Preneur dengan membuka usaha kuliner di bidang bakery & pastry.
Bersama adiknya, Hana yang masih duduk di bangku kelas 5 SD, mereka resmi membuka gerai perdananya bernama Hillda + Hana by Sosial Palace yang berlokasi di Jalan Danau Tondano Blok BF, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: DPRD Kota Malang Kecam Pengusaha yang Tutup Saluran Irigasi Kadalpang untuk Kepentingan Bisnis Pribadi
Peresmian bakery & pastry cafe ini juga mendapat apresiasi banyak pihak bahkan dihadiri langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama para jajaran.

Ketertarikan Hillda pada industri food and beverage (FnB) ini bukan sekadar ikutan tren. Hillda yang kini berkuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya ini mengaku sudah punya hobi memasak (baking) di rumah yang ia tekuni bersama adiknya sejak kurun 2 tahun terakhir.
Didukung penuh kedua orang tua yang juga berlatar belakang pebisnis, Hillda ingin naik kelas dengan mengembangkan bisnis bakery rumahannya ke skala lebih besar.
”Ceritanya memang bermula dari hobi. Saya dan adik suka memasak dan baking di rumah. Banyak orang juga bilang enak. Dari situ kami melihat adanya peluang bisnis dan akhirnya membuka gerai perdana kami ini,” tutur alumnus MAN 2 Kota Malang ini.
Tak Sekedar Berwirausaha
Tak hanya sekedar berwirausaha, visi Hillda sebagai Women’s Youth Preneur semakin kentara dari bagaimana ia merancang ruang usahanya tersebut.
Selain cocok dibuat nongkrong, Hillda juga punya misi menjadikan gerai itu menjadi inkubator bisnis untuk mencetak talenta entreprenur perempuan baru di Kota Malang.

Misi itu dihadirkan lewat aktivitas tambahan berupa cooking class di lantai 2. Ruang-ruang workshop seperti ini tentu sangat dicari terutama bagi remaja, mahasiswa yang ingin produktif hingga ibu-ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu luang setelah mengantarkan anak sekolah.
Baca Juga: 7 SD Islam di Kota Malang Terakreditasi A: Pilihan Pendidikan Terbaik untuk Anak
“Di sini, kami dengan senang hati dan terbuka lebar bersama-sama kita sharing, mengajarkan memasak dan membuat kue. Harapannya, mereka bisa rutin datang sampai kemudian mereka jadi ahli dan Insya Allah bisa membangun usaha sendiri,” tutur Hillda.
Inovasi Pangan Lokal Masa Depan
Lewat gerai bakery & pastry perdananya tersebut, Hillda juga mendobrak tren kulinernya yang inovatif dengan mengedepankan bahan pangan lokal lewat menu unggulannya, Burger Mycoprotein.
Berbeda dari burger biasanya, patty burger ini dibuat dengan bahan dasar cassava (singkong) dan fermentasi jamur dengan cita rasa yang tetap tak kalah enak dari burger pada umumnya.
Cita rasa menu ini semakin terasa ‘mouthful’ karena disajikan bersama kentang goreng panas. Uniknya, ini bukan kentang, melainkan dibuat dari ubi atau ketela.
Untuk melepas dahaga, Hillda punya menu signature drinks Special Matcha by Hillda Hana. Dan masih banyak lagi menu bakery & pastry lainnya yang layak untuk dicoba.
Keberanian Hillda di usia belia mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Kehadiran tokoh nomor satu di Kota Malang ini menjadi bukti bahwa langkah nyata yang diinisiasi oleh Hillda sejalan dengan program pemerintah dalam melahirkan wirausahawan muda yang mandiri.
”Banyak anak muda masih kebingungan mencari tempat workshop mengembangkan potensi mereka. Dibukanya kafe ini semakin melengkapi fasilitas Kota Malang dalam mencetak talenta-talenta baru di dunia ekraf dan UMKM kuliner menuju Malang Mbois Berkelas,” kata Wahyu.
Membidik Pasar Internasional
Apresiasi juga datang dari Gastronom Internasional asal Malang, Arie Arifin. Arie melihat ada potensi besar dari Hillda dan kafenya menjadi inkubator pengusaha wanita muda berskala global. Melalui jejaring internasional tersebut, ia siap memberikan pendampingan strategis.
Sebagai contoh, ke depan aktivitas Cooking Class akan mendatangkan executive pastry chef untuk memastikan produk memenuhi standar dunia. Ini, kata dia berimplikasi pada peluang produk UMKM lokal go internasional.
Arie Arifin menegaskan bahwa langkah awal Hillda sudah sangat baik. Namun ia mendorong ekosistem ini dijaga bersama oleh pemerintah daerah melalui wadah pertemuan rutin antar pelaku usaha. ”Jika slogannya ‘Malang Berkelas’, maka youth preneur-nya juga harus berkelas dan saling terkoneksi,” tegas Arie.
Melalui keberanian, inovasi produk pangan lokal dan visi misi edukasi, Hillda Naura Ashilah membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Di tangan Women’s Youth Preneur seperti dirinya, kuliner Kota Malang akan bersiap melangkah menuju panggung gastronomi dunia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























