Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Peneliti UB Beberkan Kandungan Mikroplastik di DAS Brantas Masuk Skala Serius

Redaksi by Redaksi
Januari 29, 2026 4:36 pm
in News
Tim peneliti UB saat mengambil sampel air sungai Brantas. Foto: Dok.

Tim peneliti UB saat mengambil sampel air sungai Brantas. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Peneliti Universitas Brawijaya (UB) Malang membeberkan kandungan mikroplastik dengan kadar serius di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Temuan tersebut menjadi urgensi semua pihak terkait untuk menuntaskan permasalahan itu sedari sekarang,

Ketua tim riset penelitian mikroplastik Pusat Studi Pesisir dan Kelautan (PSPK) UB, mendesak pemerintah agar meningkatkan pola mitigasi untuk meminimalkan keberadaan mikroplastik.

READ ALSO

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

“Pemerintah perlu meningkatkan mitigasi mikroplastik, karena partikel ini sudah masuk ke rantai makanan dan berpotensi mengganggu kesehatan Masyarakat,” kata Prof. Andi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: 11 dari 12 Sampel Air di Malang Diduga Terpapar Mikroplastik, Ecoton Ungkap Dampaknya bagi Kesehatan

Berdasarkan hasil penelitian-penelitian di Sungai Metro dan DAS Brantas, menunjukkan pencemaran plastik telah menjadi masalah serius yang merambah ekosistem air tawar.

“Tidak hanya penelitian hari ini, kami juga telah mengidentifikasi keberadaan mikroplastik hampir di semua ekosistem perairan yang menjadi objek utama penelitian yang mengindikasikan mikroplastik menjadi emerging pollutant,” kata Prof. Andi.

Ilustrasi pengambilan sampel air menguji kadar kandungan mikroplastik di Sungai Brantas. Foto: Dok
Ilustrasi pengambilan sampel air menguji kadar kandungan mikroplastik di Sungai Brantas. Foto: Dok

Riset ini bahkan kemudian diperluas ke berbagai lokasi strategis yang merepresentasikan aliran sungai dari hulu hingga pesisir. Kajian dilakukan di mata air Brantas sebagai bagian hulu, berlanjut ke sejumlah titik di bagian tengah hingga mencapai muara Brantas, serta mencakup kawasan perairan pesisir seperti Pulau Lusi dan Sendang Biru.

Prof. Andi menjelaskan besaran mikroplastik yang ditemukan bervariasi di beberapa titik tergantung lokasi dan juga tergantung dari waktu. Rata-rata mikroplastik di layaran sungai itu 2 sampai 8 partikel per liter. Dan semakin ke arah pantai, kandungan mikroplastiknya semakin tinggi.

Baca Juga: Tutup ToT Moderasi Beragama, Rektor UIN Malang Tekankan Kepedulian Lingkungan

“Jumlah tertinggi yang kami temukan dalam studi kami, itu sampai 40 partikel per liter di daerah pesisir, di daerah pantai,” bebernya.

Prof. Andi menegaskan ,okasi-lokasi tersebut hanya menjadi contoh dari banyak titik penelitian yang telah dilakukan. Namun dari situ saja sudah cukup untuk menunjukkan fakta penting bahwa mikroplastik telah tersebar di seluruh rantai ekosistem perairan, dari sumber mata air hingga laut.

”Jadi, saya pikir urgensi mitigasi dari pemerintah untuk mengatasi ini menjadi semakin mendesak untuk segera dilakukan,” ujarnya.

Dalam paparannya ia menambahkan bahwa tanpa standar baku mutu, pencemaran mikroplastik akan sulit dikendalikan. Sehingga upaya pertama yang perlu dilakukan adalah menguatkan langkah perlindungan terhadap konsumen.

“Yang pasti melakukan perlindungan konsumen, misalnya mengecek standar botol air kemasan atau air yang dikonsumsi masyarakat. Itu perlu recheck, sehingga meminimalkan keberadaan mikroplastik,” kata Prof Andi.

Kemudian, upaya lainnya adalah mengawasi dan memastikan berjalannya pengawasan kelestarian lingkungan dari potensi masuknya bahan tercemar, seperti pada aliran sungai.

“Oleh karena itu, regulasi yang harus diusung, melengkapi regulasi perlindungan air dan lingkungan yang sudah ada, termasuk menata regulasi untuk melindungi hewan ataupun manusia,” katanya.

Iaa menambahkan, pemerintah, termasuk Kementerian Kesehatan diminta untuk menstimulus pendekatan penelitian yang lebih mengarah ke mikroplastik dan kesehatan, sekalipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memutuskan baku mutu.

Langkah ini disebutnya menjadi peringatan dini, sebab tim peneliti UB telah menemukan bahwa sejak sumber mata air hingga sampai ke pantai ditemukan keberadaan mikroplastik.

Pusat Studi Pesisir dan Kelautan (PSPK) Universitas Brawijaya memperkuat posisinya sebagai pusat riset mikroplastik di Indonesia. Sejak 2021, Prof Andi sebagai ketua riset di bidang ini konsisten melibatkan mahasiswa sebagai peneliti muda, menghasilkan tesis dan publikasi yang menjadi fondasi riset berkelanjutan.

Sebagai Ketua Riset Mikroplastik di PSPK UB, Prof. Andi Kurniawan menekankan integrasi riset dengan bidang keahliannya, yaitu ekologi mikroba, khususnya biofilm. Biofilm terbukti berperan sebagai biosorben alami yang mampu mengikat dan menyerap mikroplastik. Potensi ini membuka peluang pengembangan teknologi eko-akuatik untuk mitigasi pencemaran sungai dan pesisir.

Atas temuan ini, PSPK UB menegaskan komitmennya untuk memperkuat riset mikroplastik sebagai bagian dari agenda global keamanan air. Harapannya, Indonesia dapat menjadi rujukan internasional dalam mitigasi pencemaran mikroplastik.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: DAS BrantasMikroplastikPeneliti UBsungai Brantasuniversitas brawijaya

Related Posts

Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Rabu, 3 Jun 2026
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
179 mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 Unikama ikuti orientasi dan pembekalan sebagai calon guru profesional. /Foto: Dok. Unikama.

Siapkan Calon Guru Profesional, 179 Mahasiswa Ikuti Orientasi PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 di Unikama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.