Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

PBNU Instruksikan Qunut Nazilah di Seluruh Indonesia Pasca AS-Israel Serang Iran

Redaksi by Redaksi
Maret 2, 2026 10:26 am
in News
PBNU terbitkan surat instruksi melaksanakan Qunut Nazilah di seluruh Indonesia sebagai bentuk respons atas situasi di Timur Tengah yang memanas pasca serangan militer Israel-AS ke Iran. /Foto: Pinterest/Samvadika

PBNU terbitkan surat instruksi melaksanakan Qunut Nazilah di seluruh Indonesia sebagai bentuk respons atas situasi di Timur Tengah yang memanas pasca serangan militer Israel-AS ke Iran. /Foto: Pinterest/Samvadika

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

JAKARTA, Tugumalang.id – Merespons situasi di Timur Tengah yang semakin memanas pasca serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 dan mengakibatkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk menggelar Qunut Nazilah setiap melaksanakan salat fardhu.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Instruksi ini tertuang dalam surat resmi PBNU bernomor 51/PB.01/A.11.08.47/99/03/2026 tertanggal 11 Ramadan 1447 Hijriah/1 Maret 2026.

Baca Juga: Warisan Abadi: Kata Menenangkan Hati dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Kebijakan ini diterbitkan dalam rangka mencermati situasi eskalasi di Timur Tengah yang semakin meningkat, di mana Iran dan Israel-AS bergantian melancarkan serangan militer.

Surat instruksi melaksanakan Qunut Nazilah yang dikeluarkan PBNU. /Foto: Dok. PBNU
Surat instruksi melaksanakan Qunut Nazilah yang dikeluarkan PBNU. /Foto: Dok. PBNU

“Mencermati eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan ini menginstruksikan kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk menggalakkan kembali pelaksanaan Qunut Nazilah,” begitu tulis keterangan surat tersebut.

Pelaksanaan Qunut Nazilah mengikuti himbauan yang disampaikan dalam surat resmi PBNU, yakni:

· Doa Qunut Nazilah agar dibaca pada rakaat terakhir dalam setiap salat fardhu termasuk Salat Jumat.

· Doa Qunut Nazilah tersebut tidak didahului dengan Doa Qunut yang pada umumnya dibaca waktu Subuh.

· Khusus ketika dibaca dalam Salat Subuh, maka Doa Qunut Nazilah dibaca setelah Doa Qunut Subuh.

Baca Juga: AS Serang Iran, Donald Trump Minta IRGC Segera Letakkan Senjata

Instruksi ini ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU), para pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU, serta takmir masjid dan musala di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia.

Surat himbauan ini ditandatangani oleh Rais Aam PBNU, K.H. Miftachul Akhyar, Katib Aam, K.H. Akhmad Said Asrori, Ketua Umum, K.H. Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal, Saifullah Yusuf.

Instruksi membaca Qunut Nazilah sebagai bentuk empati, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan doa sebagai respons atas persoalan kemanusiaan yang saat ini terjadi di kawasan Timur Tengah.

Doa Qunut Nazilah

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin: Allahummahdinii fii man hadait, wa ‘aafinii fii man ‘aafait, wa tawallanii fii man tawallait, wa baarik lii fii maa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.

Artinya: Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu.

Tuhan kami, hanya kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan salat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Amerika SerikatIranisraelKonflik Timur TengahNahdlatul UlamapbnuQunut Nazilah

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Cuplikan film religi Indonesia Mencari Hilal. (Foto: Pinterest)

7 Film Religi Indonesia Penuh Makna untuk Temani Ramadan Kamu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.