Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Pacu Produktivitas UMKM, Wali Kota Malang Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Redaksi by Redaksi
Agustus 4, 2023 8:32 am
in Pemerintahan
Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, saat menghadiri Temu Bisnis Tahap VI Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) di Jakarta Internasional Expo.

Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, saat menghadiri Temu Bisnis Tahap VI Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) di Jakarta Internasional Expo. Foto/dok for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Hadir dalam acara Temu Bisnis Tahap VI Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) di Jakarta Internasional Expo, Kamis (3/8/2023), rupanya menjadi strategi Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, untuk melihat sejauh mana perkembangan produk dalam negeri atau UMKM dari daerah lain.

Dalam kesempatan itu, selain mengikuti forum diskusi, orang nomor satu di Pemkot Malang ini juga “melihat-lihat” produk UMKM dan mempelajari strategi pemasarannya.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Hal ini tentu sejalan dengan misinya di mana Sam Sutiaji sangat getol memacu produktivitas UMKM lokal di Kota Malang seperti yang dirinya bersama Ketua Dekranasda Kota Malang lakukan saat menghadiri Indonesia Fair di Kota Beijing beberapa waktu yang lalu. Bahkan saat itu, produk UMKM Kota Malang mendapat apresiasi langsung dari Dubes RI untuk Tiongkok.

Baca Juga: Laporkan! Pemkot Malang Bakal Tindak Tegas Kepala Sekolah Main Harga Baju Seragam

Bertemakan merdeka belanja produk dalam negeri untuk mewujudkan kemandirian bangsa, acara ini dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Hukum dan Ham, Ketua Kadin, serta Menteri Perindustrian.

Dalam sambutan pembukanya, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan kondisi perekonomian Indonesia dalam kondisi yang baik, khususnya dalam hal produksi, konsumsi dan ekspor. Karena itu kondisi perlu dimaksimalkan untuk menjaga iklim perekonomian di Indonesia.

Sri Mulyani memberikan catatan tentang langkah yang perlu dilakukan yaitu melalui optimalisasi realisasi anggaran melalui aktivitas belanja produk dalam negeri. Dari sana diharapkan berimbas pada percepatan belanja pemerintah serta penguatan daya saing UMKM di negeri sendiri.

Baca Juga: Inovasi WTP Pemkot Malang, Permasalahan Air Siap Tuntas di Ujung Pemerintahan Sutiaji

Selain itu, dirinya juga menambahkan perlu adanya sistematika dalam menciptakan ekonomi dalam negeri yang produktif dan berkualitas. Oleh karena itu dirinya berharap peran pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat sehingga berdampak pada kuatnya perekonomian secara nasional.

Seusai acara, Wali Kota Sutiaji merespon positif acara dan sambutan Menkeu Sri Mulyani. Sutiaji menilai perkembangan ekonomi nasional tidak luput dari sokongan perekonomian daerah.

Menurutnya salah satu sumber perekenomian daerah yang dapat terus di maksimalkan adalah peningkatan produktivitas UMKM yang unggul dan berdaya saing. Untuk itu perlu keterlibatan daerah dalam mengembangkan produk UMKM

“Acara ini punya momentum yang bagus, kita ini kan belajar jadi perlu bagi saya untuk terus menambah literasi. Kuatnya perekonomian nasional kan juga karena kuatnya perekonomian di tingkat daerah, maka kita harus jeli mana yang harus dikuatkan. Saya kira potensi UMKM kita luar biasa, makanya saya ingin terus pacu dan tingkatkan”.

Sutiaji menambahkan Kota Malang ini mempunyai potensi luar biasa yang saling mempengaruhi satu sama lain. Dirinya mencontohkan seperti even Malang Flower Carnival beberapa waktu lalu, selain ingin mendongkrak sektor pariwisata lewat even-even kreatif, didalamnya juga ada produk-produk hasil UMKM lokal yang bisa ditampilkan dimana harapannya dalam satu even saja bisa mendongkrak pertumbuhan berbagai sektor di Kota Malang.

Ditambahkan Sutiaji, hal itu masih bisa berkembang apabila katalog lokal dan Jatim Bejo dapat terus dimaksimalkan. Dirinya mengatakan potensi katalog lokal dan Jatim Bejo dalam mewadahi UMKM sampai saat ini terbukti efektif dan tingkat transaksi Jatim Bejo Kota Malang merupakan yang tertinggi di Jawa Timur.

Hanya saja, menurut Sutiaji sektor-sektor dalam UMKM ini belum merata pertumbuhannya. Sampai saat ini, yang tertinggi tetap sektor olahan makanan atau usaha catering. Inilah yang membuat dirinya untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini.

Sutiaji berharap apa yang didapatkan dalam acara ini dapat dijadikan referensi dalam membuat kebijakan terkait UMKM.

“Kota malang ini punya potensi luar biasa, MFC kemarin bisa jadi contoh, pengenalan sektor pariwisata tapi juga UMKM nya, ya dari apa yang dipakai kan merupakan produk UMKM lokal kita. Harapannya tentu sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, artinya satu even bisa mengangkat banyak sektor,” kata dia.

“Nah untuk terus mengembangkan ini, kebijakan kan sudah ada. Ada katalog lokal, ada Jatim Bejo, dan semuanya positif untuk UMKM, bahkan di Jatim Bejo transaksi kita tertinggi, hanya kekurangannya belum merata masih dominan usaha makanan (catering), makanya perlu kita dalami terus agar kedepan pertumbuhan UMKM di semua sektor harus merata sehingga perlu kebijakan yang tepat,” lanjutnya.

Ditanya tentang langkah strategis yang perlu dilakukan, Sutiaji mengatakan bahwa penggunaan produk dalam negeri merupakan kebijakan pemerintah pusat, sehingga harus dapat diimplementasikan di daerah.

Menurutnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah memberi contoh, dan yang kedua adalah menarik minat masyarakat sehingga percaya dengan kualitas produk dalam negeri.

“Kita perlu mensukseskan apa yang jadi kebijakan pemerintah pusat terkait belanja produk dalam negeri, intinya daerah harus mendukung dan terimplementasi dengan baik. Ya tentu sebelum bicara kebijakan, perlu ada contoh, ini saya pakai batik, celana dan sepatu lokal, untuk itu saya mengajak Ayo Gunakan Produk Dalam Negeri,” katanya.

“Yang kedua tentu mindset masyarakat harus dirubah, saya kira kualitas produk dalam negeri bisa bersaing dengan produk luar negeri, maka disini perlu banyak penguatan, dari sisi kebijakan maka perlu kolaborasi, sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat, dari sisi pelaku usaha maka perlu menguatkan strategi pemasaran dan brandingnya,” tutup Sutiaji.

Reporter: Humas Pemkot Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: pemkot malangsutiajiUMKMwali kota malang

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Pembekalan Peserta Magang di kantor Tugu Media Grup oleh Herlianto A.

Dalami Jurnalistik, Mahasiswa UM dan IAI Al-Qolam Magang di Tugu Media Group

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.