Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Makna Self-Love yang Sebenarnya: Bukan Cuma Skin Care dan Liburan Singkat

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2025 2:40 pm
in Tugu Sehat
Self-love

ilustrasi/freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Dalam beberapa tahun terakhir, istilah self-love atau mencintai diri sendiri menjadi tren populer di media sosial. Banyak orang memaknainya sebagai bentuk memanjakan diri—mulai dari perawatan kulit, staycation, hingga membeli hadiah untuk diri sendiri. Namun, jika self-love hanya dipahami sebatas aktivitas yang menyenangkan, kita justru kehilangan makna terdalam dari konsep ini.

Padahal, self-love sejatinya adalah proses panjang yang berkaitan erat dengan cara seseorang mengenali, menerima, dan merawat dirinya secara menyeluruh, termasuk sisi yang rentan dan tidak sempurna. Untuk memahami makna self-love yang sesungguhnya, pendekatan psikologi bisa memberi sudut pandang yang lebih dalam dan bermakna.

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

1. Carl Rogers dan Konsep Self-Worth: Mencintai Diri Tanpa Syarat

Self-love
Ilustrasi/freepik

Carl Rogers, tokoh utama dalam psikologi humanistik, memperkenalkan konsep aktualisasi diri—yakni potensi bawaan manusia untuk berkembang ke arah yang positif. Namun, hal ini hanya akan tumbuh dalam lingkungan yang memberikan penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard).

Bila seseorang hanya mendapatkan kasih sayang ketika ia berprestasi atau mengikuti ekspektasi, maka ia akan cenderung memiliki konsep diri yang tidak stabil. Dalam konteks self-love, Rogers menekankan pentingnya self-worth atau nilai diri yang tidak bergantung pada pencapaian atau validasi eksternal.

“Self-love bukan berarti merasa lebih baik dari orang lain, melainkan menghargai keberadaan diri, termasuk bagian yang lemah dan belum sempurna.”

Memiliki self-worth yang sehat memungkinkan seseorang untuk menetapkan batasan yang jelas, menolak hubungan yang toksik, dan tetap setia pada nilai pribadinya meskipun berbeda dari harapan sosial.

Baca juga: 5 Buku yang Cocok untuk Anak Muda Pejuang Self Love

2. Kristin Neff dan Self-Compassion: Peluk Diri Saat Gagal

Kristin Neff, profesor psikologi dari University of Texas, mengenalkan konsep self-compassion sebagai bentuk cinta diri yang lebih dalam dari sekadar afirmasi positif. Ia menjabarkan tiga elemen utama self-compassion:

  • Self-kindness: bersikap lembut pada diri saat gagal

  • Common humanity: menyadari bahwa penderitaan adalah pengalaman manusiawi

  • Mindfulness: hadir dan sadar tanpa menghakimi perasaan sendiri

Dalam praktiknya, banyak orang menjadi musuh bagi dirinya sendiri. Ketika melakukan kesalahan, suara batin yang muncul sering kali keras dan menghukum.

Alih-alih berkata “Aku gagal dan bodoh”, seseorang yang menerapkan self-compassion akan berkata, “Aku sedang belajar, dan itu hal yang wajar.”

Self-compassion membantu membentuk self-love yang kokoh, tidak mudah runtuh oleh kritik maupun tekanan sosial.

3. Deci & Ryan: Self-Determination Theory dan Autentisitas Diri

Edward Deci dan Richard Ryan melalui Self-Determination Theory (SDT) menyatakan bahwa manusia memiliki tiga kebutuhan dasar untuk tumbuh secara sehat:

  • Autonomy: kebebasan menentukan arah hidup

  • Competence: merasa mampu dan percaya diri

  • Relatedness: memiliki hubungan sosial yang sehat

Self-love yang otentik bukan sekadar merasa nyaman, tetapi juga berani membuat keputusan sulit demi pertumbuhan pribadi. Misalnya, keluar dari pekerjaan atau hubungan yang tidak selaras dengan nilai diri, meskipun itu menyakitkan.

Banyak orang tampak mencintai diri sendiri, padahal hanya mengikuti arus demi diterima. SDT membantu membedakan mana cinta diri yang sejati dan mana yang hanya topeng sosial.

Kesimpulan: Self-Love adalah Perjalanan, Bukan Pelarian

Self-love bukan produk instan, bukan pula sesuatu yang bisa dibeli dalam bentuk skincare mahal atau liburan singkat. Ia adalah proses batin yang mendalam, penuh kesadaran, dan sering kali tidak nyaman.

Mencintai diri sendiri artinya siap menghadapi luka lama, mengubah pola pikir destruktif, serta berdamai dengan kenyataan diri yang tak selalu sempurna.

Jika self-love terasa berat dan menyakitkan, itu bukan berarti kamu gagal. Justru itulah tanda bahwa kamu sedang menjalani proses self-love yang paling otentik—menerima dan mencintai diri sendiri, bahkan ketika itu terasa sulit.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maysa Ayu Raddina (magang)
redaktur: jatmiko

Tags: Carl RogersCinta DiriKesehatan MentalKristin Neffmencintai diri sendiriMental HealthPengembangan Diripsikologi self-loveself loveself-compassionSelf-Determination Theoryself-worthtips self-love

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Pemusnahann rokok ilegal di Kejari Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Wali Kota Malang Bersama Forkopimda Musnahkan 10 Ribu Rokok Ilegal

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.