Malang, Tugumalang.id – Sejumlah mahasiswa di Kota Malang diduga mabuk usai pesta miras hingga membuat onar dengan membawa parang pada Rabu (11/9/2024) malam. Akibatnya, satu rumah warga di Jalan Klayatan III, Kota Malang mengalami kerusakan hingga jendela kaca pecah.
Berdasarkan keterangam warga, Ketua RT setempat, Bambang mengatakan bahwa keributan itu melibatkan mahasiswa penghuni kos dari luar daerah dengan teman temannya. Diduga, saat itu mereka sedang pesta miras.
“Jadi mereka itu ribut sendiri. Lalu warga melerai tapi justru terjadi salah paham. Niatnya melerai justru jadi sasaran,” ungkapnya, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: Mahasiswa Mabuk Tabrak Lari Petugas Kebersihan di Kota Malang Terancam 3 Tahun Penjara
Dikatakan, saat itu ada 2 warga setempat yang mencoba melerai keributan tersebut. Bambang menyampaikan bahwa warga melihat ada salah seorang mahasiswa yang membawa senjata tajam berupa parang.
“Gak tau itu sengaja atau tidak, parang itu sampai mengenai tangan salah satu anak yang di kos itu. Tapi gak sampai parah kayaknya,” bebernya.
Dia memastikan bahwa keributan itu mengakibatkan satu orang yang mengalami luka. Selain itu, rumah warga juga menjadi sasaran keributan dan mengalami kerusakan yakni kaca jendela pecah. Bahkan ada satu sepeda motor juga rusak.
“Biar aparat penegak hukum yang menindaklanjuti. Tapi kemarin malam juga sudah musyawarah dan berunding di Polresta. Pihak mahasiswa itu dan warga berdamai,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Pengemudi Mabuk, Mobil Honda Jazz Terbakar Usai Tabrak Kios Bensin Eceran di Kota Malang
Bambang tak mengetahui secara pasti para pemuda tersebut berasal dari kampus mana. “Saya kurang tau mereka kuliah dimana, endah di sini (Unikama) atau dimana. Yang jelas salah satunya udah kerja,” ucapnya.
“Waktu mediasi yang datang banyak, senior senior mereka juga datang,” imbuhnya.
Di sisi lain, Bambang menyampaikan bahwa masih ada kekhawatiran warga atas peristiwa tersebut. Dia menyebut, para mahasiswa yang bersangkutan akan dikumpulkan kembali agar menyampaikan permintaan maaf kepada warga setempat.
“Paling tidak, minta maaflah kepada warga karena sudah membuat keributan ini,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko





























