Tugumalang.id – Video kerumunan warga di Kota Malang yang merusak dan membuang motor diduga terlibat aksi balap liar ke sungai belakangan viral di media sosial. Seorang warga memberikan kesaksiannya atas kegeraman masyarakat terhadap aksi balap liar yang meresahkan.
Di dalam video yang beredar, kerumunan orang melakukan perusakan pada motor yang diduga digunakan untuk balap liar. Bahkan motor itu kemudian dibuang ke sungai. Diketahui, aksi balap liar itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kota Malang pada Sabtu (21/2/2026) dini hari.
Baca Juga: Razia Balap Liar di Depan Stadion Kanjuruhan, Polisi Amankan 236 Sepeda Motor
Warga setempat, Andhika Surya menjelaskan bahwa saat itu ada banyak ojol yang ngetem di sekitar lokasi tersebut. Melihat adanya aksi balap liar ojol dan warga sepakat untuk membubarkan aksi itu tanpa kekerasan.
“Jadi sempat ada koordinasi warga setempat sama pasukan ojol untuk membubarkan. Membubarkan aja, tanpa ada kekerasan,” kata Andhika saat berada di Polresta Malang Kota, Jumat (27/2/2026).
Setelah berhasil dibubarkan, warga dan ojol kembali ke posisi masing masing. Namun tak lama, sekitar 10-15 menit kemudian ada motor diduga kelompok balap liar yang kembali muncul untuk melihat situasi.
“Jarak waktu 10 menit sampai 15 menit ada oknum pembalap liar satu muncul lagi. Entah itu untuk menggambar, lihat situasi kondisi. Nah saat itu dia ngegas kencang di depan tempat anak anak nongkrong, itu bleyer bleyer 4 kali,” ungkapnya.
Setelah itu, pemotor tersebut melaju lurus. Namun kemudian terlihat putar balik. Tanpa komando, warga tongkrongan langsung menghadang pemotor tersebut. Kerumunan orang kemudian menghajar pemotor itu.
Baca Juga: Razia Balap Liar di Depan Stadion Kanjuruhan, Polisi Amankan 236 Sepeda Motor
“Kemudian motornya dibawa ke seberang jalan dan itu dihancurkan sama kerumunan orang orang. Setelah itu, kami amankan daripada di situ macet, kami amankan untuk menaruh motornya di sebelah gang tembusan ke kampung,” bebernya.
Kerumunan warga yang masih geram kemudian juga membuang motor tersebut ke sungai. Saat itu, bertepatan juga dengan petugas kepolisian yang datang ke lokasi.
“Jadi motornya dibawa dan langsung dimasukkan ke dalam sungai, di sebelah gang situ. Lalu polisi datang dan semuanya sudah steril,” imbuhnya.
Sejak peristiwa tersebut, Andhika menyebut tak ada lagi aksi balap liar di kawasan itu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























