Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Kenapa Susah Move On? Ini Penjelasan Psikolog yang Perlu Kamu Tahu

Redaksi by Redaksi
Agustus 14, 2025 12:54 pm
in Tugu Sehat
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pernah nggak sih, sudah lama putus tapi hati masih saja nyangkut? Lagu-lagu jadi terasa menyayat, tempat nongkrong berubah jadi kenangan, dan setiap malam seperti dihantui bayang-bayang yang enggan pergi.

Move on terasa seperti tugas berat yang tak kunjung selesai. Otak bilang “sudah cukup”, tapi hati seperti masih menunggu kabar. Fenomena ini ternyata bukan sekadar masalah perasaan, tapi ada penjelasan psikologisnya.

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Ilustrasi
ilustrasi/pinterest

Attachment Style: Keterikatan Emosional yang Tak Terlihat

Dalam teori attachment yang dikembangkan John Bowlby dan Mary Ainsworth, terdapat gaya keterikatan yang terbentuk sejak masa kanak-kanak dan memengaruhi pola hubungan saat dewasa. Salah satunya adalah anxious attachment, yaitu gaya keterikatan yang membuat seseorang sangat takut ditinggalkan.

Bagi orang dengan gaya ini, cinta bukan sekadar rasa sayang, tetapi juga sumber rasa aman dan identitas diri. Saat hubungan berakhir, rasanya seperti kehilangan bagian dari diri sendiri. Akibatnya, proses move on menjadi sangat sulit.

Gaya keterikatan ini biasanya terbentuk dari pengalaman masa kecil yang penuh ketidakpastian, misalnya orang tua atau pengasuh yang tidak konsisten secara emosional. Hal ini membuat seseorang tumbuh dengan rasa cemas dalam menjalin hubungan. Dalam hubungan romantis, mereka cenderung mencari validasi dan rasa aman dari pasangan. Ketika hubungan itu berakhir, luka emosional yang ditinggalkan terasa sangat mendalam.

Baca juga: Yakin Bisa, Maka Bisa: Rahasia Self-Efficacy Menurut Psikolog Albert Bandura

Five Stages of Grief: Proses Berduka yang Sering Terlupakan

Menurut psikiater Elisabeth Kübler-Ross dalam teorinya Five Stages of Grief, kehilangan—baik karena kematian maupun putus cinta—melibatkan lima tahap:

  • denial (penyangkalan),
  • anger (marah),
  • bargaining (tawar-menawar),
  • depression (depresi)
  • acceptance (penerimaan).

Banyak orang yang terjebak di tengah proses ini, terutama di tahap bargaining (“andai saja aku lebih sabar…”) atau depression (“nggak akan ada lagi yang seperti dia…”). Tanpa sadar, mereka terjebak dalam siklus harapan dan kesedihan yang berulang.

Masalahnya, tidak semua orang memberi waktu pada dirinya untuk benar-benar berduka. Kita sering memaksa diri terlihat baik-baik saja, padahal luka emosional butuh waktu untuk sembuh layaknya luka fisik. Jika proses ini diabaikan, emosi yang belum selesai justru menetap lebih lama dan mengganggu keseharian, meski di luar terlihat sudah move on.

Baca juga: Benarkah Urutan Lahir Mempengaruhi Kepribadian? Ini Kata Psikolog Alfred Adler

move on
ilustrasi/pinterest

Move On Bukan Tentang Melupakan, Tapi Memaafkan

Move on bukan berarti menghapus semua kenangan atau berpura-pura tidak pernah jatuh cinta. Move on adalah proses berdamai, baik dengan orang lain maupun dengan diri sendiri. Kadang butuh waktu. Kadang butuh menangis. Dan yang terpenting, tidak perlu terburu-buru.

Kadang, move on berarti memaafkan diri karena pernah terlalu berharap. Memaafkan momen ketika kita menutup mata terhadap tanda-tanda yang menyakitkan. Dan memaafkan kenyataan bahwa cinta, seindah apa pun rasanya, tidak selalu bertahan selamanya.

Bukan berarti kita gagal. Justru di situlah letak keberanian: berani mencintai, berani melepaskan, dan berani melangkah lagi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maysa Ayu Raddina (magang)
redaktur: jatmiko

Tags: anxious attachmentattachment stylecara melupakan mantanfive stages of griefhubungan romantiskenapa sulit move onKesehatan Mentalmove on dari mantanproses move onpsikologi cintaPutus Cintasusah move onteori psikologi cintatips hubungan sehattips move on

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
Yayasan Unira

PN Kepanjen Putuskan Yayasan Unira Menang Perkara Kepengurusan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.