MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang, Sanusi meninjau langsung kondisi jalan yang longsor di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (2/3/2026) pagi. Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Dalam kesempatan tersebut, Sanusi memastikan perbaikan jalan akan segera ditangani Dinas PU Bina Marga. Ia menyebutkan, perbaikan jalan Desa Taji sebenarnya sudah masuk dalam penganggaran tahun 2026.
“Sebenarnya anggaran sudah ada, tinggal pelaksanaannya. Tapi keduluan longsor,” kata Sanusi.
Perbaikan Jalan Desa Taji Segera Dikerjakan
Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp800 juta untuk perbaikan jalan di Desa Taji. Rinciannya, Rp300 juta dialokasikan untuk pembangunan plengsengan, sedangkan Rp500 juta digunakan untuk perbaikan badan jalan.
Sanusi menambahkan, anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada titik longsor di Desa Taji. Perbaikan juga menyasar jalan rusak lain di Desa Sukopuro dan Desa Taji, Kecamatan Jabung.
Langkah ini diharapkan mampu memulihkan akses transportasi warga sekaligus mencegah kerusakan lanjutan akibat kondisi cuaca dan kontur tanah di wilayah tersebut.
Baca juga: Longsor di Jabung Kabupaten Malang, Jalan Tembus ke Nongkojajar Tertutup Total
Drainase Tertutup, Air Hujan Gerus Badan Jalan
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma menjelaskan, longsor terjadi akibat material dari atas tebing menutup jalur drainase. Kondisi tersebut membuat aliran air hujan tidak berjalan normal dan akhirnya menggerus badan jalan.
“Kami akan segera tangani. Hari ini sudah mulai bekerja dan minimal besok sudah mulai terpasang sesek bambu terlebih dahulu,” ujarnya.
Baca juga: Tanah Penahan Jalan di Jabung Longsor, Akses Kendaraan Roda Empat Terputus
Pria yang akrab disapa Oong itu menambahkan, pemasangan sesek bambu dinilai lebih efektif dibandingkan bronjong untuk tahap awal penanganan. Selain itu, pihaknya juga akan memasang sandbag yang diisi material pasir, sirtu, serta sedikit campuran tanah agar vegetasi dapat tumbuh.
Perbaikan jalan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar lima bulan hingga tuntas.
Sebelumnya, tanah penahan jalan di Desa Taji longsor pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 21.30. Badan jalan sepanjang 15 meter ambrol akibat kejadian tersebut.
Akibatnya, jalan yang semula dapat dilalui kendaraan roda empat kini hanya menyisakan lebar sekitar dua meter. Tanda bahaya telah dipasang di sepanjang jalur untuk mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























