MALANG, Tugumalang.id – Tanah longsor terjadi di lima titik yang masuk dalam wilayah Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 19.00. Akibatnya, jalan tembus menuju ke Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan atau yang juga dikenal dengan sebutan Nongkojajar tertutup total.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, petugas telah berupaya melakukan pembersihkan. Namun, material longsor terlalu tebal sehingga pada Sabtu (10/1/2026) akses jalan masih ditutup.
Baca Juga: Bencana di Kota Batu Meningkat Sepanjang 2025, Longsor Dominasi 209 Peristiwa
“Longsor terjadi di lima titik. Sebanyak tiga titik telah dibersihkan. Namun longsor yang ada di dua titik lainnya cukup tebal,” ujar Sadono, Sabtu (10/1/2025).
Ia merinci, tebing yang longsor di titik pertama memiliki ketinggian 35 meter dengan lebar 10 meter dan ketebalan dua meter. Sementara tebing yang longsor di titik kedua memiliki ketinggian 45 meter dengan lebar 15 meter dan ketebalan dua meter.

Pembersihan ini terkendala jalan yang sempit sehingga alat berat kesulitan untuk masuk ke lokasi. Di salah satu titik longsor, pembersihan baru berjalan sebanyak 30 persen.
“Kondisi jalan tertutup total, belum bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” kata Sadono.
Baca Juga: Tanah Longsor Landa Kabupaten Malang 5 Hari Berturut-turut
Saat ini pembersihan dihentikan sementara. Petugas dan warga akan kembali melakukan karya bakti pada Senin (12/1/2025).
Sementara itu, petugas telah berhasil melakukan pembersihan longsor di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Jalur yang sempat tertutup total akibat longsor tersebut kini telah bisa dilewati kendaraan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A


















