Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Hadir di Malang Autism Summit 2024, Kemendikbudristek Tekankan Soal Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Inklusif di Indonesia

Redaksi by Redaksi
Oktober 4, 2024 7:04 am
in News
Koordinator Kelompok Kerja Pendidikan Inklusif Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek, Meike Anastasia menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia saat menghadiri Malang Autism Summit 2024. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Koordinator Kelompok Kerja Pendidikan Inklusif Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek, Meike Anastasia menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia saat menghadiri Malang Autism Summit 2024. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Hadir di acara Malang Autism Summit 2024 (MAS 24), Koordinator Kelompok Kerja Pendidikan Inklusif Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Meike Anastasia menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Indonesia.

Hal itu disampaikan Meike ketika menjadi pembicara dalam acara pembukaan Malang Autism Summit 2024, Kamis (10/9/2024). Menyampaikan materi Pendidikan Bagi Semua Anak, menurutnya untuk mengakomodasi layanan pendidikan kepada anak berkebutuhan khusus diperlukan kolaborasi oleh semua pihak.

READ ALSO

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Baca Juga: Menyentuh! Pembukaan Malang Autism Summit 2024 Berlangsung Semarak dan Diwarnai Isak Haru Para Peserta

Meike menyebut untuk mewujudkan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus bukan hanya pemerintah pusat tetapi juga melibatkan pemerintah daerah, satuan pendidikan atau sekolah, serta tenaga profesional.

“Untuk mewujudkan pendidikan inklusif diperlukan kolaborasi yang luas, tidak hanya satuan pendidikan maupun pemerintah pusat. Tetapi juga kolaborasi dari pemerintah daerah dan juga tenaga profesional serta mitra-mitra untuk mendukung. Termasuk kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” tutur Meike.

Baca Juga: H-1 Malang Autism Summit 2024, Event Autisme Internasional Pertama di Malang Raya

“Dengan kolaborasi ini pendidikan inklusif yang kita harapkan dapat tercapai,” tegasnya.

Melalui kebijakan pemerintah melalui Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Akomodasi yang Layak Untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas, serta Permendikbud No 48 Tahun 2023 Tentang Akomodasi yang Layak Bagi Penyandang Disabilitas Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (Dikdas), Pendidikan Menengah (Dikmen), dan Pendidikan Tinggi (Dikti).

Kebijakan tersebut menurut Meike adalah upaya pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dimana semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana mestinya.

“Sudah ada dalam UU kita, bahwa semua anak apapun kondisinya dan latar belakangnya setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang sama. Pendidikan inklusif merupakan sistem pendidikan yang mengakomodasi semua peserta didik untuk menerima keragaman dan tanpa diskriminasi,” ujar Meike.

Tetapi pihaknya juga tidak memungkiri meski regulasi tentang pendidikan inklusif di Indonesia telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun dalam realitanya masih ada permasalahan tidak semua anak berkebutuhan khusus mendapatkan layanan pendidikan inklusi.

“Walaupun regulasi sudah ditetapkan tetapi masih ada gap (kesenjangan) di lapangan. Bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan tetapi hanya kurang dari 64 persen saja peserta didik penyandang disabilitas yang mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Kondisi itulah yang menjadi alasan mengapa kolaborasi dibutuhkan untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif di Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: anak berkebutuhan khususKemendikbudristekMalang Autism SummitMalang Autism Summit 2024MAS 24Pendidikan Inklusi

Related Posts

Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Rumah warga terbakar
News

Rumah Warga Kalipare Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp400 Juta

Minggu, 31 Mei 2026
Cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 31 Mei 2026: Berawan di Seluruh Wilayah

Minggu, 31 Mei 2026
Siswa SD di Tumpang jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik. Foto: Pemkab Malang
News

370 Siswa SD di Kabupaten Malang Jalani Skrining Penyakit Jantung Rematik

Sabtu, 30 Mei 2026
Next Post
Ansor Kota Malang jalin silaturahmi dengan Kodim 0833 Kota Malang sebagai bentuk komitmen menjaga keutuhan NKRI. /Foto: Ansor Kota Malang for Tugumalang.id

Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI, Ansor Kota Malang Jalin Silaturahmi dengan Kodim 0833

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.