Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Galeri Malang Bernyanyi, Museum Musik Indonesia dengan Ribuan Koleksi

Redaksi by Redaksi
February 22, 2024 4:55 pm
in Asli Malang
Suasana di dalam Galeri Malang Bernyanyi, salah satu museum musik Indonesia yang ada di Kota Malang.

Suasana di dalam Galeri Malang Bernyanyi, salah satu museum musik Indonesia yang ada di Kota Malang. Foto/Fitrothul M.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setiap masa berjabat erat dengan musiknya masing-masing, begitu pula sejarah permusikan di tanah air. Semangat itulah yang ditangkap oleh Galeri Malang Bernyanyi, salah satu museum musik Indonesia yang ada di Kota Malang.

Museum ini berawal dari Komunitas Pecinta Kajoetangan (KPK) yang dibangun oleh Hengky Herwanto bersama rekan-rekan sehobi. Mereka mendirikan Galeri Malang Bernyanyi (GMB) pada 2009, galeri ini selanjutnya diresmikan menjadi Museum Musik Indonesia pada tahun 2015.

READ ALSO

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Selasa, 20 Februari 2024, tim Tugumalang.id berkunjung ke museum tersebut. Di lokasi tampak alat-alat musik klasik yang di pajang di sana-sini. Begitu menaiki tangga menuju lantai 2 Gedung Penunjang Museum Mpu Purwa itu terdengar lantunan musik musisi legenda Indonesia, Iwan Fals.

Baca Juga: Gagal Terealisasi di Kota Batu, Museum HAM Munir akan Dibangun di Fakultas Hukum UB

Musik itu mengalun merdu menyambut pengunjung siang itu. Atmosfer hangat menyebar di penjuru museum. Museum yang berlokasi di Gedung Penunjang Museum Mpu Purwa lantai 2 Jl Soekarno-Hatta, Perum Griya Shanta Blok B No 210 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru ini merupakan rumah bagi lebih dari 40.000 koleksi musik.

Usman, salah seorang pengelola museum, mengatakan bahwa setelah beberapa waktu menempati Gedung Kesenian Gajayana, pada November 2023 lalu, museum ini harus berpindah karena ada pengembalian fungsi Gedung Kesenian Gajayana sebagai gedung pertunjukan.

Usman memutar piringan hitam rekues pengunjung museum. Foto/Fitrothul M.
Usman, salah satu pengelola, memutar piringan hitam rekues pengunjung museum. Foto/Fitrothul M.

Bagian utama MMI terbagi menjadi 3 ruangan, yaitu resepsionis, ruang utama museum, serta ruang alat musik tradisional. Pada bagian resepsionis, terpajang etalase berisi merchandise spesial MMI.

Baca Juga: Banyak Kejanggalan, Museum HAM Omah Munir di Kota Batu Gagal Direalisasikan

Di dekatnya terdapat sebuah pintu yang mengarah pada ruang penyimpanan alat-alat musik tradisional. Menurut Usman, alat-alat musik tradisional itu didapatkan dari sumbangan beberapa wali kota yang hadir pada Rakernas Apeksi Malang tahun 2017 lalu.

“Alat musik itu (diperoleh) waktu Malang ada Apeksi. Wali kota seluruh Indonesia itu ke Malang. Kita surati untuk bawa alat tradisional itu. Untung kok mau. Jadi, ya baris gitu bawa alat (musik) tradisional,” papar Usman diiringi gelak tawa.

Ruangan alat musik tradisional di Museum Musik Indonesia. Foto/Fitrothul M.
Ruangan alat musik tradisional di Museum Musik Indonesia. Foto/Fitrothul M.

Beranjak dari ruangan alat musik tradisional menuju ruangan utama museum, pandangan langsung disambut rak-rak berisi berbagai macam koleksi museum.

Beberapa alat musik turut mejeng di sekeliling dinding berkawan potret musisi-musisi legenda. Tak hanya itu, di bagian sudut, terdapat pula satu set alat musik band hibah dari Menparekraf yang dapat pengunjung coba mainkan.

Alat musik band dan foto-foto musisi.
Alat musik band dan foto-foto musisi. Foto/Fitrothul M

Usman lekas menawari pengunjung mencoba sensasi mendengarkan musik menggunakan piringan hitam. MMI mempunyai banyak koleksi piringan hitam yang dapat dipilih pengunjung yang kemudian diputar pada alat pemutar piringan hitam.

Terdapat berbagai pilihan album piringan hitam, mulai dari musisi dalam negeri, seperti Iwan Fals, hingga musisi asal berbagai penjuru dunia (Eropa, Amerika, Afrika, dan banyak lagi).

Museum ini merupakan rumah bagi lebih dari 40.000 koleksi mulai dari kaset, CD, piringan hitam, alat musik, majalah musik, ensiklopedia musik, hingga kostum manggung beberapa musisi.

Pengunjung dapat bebas membaca koleksi majalah serta buku-buku yang tersedia. Sembari memilih piringan hitam, Usman menjelaskan kegiatan-kegiatan yang ada di MMI. Salah satunya adalah kegiatan mencuci piringan hitam yang terbuka untuk umum.

“Udah sepuluh-an kali (mencuci piringan hitam). Di Ijen, di Gedung Kesenian Gajayana. Terbuka untuk umum dan kebanyakan mahasiswa yang bantu-bantu,” papar Usman.

Namun, semenjak Pandemi COVID-19, kegiatan pencucian piring hitam ini belum diadakan kembali. Lebih lanjut, penjaga museum ini menceritakan kembali hidupnya beberapa produsen piringan hitam di Indonesia,

“Dulu paling mahal ya ini, piringan hitam Indonesia, karena tidak diproduksi lagi. Kalau di negara sono, masih diproduksi semua, The Beatles itu masih diproduksi,” katanya.

Koleksi-koleksi Museum Musik Indonesia merupakan hasil sumbangan dari banyak pihak. Dari penjelasan Usman, penyumbang koleksi hanya tinggal memaketkan saja sumbangan mereka. Namun, ada pula musisi yang menyumbangkan karya mereka dengan datang langsung ke MMI.

“Ada yang dari artis sendiri itu, piringan hitam ada. Yang datang ada artis-artis zaman dulu, artis Itali,” jelas penjaga museum tersebut.

Masuk ke museum ini, pengunjung tidak hanya menemukan ruang fisik, tetapi juga memasuki dunia yang kaya akan kreativitas, keindahan, dan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Fitrothul Mukaromah (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangmmimuseum MalangMuseum Musik Indonesiasejarah musik IndonesiaWisata Malangwisata sejarah malang

Related Posts

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Monday, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Monday, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Thursday, 2 Jul 2026
Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Tuesday, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Monday, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Tuesday, 5 May 2026
Next Post
Salah satu pelayan di toko Kopi Abah Pasar Klojen.

Toko Kopi Abah, Kedai di Pasar Klojen yang Sediakan Kopi Khas Turkiye

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.