Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Semangat Baru Museum Musik Indonesia Geliatkan Barometer Musik di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Maret 12, 2023 8:48 am
in Uncategorized
Museum Musik Indonesia

Jajaran kepengurusan baru Museum Musik Indonesia resmi berpindah ke Ratna Sakti Wulandari (jilbab putih) menggantikan Hengki Herwanto yang selama hampir 14 tahun menjadi nahkoda MMI. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Museum Musik Indonesia (MMI) di Malang, Jawa Timur mulai meracik strategi baru untuk mengeliatkan kembali dinamika musik di kota yang pernah menjadi barometernya musik Indonesia pada medio 90-an.

Rintisan MMI sendiri bermula dari pendirian Galeri Malang Bernyanyi (GMB) pada 2009 diinisiasi Komunitas Pencinta Kajoetangan dan diresmikan Wali Kota Malang Peni Suparto. Lalu, pada 2016, GMB bertransformasi menjadi MMI yang berbadan hukum yayasan.

READ ALSO

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Peresmian dilakukan oleh Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Kota Malang di Gedung Kesenian Gajayana Jalan Nusakambangan 19 Kota Malang yang sekaligus menjadi markas MMI hingga kini. MMI sendiri sudah berhasil bertahan selama 14 tahun lamanya.

Tak ingin hanya sekedar menjadi kolektor arsip musik, pada 2023 ini, MMI juga bertekat menjadi pendobrak perkembangan musik di Indonesia. Baik secara manajemen dan keuangan yang kredibel dan terkemuka.

Semangat kebaruan ini muncul dari jajaran kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ratna Sakti Wulandari (Nana) menjadi Ketua Museum Musik Indonesia menggantikan Hengki Herwanto yang selama hampir 14 tahun menjadi nahkoda MMI.

Menurut Nana, sapaan akrabnya, perkembangan teknologi yang pesat merupakan kenyataan yang tak dapat dihindari. Dunia museum dan musik termasuk yang terimbas. Perubahan mesti dilakukan agar visi misi dan fungsi pelayanan museum bisa terus ada secara berkesinambungan dengan zaman.

”Jadi tidak hanya sebatas mengolekasi arsip musik, tapi juga berkontribusi terhadap perkembangan musik di Kota Malang. Agar bisa jadi barometer musik nasional lagi seperti dulu lagi. Perubahan mindset ini yang harus dikawal,” ungkap Nana.

MMI akan Perbanyak ”Panggung Musik” di Malang

Sementara itu, Pembina MMI Pongki Pamungkas menambahkan bahwa MMI jika soal urusan koleksi arsip musik sudah sangat unggul. Namun jika soal pengelolaan, utamanya dari sektor bisnis masih belum berjalan dengan baik.

Bicara musik hari ini, terang Pongki, MMI juga harus sudah mulai membuka diri terhadap perkembangan musik yang disenangi generasi saat ini. Kalau terus membandingkan dengan musik rock zaman dulu, tentu sudah menjadi barang asing, apalagi pada generasi Z.

Sebab itulah, MMI diharapkan menjadi museum yang familiar terlebih dulu di mata masayarakat. Lalu, memperbanyak event-event pertunjukan musik, terutama digelar di MMI. Dengan begitu, dinamika perkembangan musik akan terjadi.

”Kita harus memperbanyak panggung. Gandeng juga anak-anak muda sekarang. Bikin tribute to musisi-musisi nasional sehingga MMI bisa lebih familier lagi di mata masyarakat.

”Saya gak mau MMI ini seperti mandek di aktivitas kolektor saja. Jadi memang arus adaptif terhadap peta dinamika musik sekarang,” tegas pria yang juga adalah salah satu pendiri MMI itu.

Beberapa kegiatan strategis MMI antara lain turut mendukung Ambon sebagai Kota Musik Dunia, memperoleh sertifikat standarisasi museum kategori B dari Kemendikbud, serta memperoleh dukungan UNESCO untuk mendokumentasikan musik nusantara yang meliputi 100 album lagu-lagu daerah dari Sumatera sampai Papua.

Sepanjang tujuh tahun terakhir MMI telah melayani masyarakat dan wisatawan, khususnya mahasiswa yang memerlukan data dan informasi untuk tugas-tugas akademisnya, termasuk peneliti-peneliti dari luar negeri.

Penerbitan berbagai buku dan katalog bertema musik yang dilakukan oleh MMI selain merupakan upaya pelestarian warisan budaya, juga bermanfaat sebagai sumber data penelitian. Perpustakaan Nasional-pun memberikan anugerah kepada MMI sebaga Mitra Perpustakaan Nasional.

Dalam tahun 2023 Museum Musik Indonesia akan meluncurkan program terbaru yakni Lomba Lagu Lagu Daerah dengan tema Nusantara Bernyanyi. Merupakan lomba nyanyi untuk katagori solo, group dan paduan suara bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Malang yang dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Program ini merupakan kelanjutan dari program dokumentasi Tradisional and Ethnic Music in Indonesia yang didukung UNESCO melalui proyek MOWCAP (Memory of The World Asia Pacific) tahun 2021. Sejumlah 20 judul lagu daerah telah lolos kurasi dan akan menjadi lagu wajib dan lagu pilihan bagi peserta.

Untuk jumlah koleksi MMI saat ini sekitar 45.000 buah. Meliputi album rekaman kaset, piringan hitam, cd, laser disc, instrumen musik, kostum, memorabilia, majalah musik, buku, foto.dan beberapa benda-benda lain yang terkait dengan musik. Sebagian besar koleksi museum berasal dari sumbangan masyarakat.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota MalangGaleri Malang Bernyanyigedung kesenian gajayanaKemendikbudmmiMuseum Musik Indonesia

Related Posts

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Cheongsam brand lokal
Gaya Hidup

4 Rekomendasi Cheongsam Brand Lokal Bergaya Oriental dan Modest untuk Lebaran 2026

Kamis, 26 Feb 2026
Cuaca kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Februari 2026: Waspada Potensi Hujan Petir!

Minggu, 15 Feb 2026
Rekomendasi Nasi Goreng Jumbo di Malang: Rasa Paling Nendang dan Kenyang Maksimal!
Kuliner

Rekomendasi Nasi Goreng Jumbo di Malang: Rasa Paling Nendang dan Kenyang Maksimal!

Kamis, 22 Jan 2026
Next Post
Candi Jago

Menengok Candi Jago yang Punya 6 Kisah Klasik di Reliefnya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.