Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Redaksi by Redaksi
Juni 1, 2026 7:27 pm
in Asli Malang
Candi kidal

Candi Kidal di Tumpang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Lambang negara Garuda Pancasila berakar dari sosok makhluk mitologis bernama Garudeya yang diyakini sebagai kendaraan Dewa Wisnu. Figur Garudeya dipahat dalam relief yang tersebar di sejumlah candi di Indonesia, salah satunya di Candi Kidal.

Candi yang berada di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, itu dikelilingi relief Garudeya yang terletak di sisi kanan, belakang, dan kiri bangunan candi. Garudeya digambarkan memiliki tubuh dan tangan seperti manusia, sementara kepala, kaki, serta sayapnya menyerupai burung.

READ ALSO

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Tiga relief Garudeya di Candi Kidal menggambarkan fase yang berbeda. Relief pertama memperlihatkan Garudeya memanggul ular yang merepresentasikan perbudakan.

Relief Garudeya
Relief Garudeya memanggul ular di sisi kiri candi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Relief kedua menampilkan Garudeya memanggul guci yang merepresentasikan perjuangan. Sementara relief ketiga menggambarkan Garudeya memanggul ibunya yang juga melambangkan perjuangan.

“Garudeya adalah relief yang paling menonjol di Candi Kidal. Ia merupakan cikal bakal lambang Garuda Pancasila yang sampai saat ini masih digunakan (sebagai lambang negara),” ujar Juru Pelihara Candi Kidal, Mulyanto, saat ditemui wartawan Tugu Malang ID, Senin (1/6/2026).

Baca juga: Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Mengutip buku Garuda Pancasila: Sejarah Penciptaan Lambang Negara karya Aris Heru Utomo dkk, proses penetapan lambang negara tidak berlangsung sederhana. Pada 1948, dibentuk Panitia Indonesia Raya yang bertugas menyusun undang-undang dan peraturan, termasuk yang berkaitan dengan bentuk serta tata cara penggunaan lambang negara Republik Indonesia.

Relief Garudeya
Relief Garudeya memanggul guci di sisi belakang candi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Panitia tersebut diketuai oleh Ki Hajar Dewantara. Panitia Indonesia Raya mendapat tugas menyelidiki sejarah dan makna berbagai lambang, keberadaan Merah Putih, mitologi, simbologi, arkeologi, kesusastraan, serta simbol-simbol lain dalam peradaban bangsa Indonesia.

Dari hasil penyelidikan tersebut, ditemukan sosok burung garuda yang muncul dalam berbagai kitab dan candi di Indonesia. Salah satu anggota panitia, Basuki Resobowo, kemudian membuat sketsa garuda berdasarkan temuan yang ada di sejumlah candi, termasuk Candi Kidal.

Proses penetapan lambang negara Indonesia tidak berhenti sampai di situ. Berbagai diskusi dan perdebatan terus berlangsung selama dua tahun berikutnya.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Candi Bersejarah di Malang, Menyimpan Mitos-Mitos Menarik

Pada Januari 1950, dibentuk Panitia Perencana Lambang Negara Republik Indonesia yang diketuai M Yamin dengan anggota Ki Hajar Dewantara, MA Pellaupessy, M Natsir, dan Raden Mas Poerbatjaraka.

M Yamin sempat membuat beberapa rancangan lambang dengan gambar banteng dan unsur-unsur alam. Di sisi lain, Sultan Hamid II menggunakan berbagai bahan kajian dari Panitia Indonesia Raya yang direkomendasikan Ki Hajar Dewantara, termasuk simbol Garuda.

Relief Garudeya
Relief Garudeya memanggul ibunya di sisi kanan Candi Kidal. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Setelah melalui sejumlah revisi, rancangan lambang negara akhirnya diresmikan dalam sidang Republik Indonesia Serikat (RIS) oleh Perdana Menteri RIS, Mohammad Hatta, pada 11 Februari 1950. Lambang negara yang diresmikan tersebut adalah Garuda Pancasila yang dikenal dan digunakan hingga saat ini.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko

Tags: Candi Kidalgaruda pancasilagarudeyagarudeya candi kidalPancasila

Related Posts

Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Rekomendasi Tempat Beli Kopi Roasting di Malang: Surga Pecinta Kopi dengan Rasa Otentik
Asli Malang

Menelusuri Jejak Kuno: 4 Situs Sejarah di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 19 Okt 2025
Next Post
Hari Lahir Pancasila

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.